Pemkab Merangin Salurkan 1.174 Ton Beras untuk Puluhan Ribu Penerima Manfaat

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 9 September 2026 - 16:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten Merangin menyalurkan bantuan beras pangan alokasi tiga bulan sekaligus sebanyak 1.174 ton untuk 39.152 KPM di Pematang Kandis.(poto: kominfo).

Pemerintah Kabupaten Merangin menyalurkan bantuan beras pangan alokasi tiga bulan sekaligus sebanyak 1.174 ton untuk 39.152 KPM di Pematang Kandis.(poto: kominfo).

Merangin, oegopost.id – Pemerintah Kabupaten Merangin kini menggelar aksi penyaluran bantuan beras Pemkab Merangin secara masif. Langkah strategis ini bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok harian masyarakat kurang mampu.

Selain itu, kebijakan tersebut langsung menyasar puluhan ribu keluarga penerima manfaat di seluruh wilayah. Sekretaris Daerah Merangin, Zulhifni, bahkan memantau langsung proses penyerahan bahan pangan tersebut di Kantor Lurah Pematang Kandis.

Oleh sebab itu, kehadiran jajaran pimpinan daerah memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar. Saat ini, pemerintah menyalurkan pasokan cadangan pangan dengan total volume mencapai 1.174 ton beras.

Penyaluran Bantuan Pangan Merangin Menjangkau Puluhan Ribu Warga

Secara keseluruhan, penyaluran komoditas beras kali ini berhasil menyasar sebanyak 39.152 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Kemudian, setiap keluarga penerima berhak mendapatkan jatah bahan pangan untuk alokasi tiga bulan sekaligus.

Akibatnya, petugas menyerahkan jatah gabungan untuk periode bulan Juli, Agustus, hingga September secara bersamaan. Melalui skema distribusi ini, masyarakat penerima manfaat dapat membawa pulang beras lebih cepat.

Baca Juga :  Antisipasi Fenomena Geng Motor, Pemkab Merangin Gandeng Sekolah dan BIN

Sementara itu, pengelola telah menetapkan kuota penerimaan beras sebesar 10 kilogram per bulan. Dengan demikian, setiap rumah tangga penerima akhirnya membawa pulang total 30 kilogram beras.

Di sisi lain, Zulhifni menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mengawal keakuratan data penerima. Oleh karena itu, pihaknya memastikan seluruh bantuan beras sampai tepat sasaran.

Selanjutnya, pemerintah daerah merancang penyaluran tiga bulan sekaligus guna memperkuat ketahanan pangan. Pasalnya, program ini terbukti ampuh menekan beban pengeluaran konsumsi harian keluarga.

Sinergi Antarlembaga Menjaga Stabilitas Harga Pangan Daerah Merangin

Selain pejabat daerah setempat, sejumlah pimpinan Pemerintah Provinsi Jambi turut menghadiri agenda tersebut. Contohnya, jajaran tamu undangan meliputi Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Biro Ekonomi, dan Kepala Dinas Sosial.

Baca Juga :  Pemkab Merangin Percepat Persiapan Sekolah Rakyat, Fokus Buka Akses dan Matangkan Lahan

Bahkan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Merangin juga mendampingi penyerahan bersama perwakilan BPS. Kemudian, Lurah Pematang Kandis turut menyambut baik penyerahan bantuan cadangan pemerintah ini.

Tidak hanya itu, tim Perum Bulog Kanwil Jambi dan Bulog Merangin mengawal ketat alur pengiriman. Melalui pengawasan ketat tersebut, kualitas fisik beras tetap terjamin layak konsumsi.

Oleh karena itu, kolaborasi antarinstansi ini menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah dalam membantu warga. Hasilnya, penyaluran beras secara gratis berhasil mengurangi beban ekonomi masyarakat miskin.

Dengan demikian, sinergi Pemprov Jambi, Pemkab Merangin, dan Perum Bulog sukses mengamankan pasokan. Akhirnya, distribusi masif ini efektif meredam gejolak kenaikan harga bahan pokok.

Sebagai kesimpulan, program bantuan pangan terus menjadi instrumen utama pengendali inflasi daerah. Sebab, pemerintah optimis harga komoditas beras di pasar akan selalu stabil.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pegadaian Luncurkan Gadai Bebas Sewa Modal Tanpa Bunga
Mengapa Sektor Industri Jambi Tetap Jadi Primadona di Pasar Ekspor Dunia?
Bantuan Subsidi Upah 2026 Cair, Pekerja Terima Total Rp900 Ribu
Inflasi Jambi Tembus 2,97 Persen: Daya Beli Petani Naik, Kelas Menengah Terhimpit
Pasokan Menipis, Harga Cabai di Bungo Meroket Tajam di Pasar Tradisional
Penyebab Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS dan Langkah BI
Anggaran Subsidi Energi APBN 2027 Dipangkas Rp11 Triliun, DPR Buka Suara
Rupiah Rontok Rp18.000/US$, Bank Indonesia Buka Suara
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:37 WIB

Pegadaian Luncurkan Gadai Bebas Sewa Modal Tanpa Bunga

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:55 WIB

Mengapa Sektor Industri Jambi Tetap Jadi Primadona di Pasar Ekspor Dunia?

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 12:33 WIB

Bantuan Subsidi Upah 2026 Cair, Pekerja Terima Total Rp900 Ribu

Jumat, 2 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Inflasi Jambi Tembus 2,97 Persen: Daya Beli Petani Naik, Kelas Menengah Terhimpit

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:36 WIB

Pasokan Menipis, Harga Cabai di Bungo Meroket Tajam di Pasar Tradisional

Berita Terbaru

Ilustrasi Pegadaian.(poto: istimewa).

Ekonomi

Pegadaian Luncurkan Gadai Bebas Sewa Modal Tanpa Bunga

Kamis, 8 Okt 2026 - 13:37 WIB