Jambi, oegopost.id – Mahasiswa baru UBR Jambi siap mengikuti rangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) dalam waktu dekat. Oleh karena itu, Universitas Baiturrahim (UBR) Jambi menggelar persiapan matang di bawah kepemimpinan Rektor Dr. Filius Chandra, S.E., M.M.
Selain itu, pihak rektorat menegaskan komitmen kuat untuk mencetak generasi unggul serta berintegritas tinggi demi kemajuan bangsa. Bahkan, kampus yang berlokasi di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah ini bertekad penuh menciptakan lingkungan akademik yang bersih dari narkoba.
Sementara itu, Ketua Tim (Katim) Humas UBR Jambi, Desry Aryani AS, menyampaikan kabar gembira mengenai tingkat penerimaan mahasiswa pada tahun ini. Hasilnya, jumlah mahasiswa baru yang mendaftar dan diterima tercatat mengalami kenaikan yang lumayan signifikan ketimbang tahun lalu.
Selanjutnya, Desry menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas pencapaian jumlah pendaftar tersebut. Beliau sangat berharap agar kampus yang memfokuskan diri pada bidang pendidikan dan kesehatan ini terus menjadi pilihan utama masyarakat.
Pencegahan Perundungan Dan Edukasi Narkoba Di Kampus
Guna menyambut kedatangan peserta didik baru, seluruh civitas akademika UBR Jambi menyepakati Deklarasi Komitmen Bersama. Sebab, deklarasi penting ini merangkum empat pilar utama yang menjadi pedoman hidup bagi seluruh warga kampus.
Poin pertama menegaskan penolakan keras terhadap segala bentuk tindakan perundungan atau bullying. Akibatnya, pihak kampus melarang keras perundungan fisik, verbal, psikologis, maupun aksi cyberbullying melalui media digital.
Di sisi lain, UBR Jambi berfokus penuh membangun suasana belajar yang aman, nyaman, dan inklusif bagi semua orang. Oleh sebab itu, kampus ini mendorong sikap saling menghargai antara mahasiswa, dosen, serta seluruh tenaga kependidikan.
Kemudian, poin kedua menekankan gerakan perang terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika serta zat adiktif. Dengan demikian, civitas akademika mendukung penuh upaya edukasi dan pencegahan bahaya narkoba secara berkesinambungan.
Penegakan Transparansi Tata Kelola Bebas Korupsi Gratifikasi
Selain fokus pada lingkungan belajar, poin ketiga menyasar pembersihan tata kelola dari praktik gratifikasi, suap, dan pungutan liar (pungli). Maka dari itu, universitas berkomitmen menjalankan sistem operasional akademik maupun nonakademik secara transparan dan akuntabel.
Lalu, seluruh jajaran pimpinan universitas siap melaksanakan tata kelola lembaga yang jujur serta bertanggung jawab. Tentu saja, mereka senantiasa berpegang teguh pada aturan hukum yang berlaku di Republik Indonesia.
Berikutnya, poin keempat mendorong seluruh warga kampus agar berani membongkar dan melaporkan setiap bentuk pelanggaran. Pasalnya, universitas telah menyiapkan saluran serta mekanisme pelaporan khusus yang aman bagi para pelapor.
Pada akhirnya, civitas akademika berjanji akan terus menjaga nama baik serta reputasi tinggi Universitas Baiturrahim Jambi. Dengan cara ini, setiap elemen kampus dapat menjadi teladan nyata dalam membangun budaya akademik yang beretika dan berintegritas.(ar)









