Polsek Jelutung Ringkus Dua Spesialis Penipuan Agen BRILink di Jambi

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 2 September 2026 - 09:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personel Kepolisian Sektor (Polsek) Jelutung, Polresta Jambi, meringkus dua pria pelaku spesialis penipuan agen BRILink Jambi.(poto: istimewa).

Personel Kepolisian Sektor (Polsek) Jelutung, Polresta Jambi, meringkus dua pria pelaku spesialis penipuan agen BRILink Jambi.(poto: istimewa).

Jambi, oegopost.id – Personel Kepolisian Sektor (Polsek) Jelutung, Polresta Jambi, meringkus dua pria pelaku spesialis penipuan agen BRILink Jambi. Petugas kepolisian membawa kedua tersangka ke markas polisi setelah melancarkan aksi kejahatan pada berbagai lokasi agen perbankan.

Kedua pelaku mengincar para pemilik agen perbankan yang lalai saat melayani transaksi penarikan uang tunai. Aksi nekat ini telah meresahkan para pemilik usaha perbankan di kawasan Kota Jambi dan sekitarnya.

Kapolsek Jelutung AKP Moh Choiril Umam mengonfirmasi penangkapan kedua tersangka kasus penipuan tersebut pada Selasa di Kota Jambi. Pihak kepolisian langsung bergerak cepat menyusul laporan dari para korban yang mengalami kerugian materi cukup besar.

Petugas kepolisian mengidentifikasi kedua pelaku masing-masing berinisial SA (22) dan DS (26). SA merupakan warga Kelurahan Sungai Asam, Kecamatan Pasar, sementara DS berdomisili di wilayah Tanjung Pinang, Kecamatan Jambi Timur.

Modus Manipulasi Aplikasi DANA dan Mengaku Transfer Nominal Besar

Dalam menjalankan aksi kejahatan, kedua pelaku datang berboncengan mengendarai sepeda motor menuju lokasi agen perbankan sasaran. Pelaku berbagi tugas untuk mengelabui pemilik usaha perbankan dengan berpura-pura hendak melakukan penarikan uang tunai.

Baca Juga :  Polda Jambi Tetapkan Dirut NRH Travel Tersangka Penipuan Umrah Masal

Salah satu pelaku kemudian meminta korban menyerahkan uang tunai dengan dalih telah mentransfer sejumlah uang. Pelaku mengaku sudah mengirimkan uang nominal ratusan ribu hingga jutaan rupiah ke rekening agen perbankan.

Namun, pelaku sebenarnya hanya mengirimkan uang berjumlah sangat kecil melalui aplikasi dompet digital DANA. Pelaku hanya memperlihatkan layar ponsel secara sekilas agar pemilik agen perbankan tidak sempat memeriksa detail transaksi.

Sebagai contoh, pelaku mengaku telah mentransfer uang sebesar Rp600 ribu kepada pihak korban. Kenyataan di lapangan menunjukkan angka yang masuk ke akun dompet digital korban hanyalah sebesar Rp600 saja.

Pada kesempatan lain, pelaku mengklaim telah mengirimkan nominal uang sebesar Rp1 juta kepada pemilik agen. Padahal, tersangka hanya mengirimkan saldo sejumlah Rp100 ribu saja ke akun milik korban.

Pemilik agen perbankan yang tergesa-gesa langsung menyerahkan uang tunai nominal besar sesuai permintaan pelaku. Korban menyerahkan uang tunai tersebut tanpa menyadari manipulasi angka yang dilakukan oleh kedua tersangka.

Baca Juga :  IPC TPK Jambi Dorong Ekspor Kayu Manis Kerinci ke Pasar Global

Hasil Kejahatan Dipakai Main Judi Slot dan Membeli Sabu

Setelah berhasil menerima uang tunai dari tangan korban, kedua pelaku langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor. Pihak korban baru menyadari tindak penipuan tersebut setelah memeriksa notifikasi masuk pada ponsel beberapa saat kemudian.

Pengakuan kedua tersangka mengungkap fakta bahwa mereka sudah melancarkan aksi serupa sebanyak 21 kali. Kepolisian mencatat total kerugian seluruh pemilik agen BRILink akibat perbuatan pelaku mencapai angka lebih dari Rp21 juta.

Kapolsek Jelutung AKP Moh Choiril Umam menjelaskan bahwa uang hasil kejahatan penipuan tersebut langsung habis untuk memenuhi gaya hidup terlarang. Para pelaku menghabiskan dana hasil menipu warga untuk bermain judi slot online serta membeli narkotika jenis sabu-sabu.

Saat ini penyidik Polsek Jelutung masih terus memeriksa kedua tersangka secara intensif di markas kepolisian. Polisi juga mendalami kemungkinan adanya lokasi kejadian lain serta keterlibatan pihak lain dalam jaringan penipuan agen perbankan ini.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Sapi Muaro Jambi: Kasus 2024 Diusut, Dana 2025 Naik
Pungut Fee Miliaran, 7 Pejabat BBPJN Sumut Masuk Rutan KPK
Walpri Gubernur Kaltim Diperiksa Usai Kasus Dorong Mahasiswa
Kasus Korupsi Dana Bencana BNPB, KPK Surati Panglima TNI
Buron Kasus Umrah Fiktif Jambi Ditangkap Polisi di Temanggung
Dugaan Mangkir Nusron Wahid ke Luar Negeri Picu Rencana Jemput Paksa KPK
Kasus Polisi Tembak Polisi di Tangsel Tewaskan Personel, Komisi III DPR dan Kompolnas Desak Evaluasi Total
Dua Polisi Jambi Dipecat Buntut Kasus Penipuan Rekrutmen Bintara
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:12 WIB

Proyek Sapi Muaro Jambi: Kasus 2024 Diusut, Dana 2025 Naik

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:26 WIB

Pungut Fee Miliaran, 7 Pejabat BBPJN Sumut Masuk Rutan KPK

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:55 WIB

Walpri Gubernur Kaltim Diperiksa Usai Kasus Dorong Mahasiswa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:06 WIB

Kasus Korupsi Dana Bencana BNPB, KPK Surati Panglima TNI

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:08 WIB

Buron Kasus Umrah Fiktif Jambi Ditangkap Polisi di Temanggung

Berita Terbaru

Tim analis keamanan siber memantau ancaman pembobolan sistem dan peringatan kritis pada layar pusat kendali di India.(ilustrasi poto: AI).

Teknologi

Agen AI Bobol Sistem di India, Peringatan Kritis Muncul

Minggu, 25 Okt 2026 - 11:09 WIB

Ilustrasi Pengguna mencoba fitur stiker bersuara dan tata letak baru kolom pesan WhatsApp di layar ponsel pintar.(poto: AI).

Teknologi

WhatsApp Uji Stiker Bersuara dan Desain Baru Kolom Chat

Minggu, 25 Okt 2026 - 11:04 WIB

Peneliti siber menganalisis diagram serangan siber otomatis agen AI terhadap ribuan website perusahaan global.(ilustrasi Poto: AI).

Teknologi

Serangan Agen AI Tembus Sistem Keamanan 100 Perusahaan Besar

Minggu, 25 Okt 2026 - 10:58 WIB

Aktivitas pergerakan grafik saham dan IHSG di layar monitor bursa efek.(poto: AI).

Bisnis

IHSG Menguat ke Level 5.439, Waspadai Sentimen Ini

Minggu, 25 Okt 2026 - 10:50 WIB