Jambi, oegopost.id – Komando Resor Militer (Korem) 042/Garuda Putih resmi mengumumkan pembukaan penerimaan Bintara PK TNI AD Gelombang I Tahun Anggaran 2027 bagi seluruh pemuda-pemudi Indonesia. Pihak Korem 042/Gapu membagikan informasi penting ini secara langsung melalui akun Instagram resminya pada Sabtu (19/9/2026).
Pihak panitia menegaskan seluruh rangkaian proses seleksi prajurit ini berlangsung secara gratis tanpa pungutan biaya apa pun. Para pendaftar yang berminat wajib memenuhi seluruh persyaratan umum serta kriteria administrasi yang telah ditentukan oleh dinas.
Persyaratan Lengkap Pendaftaran Bintara TNI Angkatan Darat
Calon peserta harus berstatus Warga Negara Indonesia yang beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, serta setia kepada NKRI. Pendaftar juga wajib menunjukkan kepatuhan penuh terhadap Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
Panitia menetapkan batas usia peserta minimal 17 tahun 10 bulan dan maksimal 26 tahun saat pembukaan pendidikan pada 4 Februari 2027. Selain itu, pendaftar harus mengantongi kondisi kesehatan jasmani serta rohani yang memenuhi standar militer.
Peserta tidak boleh sedang kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan keputusan pengadilan yang memiliki kekuatan hukum tetap. Aturan seleksi juga melarang anggota atau mantan prajurit TNI, Polri, maupun Pegawai Negeri Sipil TNI untuk mendaftar kembali.
Lulusan S1, D4, D3, dan D1 dapat mengajukan pendaftaran tanpa pembatasan syarat nilai minimal standar perguruan tinggi. Sementara itu, lulusan SMA, MA, SMK sederajat, termasuk pemegang ijazah Paket C, harus menyesuaikan nilai rata-rata UN atau rapor sesuai ketentuan tahun kelulusan.
Pendaftar harus berstatus belum pernah menikah dan bersedia menjaga status tersebut selama pendidikan pertama hingga pendidikan kejuruan selesai. Panitia juga mewajibkan tinggi badan minimal 163 sentimeter dengan berat badan yang seimbang.
Tata Cara Pendaftaran Jalur Online Dan Offline Seleksi
Proses pendaftaran online maupun offline mulai dibuka sejak 1 Oktober 2026 hingga 13 Januari 2027 mendatang. Panitia menjadwalkan tahap validasi berkas pada 1 Oktober 2026 sampai 15 Januari 2027 di markas setempat.
Tim penguji melaksanakan seluruh tahapan seleksi lapangan mulai 15 Oktober 2026 sampai 22 Januari 2027 secara bertahap. Namun, panitia bisa menutup pendaftaran dan validasi berkas sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya apabila kuota pendaftar telah terpenuhi.
Masyarakat dapat memilih jalur online dengan mengunduh dan mengisi formulir melalui portal resmi ad.rekrutmen-tni.mil.id secara mandiri. Pendaftar wajib mencetak Formulir Daftar, Blanko Dines, Blanko Rikmin, serta daftar Riwayat Hidup dari sistem tersebut.
Calon prajurit kemudian membawa berkas administrasi menuju Ajendam atau Arem terdekat untuk melakukan validasi dokumen. Petugas akan memberikan kartu peserta resmi sebagai tanda sah mengikuti seluruh tahapan ujian seleksi lanjutan.
Apabila memilih jalur offline, pendaftar cukup menyerahkan Kartu Tanda Penduduk ke petugas Babinsa, Koramil, atau Kodim terdekat. Petugas markas terdekat akan membantu menginput data pendaftaran ke dalam sistem online sampai selesai.
Calon peserta menerima formulir pendaftaran online dari Babinsa sebelum melanjutkan tahapan validasi akhir ke kantor Ajendam atau Ajarem. Panitia menyusun materi seleksi yang mencakup pemeriksaan Administrasi, Kesehatan, Jasmani, Psikologi, hingga Mental Ideologi atau LITPERS.
Masyarakat yang membutuhkan informasi tambahan atau ingin menyampaikan pengaduan dapat menghubungi kontak WhatsApp resmi Rekrutmen TNI AD di nomor 08131050074. Petugas akan memberikan layanan panduan resmi terkait tahapan rekrutmen ini kepada calon pendaftar.(ar)









