Sidang Korupsi Tirta Mayang Jambi: Jaksa Siap Konfrontasi Saksi Kunci

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Jaksa Penuntut Umum bersama Penasehat Hukum sepakat bakal menghadirkan kembali para saksi kunci pada pekan depan.(poto: jamberita.com).

Tim Jaksa Penuntut Umum bersama Penasehat Hukum sepakat bakal menghadirkan kembali para saksi kunci pada pekan depan.(poto: jamberita.com).

Jambi, oegopost.id – Penanganan kasus korupsi Tirta Mayang Jambi memasuki babak baru yang kian memanas di persidangan. Tim Jaksa Penuntut Umum bersama Penasehat Hukum sepakat bakal menghadirkan kembali para saksi kunci pada pekan depan.

Langkah tegas ini muncul usai tim menemukan rentetan fakta yang saling bertentangan selama proses persidangan. Para saksi dari pihak internal perusahaan daerah tersebut bahkan terkesan saling melempar tanggung jawab.

Ketidaksesuaian fakta awal terungkap saat Senior Manajer Eko Wantoyo memberikan kesaksian pada Kamis (16/7). Eko mengaku tidak mengetahui pihak mana yang meminta penggunaan bahan kimia jenis Sucolite.

Namun, keterangan tersebut langsung mendapat bantahan keras dari Manajer Distribusi dan Produksi, Gustoni, pada Kamis (23/7). Gustoni menegaskan dalam persidangan bahwa permintaan bahan kimia Sucolite tersebut justru berasal dari Manajer Produksi.

Kejanggalan Pengadaan Bahan Kimia Sucolite Terungkap Di Persidangan

Perselisihan keterangan mengenai bahan kimia Sucolite ini menjadi petunjuk penting bagi tim penyidik. Inkonsistensi jawaban antarseksi memperlihatkan adanya kejanggalan dalam prosedur operasional internal perusahaan.

Majelis hakim mencatat setiap perbedaan pernyataan tersebut untuk mendalami dugaan penyimpangan yang terjadi. Keterangan para saksi akan menjadi kunci utama dalam membongkar alur pengadaan barang yang sebenarnya.

Baca Juga :  Kanwil Kemenkum Jambi Tuntaskan Evaluasi Sepuluh Perda Masyarakat Adat

Kejanggalan tidak berhenti pada persoalan usulan penggunaan bahan kimia operasional tersebut semata. Penetapan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan atau RKAP turut menjadi sorotan tajam majelis hakim.

Mantan Dirut Dwike Riantara menjelaskan bahwa pembahasan pengadaan Sucolite anggaran 2021 telah bergulir sejak tahun 2020. Pada periode pembahasan anggaran tersebut, Mantan Plt Direktur Teknik Husean Pancanata sedang aktif menjabat.

Proses Penyusunan Rencana Kerja Dan Anggaran Perusahaan Disorot

Secara mengejutkan, Husean Pancanata justru mengklaim tidak tahu-menahu mengenai penganggaran tersebut saat bersaksi di persidangan. Pernyataan Husean ini berbanding terbalik dengan posisi strategis yang ia emban kala itu.

Ketidaksesuaian laporan anggaran ini memperkuat dugaan adanya kejanggalan dalam tata kelola administrasi keuangan. Tim Penasehat Hukum terdakwa menilai perselisihan fakta ini sangat merugikan posisi klien mereka.

“Minggu depan saksi Husean Pancanata, Eko Wantoyo, dan Yuli Dianasari akan dipanggil kembali untuk dikonfrontasi karena ada fakta yang janggal dan saling bertentangan,” tegas tim Penasehat Hukum terdakwa.

Baca Juga :  Polda Jambi Gelar Syukuran Hari Jadi ke-78 Polisi Wanita

Pihak penasehat hukum berharap proses konfrontasi dapat membuka tabir kebenaran mengenai siapa yang paling bertanggung jawab. Majelis hakim menyetujui langkah konfrontasi demi mendapatkan gambaran fakta yang utuh dan akurat.

Langkah Tegas Jaksa Penuntut Umum Kejari Jambi Mencegah Kesaksian Palsu

Menanggapi keputusan penasehat hukum dan hakim, JPU Kejaksaan Negeri Jambi langsung menyatakan kesiapannya. Pihak kejaksaan berkomitmen penuh menghadirkan kembali seluruh saksi terkait dari internal PDAM tanpa terkecuali.

Jaksa Penuntut Umum Kejari Jambi, Kukuh, memastikan jajarannya siap mengawal jalannya sidang pemanggilan ulang tersebut. “Pihak JPU akan memanggil kembali seluruh saksi terkait dari internal PDAM pada persidangan mendatang, termasuk saksi-saksi yang telah di periksa sebelumnya,” pungkas Kukuh.

Kejaksaan Negeri Jambi menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas perkara ini hingga tuntas secara transparan. Kehadiran para saksi kunci dalam satu meja persidangan di harapkan mampu memberikan titik terang bagi kasus ini.

Masyarakat Jambi kini menantikan jalannya persidangan konfrontasi pekan depan untuk melihat fakta sebenarnya. Proses hukum yang transparan ini menjadi ujian penting bagi penegakan hukum perkara dugaan korupsi daerah.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Sapi Muaro Jambi: Kasus 2024 Diusut, Dana 2025 Naik
Pungut Fee Miliaran, 7 Pejabat BBPJN Sumut Masuk Rutan KPK
Walpri Gubernur Kaltim Diperiksa Usai Kasus Dorong Mahasiswa
Kasus Korupsi Dana Bencana BNPB, KPK Surati Panglima TNI
Buron Kasus Umrah Fiktif Jambi Ditangkap Polisi di Temanggung
Dugaan Mangkir Nusron Wahid ke Luar Negeri Picu Rencana Jemput Paksa KPK
Kasus Polisi Tembak Polisi di Tangsel Tewaskan Personel, Komisi III DPR dan Kompolnas Desak Evaluasi Total
Dua Polisi Jambi Dipecat Buntut Kasus Penipuan Rekrutmen Bintara
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:12 WIB

Proyek Sapi Muaro Jambi: Kasus 2024 Diusut, Dana 2025 Naik

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:26 WIB

Pungut Fee Miliaran, 7 Pejabat BBPJN Sumut Masuk Rutan KPK

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:55 WIB

Walpri Gubernur Kaltim Diperiksa Usai Kasus Dorong Mahasiswa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Kasus Korupsi Dana Bencana BNPB, KPK Surati Panglima TNI

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:08 WIB

Buron Kasus Umrah Fiktif Jambi Ditangkap Polisi di Temanggung

Berita Terbaru

Petugas kepolisian didampingi Provos menggelar Operasi Patuh 2026 secara humanis di jalan raya.(ilustrasi poto: AI).

Nasional

Operasi Patuh 2026 Dimulai, Polisi Incar 11 Pelanggaran Ini

Senin, 26 Okt 2026 - 09:33 WIB

Warga mengecek pergerakan harga emas Antam di Pegadaian melalui ponsel pintar pada Senin (26/10/2026).(ilustrasi poto: AI).

Bisnis

Harga Emas Antam Pegadaian Hari Ini Stagnan, Cek Daftarnya

Senin, 26 Okt 2026 - 09:20 WIB

Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, turut hadir langsung memenuhi undangan penutupan pada Minggu (25/10).(poto: istimewa).

Daerah

Meriah, Penutupan Festival Budaya Kerinci 2026 Pukau Warga

Senin, 26 Okt 2026 - 09:07 WIB

Jadwal sholat Kota Sungai Penuh Senin, 26 Oktober 2026 berlatar Masjid Agung Pondok Tinggi dan panorama bukit yang asri.(poto: AI).

Daerah

Jadwal Sholat Kota Sungai Penuh Hari Senin 26 Oktober 2026

Senin, 26 Okt 2026 - 07:30 WIB