Kasus ISPA Kabupaten Tebo Tembus 19 Ribu Kasus hingga September 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 4 September 2026 - 09:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tebo, dr. Riana Elisabeth, MKM, SpKKLP.(poto: jambiprima.com).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tebo, dr. Riana Elisabeth, MKM, SpKKLP.(poto: jambiprima.com).

Tebo, oegopost.id – Dinas Kesehatan Kabupaten Tebo mencatat 19.768 kasus ISPA Kabupaten Tebo sepanjang tahun 2026 hingga 2 September. Petugas mengumpulkan data tersebut dari 20 wilayah kerja puskesmas yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Tebo.

Laporan harian mencatat sebanyak 19.301 kasus sampai pada minggu ke-34. Angka tersebut terus melonjak setelah fasilitas kesehatan melaporkan tambahan kasus harian pada akhir Agustus hingga awal September.

Petugas mendata 132 kasus baru pada 30 Agustus dan 109 kasus pada 31 Agustus. Lonjakan kasus kemudian mencapai 226 kasus pada 1 September serta 165 kasus pada 2 September.

Tambahan empat hari tersebut menyumbang 632 kasus baru dalam sistem pencatatan daerah. Puncak kenaikan terjadi pada 1 September yang menyumbang 226 kasus dalam kurun waktu 24 jam.

Pihak dinas menegaskan angka belasan ribu tersebut merupakan hasil akumulasi sejak awal tahun. Masyarakat tidak bisa mengaitkan seluruh total kasus tersebut secara langsung dengan paparan kabut asap belakangan ini.

Puskesmas Pulau Temiang Catat Kasus ISPA Paling Tinggi

Fasilitas kesehatan di Pulau Temiang menduduki urutan pertama dengan mencatat akumulasi terbanyak yaitu 2.482 kasus. Selanjutnya, Puskesmas Tuo Pasir Mayang menyusul di posisi kedua dengan melaporkan 2.416 kasus.

Baca Juga :  BPJS Kesehatan Dorong Standar Layanan Peserta JKN Lewat CX126

Puskesmas Rimbo Bujang IX juga mencatat angka yang cukup tinggi yakni 2.287 kasus. Sementara itu, Puskesmas Rimbo Bujang II melaporkan 1.694 kasus kepada tim dinas kesehatan.

Sebaran Kasus ISPA di Wilayah Puskesmas Tebo

Pencatatan di Puskesmas Mengupeh menunjukkan angka 1.447 kasus selama periode yang sama. Tenaga medis di Puskesmas Sumber Sari menangani 1.402 kasus sepanjang awal tahun hingga awal September.

Puskesmas Alai Ilir mencatat angka terendah di antara deretan puskesmas teratas dengan 904 kasus. Petugas gabungan terus memperbarui data dari seluruh wilayah kerja untuk memantau perkembangan penyakit pernapasan ini.

Penyebaran kasus di puluhan fasilitas kesehatan ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Imbauan terus disampaikan petugas kesehatan di setiap kecamatan agar warga selalu memantau kondisi kesehatan keluarga.

Dinas Kesehatan Tebo Minta Warga Pakai Masker

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tebo dr. Riana Elisabeth mengingatkan warga agar meningkatkan kewaspadaan harian. Beliau meminta masyarakat mewaspadai bahaya paparan asap dan partikulat berbahaya di udara.

Baca Juga :  Faperta UNJA Kenalkan FEROTRAP Bantu Petani Sawit Muaro Jambi

Riana menjelaskan bahwa pencemaran udara berpotensi merusak fungsi organ pernapasan masyarakat. Kelompok rentan seperti bayi, lansia, ibu hamil, dan penderita asma menghadapi risiko gangguan paling tinggi.

Langkah pencegahan dilakukan dengan mengimbau warga untuk membatasi aktivitas di luar rumah saat kualitas udara memburuk. Beliau menyarankan masyarakat segera mengenakan masker pelindung standar saat harus keluar ruangan.

Dinas Kesehatan meminta warga yang mengalami batuk, demam, atau sesak napas untuk langsung mendatangi faskes. Pengobatan sejak dini mencegah kondisi kesehatan pasien memburuk akibat paparan polusi udara.

Langkah Imbauan Pencegahan Dampak Kabut Asap Tebo

Masyarakat juga perlu mengonsumsi air putih dalam jumlah cukup setiap hari. Langkah sederhana ini membantu tubuh mengeluarkan racun dan menjaga kelembapan saluran pernapasan secara alami.

Warga harus menjaga kebersihan lingkungan rumah serta menghindari kegiatan yang memicu polusi. Kerja sama seluruh lapisan masyarakat sangat menentukan keberhasilan penanganan dampak kabut asap di Kabupaten Tebo.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

194 Calon Jamaah Haji Tebo Jalani Tes Kesehatan
Kualitas Udara Kota Jambi Memburuk, Pemkot Perpanjang Sistem PJJ
Pemkot Jambi Mendata 362 Anak Terdeteksi Mengalami Stunting
Dinkes Jambi Imbau Masyarakat Waspadai Penularan ISPA
Korban Dugaan Keracunan MBG di Batang Melonjak Hingga 498 Orang
PetroChina Jabung Tingkatkan Kesigapan Tim Medis Lewat Lokakarya Prosedur Evakuasi Medis Darurat
Rumah Sakit Tipe D Masurai Segera Hadir, Warga Luhak 16 Tak Perlu ke Bangko Lagi
Dewan Pengawas BPJS Kesehatan Tinjau Pelayanan JKN RSUD Jambi
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:49 WIB

194 Calon Jamaah Haji Tebo Jalani Tes Kesehatan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Kualitas Udara Kota Jambi Memburuk, Pemkot Perpanjang Sistem PJJ

Selasa, 29 September 2026 - 16:14 WIB

Pemkot Jambi Mendata 362 Anak Terdeteksi Mengalami Stunting

Selasa, 29 September 2026 - 16:10 WIB

Dinkes Jambi Imbau Masyarakat Waspadai Penularan ISPA

Jumat, 25 September 2026 - 12:43 WIB

Korban Dugaan Keracunan MBG di Batang Melonjak Hingga 498 Orang

Berita Terbaru

Ilustrasi Pegadaian.(poto: istimewa).

Ekonomi

Pegadaian Luncurkan Gadai Bebas Sewa Modal Tanpa Bunga

Kamis, 8 Okt 2026 - 13:37 WIB