Merangin, oegopost.id – Pemerintah Kabupaten Merangin kini menggelar aksi penyaluran bantuan beras Pemkab Merangin secara masif. Langkah strategis ini bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok harian masyarakat kurang mampu.
Selain itu, kebijakan tersebut langsung menyasar puluhan ribu keluarga penerima manfaat di seluruh wilayah. Sekretaris Daerah Merangin, Zulhifni, bahkan memantau langsung proses penyerahan bahan pangan tersebut di Kantor Lurah Pematang Kandis.
Oleh sebab itu, kehadiran jajaran pimpinan daerah memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar. Saat ini, pemerintah menyalurkan pasokan cadangan pangan dengan total volume mencapai 1.174 ton beras.
Penyaluran Bantuan Pangan Merangin Menjangkau Puluhan Ribu Warga
Secara keseluruhan, penyaluran komoditas beras kali ini berhasil menyasar sebanyak 39.152 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Kemudian, setiap keluarga penerima berhak mendapatkan jatah bahan pangan untuk alokasi tiga bulan sekaligus.
Akibatnya, petugas menyerahkan jatah gabungan untuk periode bulan Juli, Agustus, hingga September secara bersamaan. Melalui skema distribusi ini, masyarakat penerima manfaat dapat membawa pulang beras lebih cepat.
Sementara itu, pengelola telah menetapkan kuota penerimaan beras sebesar 10 kilogram per bulan. Dengan demikian, setiap rumah tangga penerima akhirnya membawa pulang total 30 kilogram beras.
Di sisi lain, Zulhifni menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mengawal keakuratan data penerima. Oleh karena itu, pihaknya memastikan seluruh bantuan beras sampai tepat sasaran.
Selanjutnya, pemerintah daerah merancang penyaluran tiga bulan sekaligus guna memperkuat ketahanan pangan. Pasalnya, program ini terbukti ampuh menekan beban pengeluaran konsumsi harian keluarga.
Sinergi Antarlembaga Menjaga Stabilitas Harga Pangan Daerah Merangin
Selain pejabat daerah setempat, sejumlah pimpinan Pemerintah Provinsi Jambi turut menghadiri agenda tersebut. Contohnya, jajaran tamu undangan meliputi Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Biro Ekonomi, dan Kepala Dinas Sosial.
Bahkan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Merangin juga mendampingi penyerahan bersama perwakilan BPS. Kemudian, Lurah Pematang Kandis turut menyambut baik penyerahan bantuan cadangan pemerintah ini.
Tidak hanya itu, tim Perum Bulog Kanwil Jambi dan Bulog Merangin mengawal ketat alur pengiriman. Melalui pengawasan ketat tersebut, kualitas fisik beras tetap terjamin layak konsumsi.
Oleh karena itu, kolaborasi antarinstansi ini menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah dalam membantu warga. Hasilnya, penyaluran beras secara gratis berhasil mengurangi beban ekonomi masyarakat miskin.
Dengan demikian, sinergi Pemprov Jambi, Pemkab Merangin, dan Perum Bulog sukses mengamankan pasokan. Akhirnya, distribusi masif ini efektif meredam gejolak kenaikan harga bahan pokok.
Sebagai kesimpulan, program bantuan pangan terus menjadi instrumen utama pengendali inflasi daerah. Sebab, pemerintah optimis harga komoditas beras di pasar akan selalu stabil.(ar)









