Dosen UNJA Pelopori Pelatihan Olahan Jamur Tiram untuk Tingkatkan Ekonomi Warga Legok Jambi

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim dosen Universitas Jambi (UNJA) menggelar pelatihan olahan jamur tiram (Pleurotus ostreatus) bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) Sipin Danau Sejahtera.(poto: jamberita.com).

Tim dosen Universitas Jambi (UNJA) menggelar pelatihan olahan jamur tiram (Pleurotus ostreatus) bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) Sipin Danau Sejahtera.(poto: jamberita.com).

Jambi, oegopost.id – Tim dosen Universitas Jambi (UNJA) menggelar pelatihan olahan jamur tiram (Pleurotus ostreatus) bagi Kelompok Wanita Tani (KWT) Sipin Danau Sejahtera. Kegiatan yang berlangsung pada Minggu (2/8/2026) di Kelurahan Legok, Kota Jambi ini bertujuan memperkuat kemandirian ekonomi warga melalui hilirisasi hasil budidaya lokal.

Program Pengabdian kepada Masyarakat Skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat (PBM) ini mendapatkan dukungan pendanaan langsung dari Kemdiktisaintek. Fathnur Sani K., S.Farm., M.Farm., Apt. memimpin tim pengabdian ini bersama dua rekannya, Yuliawati, M.Farm., Apt., dan Hasna Ul Maritsa, S.Si., M.Sc.

Ketiga akademisi tersebut memadukan keahlian ilmu farmasi dan biologi secara matang. Sinergi ini menghadirkan aplikasi teknologi tepat guna yang mudah diterapkan oleh warga setempat.

Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna untuk Diversifikasi Produk Jamur

Fathnur Sani menjelaskan pentingnya mengolah hasil panen agar petani tidak lagi menjual jamur hanya dalam bentuk segar. Langkah diversifikasi produk ini memegang peranan kunci dalam mendongkrak nilai ekonomi hasil pertanian warga.

Inovasi pengolahan menjadi bakso jamur terbukti ampuh memperpanjang umur simpan produk secara signifikan. Cara ini sekaligus meningkatkan nilai jual serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

Baca Juga :  Harga Emas Pegadaian Hari Ini Naik Serempak di Akhir Pekan

Selain menjanjikan keuntungan finansial, jamur tiram juga mengandungi nutrisi yang sangat kaya bagi kesehatan tubuh. Anggota tim pengabdian, Yuliawati, memaparkan keunggulan jamur tiram yang tinggi protein nabati serta serat pangan.

Bahan pangan ini mengandung berbagai vitamin, mineral, dan senyawa bioaktif yang sangat potensial. Kandungan tersebut menjadikan jamur tiram sangat cocok sebagai bahan baku utama pembuatan pangan fungsional.

Pendampingan Praktis Pembuatan Bakso Jamur dan Uji Kualitas

Para anggota KWT mengikuti sesi praktik pengolahan produk dengan pendampingan langsung dari tim dosen. Proses pelatihan bermula dari persiapan bahan dasar melalui tahap sortasi dan pembersihan jamur tiram segar.

Waktu pelatihan berlanjut ke tahap pengolahan yang mencakup formulasi adonan serta pencampuran seluruh bahan secara merata. Peserta kemudian mempelajari teknik pembentukan bakso dan metode perebusan yang benar hingga matang sempurna.

Setelah proses memasak selesai, tim pengabdian mengarahkan peserta untuk melakukan evaluasi kualitas produk. Mereka menggunakan uji organoleptik sederhana untuk menilai tekstur, aroma, rasa, dan tingkat daya terima produk secara langsung.

Baca Juga :  Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026: Fadhil Arief Dorong Penguatan Pelayanan Publik

Pendampingan intensif ini memastikan para peserta mampu menguasai seluruh tahapan produksi secara mandiri. Keterampilan teknis ini menjadi modal utama warga dalam menjaga kualitas olahan pangan yang mereka hasilkan.

Pengembangan Potensi Pemasaran Rumah Tangga dan Kewirausahaan Kelompok

Sesi pelatihan berlanjut dengan diskusi interaktif yang membahas teknik pengemasan produk secara profesional. Tim dosen juga membagikan strategi penyimpanan yang efektif serta potensi pemasaran produk untuk skala rumah tangga.

Anggota KWT Sipin Danau Sejahtera, Leni Haini, menyambut gembira pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini. Ia menaruh harapan besar agar keterampilan baru ini segera berlanjut menjadi unit usaha bersama.

Inisiatif pembentukan usaha kelompok tersebut berpotensi besar meningkatkan pendapatan harian setiap keluarga di Kelurahan Legok. Antusiasme warga menjadi sinyal positif bagi keberlanjutan program pengabdian ini di masa depan.

Tim dosen UNJA berharap pendampingan secara berkelanjutan ini terus menjaga daya tahan pangan keluarga. Langkah nyata ini diyakini mampu memicu pertumbuhan usaha mikro berbasis pangan sehat dan fungsional di Kota Jambi.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Emas di Jambi Hari Ini Turun Tipis, Cek Daftarnya
8 Cara Cepat Dapat Uang Tambahan untuk Kebutuhan Mendesak
Strategi Aman Atasi Kebutuhan Uang Mendadak Tanpa Dana Darurat
Pasokan Gula Rafinasi Langka Awal 2027, Pabrik Desak Percepatan Izin Impor
Daftar Harga BBM Terbaru 18 Oktober 2026: SPBU Pertamina Hingga Shell Kompak Tahan Tarif
Harga Emas di Pegadaian Naik Serentak Hari Ini, Cek Daftarnya
Harga Cabai Keriting Jakarta Anjlok Tajam, Minyakita dan Bawang Kompak Naik
Rupiah Tembus Rp18.000 Imbas Sentimen MSCI dan Inflasi Amerika
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:19 WIB

Harga Emas di Jambi Hari Ini Turun Tipis, Cek Daftarnya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:01 WIB

8 Cara Cepat Dapat Uang Tambahan untuk Kebutuhan Mendesak

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Strategi Aman Atasi Kebutuhan Uang Mendadak Tanpa Dana Darurat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Pasokan Gula Rafinasi Langka Awal 2027, Pabrik Desak Percepatan Izin Impor

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:35 WIB

Daftar Harga BBM Terbaru 18 Oktober 2026: SPBU Pertamina Hingga Shell Kompak Tahan Tarif

Berita Terbaru

Polisi menangkap dua pelaku pembobolan pipa minyak Pertamina di Kota Jambi.(poto: istimewa).

Kriminal

Polisi Tangkap Dua Pembobol Pipa Minyak Pertamina di Jambi

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:40 WIB