Sungai Penuh, oegopost.id – Masyarakat memberi sorotan tajam kepada aksi sejumlah pejabat kota sungai penuh yang asyik berjoget dalam acara resepsi kenegaraan di Gedung Nasional. Rekaman video tersebut lantas menembus berbagai platform media sosial dan memancing perbincangan hangat warganet.
Selain itu, warga memandang aksi hiburan dalam agenda resmi pemerintahan tersebut menunjukkan ketidakpantasan sikap para pejabat. Padahal, masyarakat menganggap perilaku tersebut mengabaikan kondisi ekonomi rakyat yang sedang berjuang menanggung kenaikan harga bahan pokok.
Sorotan Warga Terhadap Etika dan Kepekaan Pejabat
Oleh karena itu, rakyat menghendaki para pemangku jabatan publik selalu menjaga perilaku saat menghadiri forum resmi. Hal ini berkaitan erat dengan batas kepantasan dan etika para pemimpin ketika tampil di hadapan publik.
Selanjutnya, seorang warga Kota Sungai Penuh menyampaikan kritik tajam terkait aksi yang memicu polemik publik tersebut. “Kami bukan melarang pejabat untuk menikmati hiburan. Tetapi pejabat itu menjadi contoh bagi masyarakat. Di saat masyarakat banyak yang mengeluhkan harga kebutuhan pokok dan kondisi ekonomi, tentu akan muncul pertanyaan ketika melihat video pejabat berjoget di acara resmi, apalagi ini acara Kenegaraan” ujarnya.
Parpol Minta Evaluasi Etika Kader di DPRD
Melihat kondisi tersebut, warga mendesak pimpinan partai politik segera mengevaluasi perilaku serta sikap seluruh kadernya. Maka dari itu, masyarakat menyuarakan agar pimpinan partai politik tidak hanya memantau perilaku kader saat menghadapi momentum politik saja.
Lebih lanjut, warga tersebut menegaskan pentingnya perhatian partai terhadap etika kader di tengah kehidupan masyarakat. “Partai jangan hanya mengevaluasi kader ketika ada persoalan politik. Sikap dan perilaku kader di tengah masyarakat juga meharus menjadi perhatian. Kalau masyarakat sudah ramai mengkritik, sebaiknya dijadikan bahan introspeksi,” katanya.
Pentingnya Keteladanan Pemimpin di Era Media Sosial
Dengan demikian, seluruh fraksi DPRD Kota Sungai Penuh wajib merespons kritik pedas serta keluhan yang muncul dari masyarakat. Walaupun demikian, langkah evaluasi ini tetap menjamin para wakil rakyat memegang teguh etika dan peka terhadap kondisi sosial warga.
Apalagi, masyarakat era digital kini sanggup merekam serta menyebarkan setiap pergerakan pejabat publik secara cepat. Oleh sebab itu, warga meminta Pemerintah Kota dan DPRD Sungai Penuh menjadikan polemik ini sebagai bahan introspeksi diri untuk memperlihatkan kepedulian nyata.(ar)









