Kanwil Kemenkum Jambi Tuntaskan Evaluasi Sepuluh Perda Masyarakat Adat

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jambi menggelar Rapat Finalisasi Kelompok Kerja Analisis dan Evaluasi Peraturan Daerah Tahun 2026.(poto: jamberita.com).

Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jambi menggelar Rapat Finalisasi Kelompok Kerja Analisis dan Evaluasi Peraturan Daerah Tahun 2026.(poto: jamberita.com).

Jambi, oegopost.id – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jambi menggelar Rapat Finalisasi Kelompok Kerja Analisis dan Evaluasi Peraturan Daerah Tahun 2026. Pertemuan strategis tersebut berlangsung di Ruang Rapat Lantai Dua Kanwil Kemenkum Jambi pada Rabu, 12 Agustus 2026.

Kegiatan penting ini berfokus pada pembahasan Analisis Evaluasi Perda Jambi secara mendalam dan terukur. Langkah tersebut menjadi komitmen nyata pemerintah dalam membenahi kualitas regulasi di daerah.

Pembenahan Kualitas Regulasi Adat Di Provinsi Jambi

Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum Dina Rasmalita memimpin langsung jalannya rapat evaluasi. Sejumlah jajaran ahli dan perwakilan lembaga terkait menghadiri ruang diskusi secara intensif.

Peserta rapat melibatkan unsur Lembaga Adat Melayu Provinsi Jambi, akademisi Universitas Jambi, hingga Biro Hukum Setda. Tim Badan Pembinaan Hukum Nasional juga mengawal jalannya evaluasi melalui kaji ulang materi secara berkala.

Rapat finalisasi ini bertujuan menyerap masukan berharga dari BPHN atas kerja tim kelompok kerja. Pokja telah memeriksa sepuluh Peraturan Daerah yang mengatur masyarakat hukum adat beserta kelembagaannya.

Proses penelaahan sepuluh Perda tersebut sudah berjalan secara bertahap sejak Maret 2026. Tim evaluator menerapkan metodologi enam dimensi evaluasi hukum secara terstruktur dan komprehensif.

Baca Juga :  Kasus Dugaan Pelanggaran Etik Dosen UIN STS Jambi Masih Berproses, Tim Etik Kumpulkan Bukti

Dina menegaskan bahwa analisis regulasi merupakan bagian penting dari upaya pembinaan hukum secara berkala. Langkah ini memastikan seluruh produk hukum daerah tetap harmonis dengan aturan di atasnya.

Selain menjaga keselarasan, evaluasi ini memastikan rumusan pasal memiliki kepastian hukum yang jelas. Langkah ini juga mendorong efektivitas norma serta memberikan perlindungan nyata bagi masyarakat adat.

Temuan Penting Tim Evaluator Dalam Penataan Hukum

Tim Pokja menemukan beberapa masalah krusial yang memerlukan perbaikan cepat dan tepat. Sejumlah frasa dalam pasal Perda ternyata masih berpotensi menimbulkan interpretasi ganda di lapangan.

Pelaksanaan regulasi juga masih terhambat akibat belum optimalnya standar operasional prosedur pada tingkat teknis. Di samping itu, penguatan basis data digital masyarakat adat masih menjadi kebutuhan mendesak.

Tim peneliti turut menyoroti lemahnya mekanisme pengaduan masyarakat dalam sistem pengawasan Perda. Sistem pemantauan serta evaluasi implementasi aturan di lapangan juga memerlukan penguatan secara menyeluruh.

Merespons temuan tersebut, Tim BPHN memberikan arahan khusus mengenai ketentuan sanksi maupun pidana adat. Pihaknya meminta daerah menyelaraskan sanksi adat dengan Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2025.

Baca Juga :  Kanwil Kemenkum Jambi Matangkan Penyusunan Propemperda Kota Jambi 2026

Penyelarasan tersebut menjaga aturan hukum yang hidup dalam masyarakat agar tetap menjunjung asas keadilan. Langkah ini mengintegrasikan hukum adat ke dalam sistem hukum nasional secara harmonis.

BPHN menekankan pentingnya kesesuaian norma adat agar tidak bertentangan dengan prinsip hukum bernegara. Penyelarasan ini meminimalkan konflik hukum dalam penerapan sanksi adat di tengah masyarakat.

Rekomendasi Kebijakan Dan Tindak Lanjut Hasil Evaluasi

BPHN meminta tim penyusun menyelesaikan draf laporan resmi sebelum pelaksanaan Forum Group Discussion. Pemerintah daerah memerlukan dokumen evaluasi tersebut sebagai panduan pembenahan regulasi secara konkret.

Hasil rapat finalisasi ini akan menjadi bahan utama penyempurnaan laporan akhir tahun 2026. Dokumen tersebut sekaligus menjadi landasan penyusunan rekomendasi kebijakan kepada Kepala BPHN.

Penyempurnaan laporan akhir akan memberikan gambaran utuh mengenai peta regulasi adat di Jambi. Dokumen ini menjadi rujukan utama Pemda dalam memformulasikan perubahan Perda di masa depan.

Sinergi antarlembaga ini mempertegas komitmen Kanwil Kemenkum Jambi dalam mengawal kualitas produk hukum. Penataan regulasi yang berkualitas diharapkan mampu memberikan kepastian hukum yang adil bagi warga.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jaksa Bongkar Hubungan Keluarga Saksi Korupsi Perumda Tirta Mayang Jambi
Persidangan Korupsi Perumda Tirta Mayang Jambi Ungkap Penyimpangan Pengadaan Bahan Kimia
Kanwil Kemenkum Jambi Perkuat Pengawasan Jabatan Notaris Muaro Jambi
Sinergi Kejati dan Pengadilan Tinggi Jambi Perkuat Penegakan Hukum
Transformasi Digital Kementerian Hukum Jambi Tingkatkan Akses Layanan Publik Masyarakat
Polda Jambi Dipecat Lima Polisi Terlibat Kasus Brigadir EWS
Penanganan Kasus Pelecehan Guru SDN 64 Kota Jambi: DPRD dan Disdik Turun Tangan
Polda Jambi Usut Penipuan Penerimaan Bintara Polri 2026, Dua Oknum Polisi Diamankan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:46 WIB

Jaksa Bongkar Hubungan Keluarga Saksi Korupsi Perumda Tirta Mayang Jambi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:42 WIB

Persidangan Korupsi Perumda Tirta Mayang Jambi Ungkap Penyimpangan Pengadaan Bahan Kimia

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Kanwil Kemenkum Jambi Perkuat Pengawasan Jabatan Notaris Muaro Jambi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:18 WIB

Kanwil Kemenkum Jambi Tuntaskan Evaluasi Sepuluh Perda Masyarakat Adat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:00 WIB

Sinergi Kejati dan Pengadilan Tinggi Jambi Perkuat Penegakan Hukum

Berita Terbaru

Sinsen menggelar program Guru Tamu Industri di SMKN 3 Bungo untuk membekali siswa teknologi modern Honda dan standar pelayanan AHASS.(poto: ampar.id).

Otomotif

Sinsen Gelar Guru Tamu Industri di SMKN 3 Bungo

Minggu, 23 Agu 2026 - 08:46 WIB