Penanggulangan Karhutla di Jambi Fokus Lindungi Habitat Gajah Tebo

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 10 September 2026 - 07:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komandan Resort Militer (Danrem) 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Tebo.(poto: jamberita.com).

Komandan Resort Militer (Danrem) 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Tebo.(poto: jamberita.com).

Tebo, oegopost.id – Upaya Penanggulangan Karhutla di Jambi kini memasuki babak baru dengan pendekatan ekologis yang semakin diperkuat. Oleh karena itu, Komandan Resort Militer (Danrem) 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Tebo.

Pertemuan strategis tersebut berlangsung secara bertatap muka di Pusat Informasi Konservasi Gajah pada Selasa, 8 September 2026. Selain itu, seluruh jajaran lintas instansi berkumpul untuk menyatukan langkah penanganan bencana tahunan ini.

Dalam rapat tersebut, para peserta tidak hanya merumuskan taktik pemadaman api secara teknis di lapangan. Namun, mereka juga menyepakati perlindungan kawasan konservasi gajah sebagai agenda utama dalam penanganan bencana.

Sebab, keberadaan kawasan konservasi gajah memiliki peran sangat vital dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan Sumatera. Akibatnya, kebakaran hutan berpotensi besar merusak ruang hidup satwa terlindungi tersebut secara permanen.

Oleh sebab itu, Brigjen TNI Nyamin menekankan pentingnya kerja sama seluruh pihak untuk mengantisipasi bahaya kebakaran. Selanjutnya, ia meminta jajaran terkait memperkuat pemantauan titik rawan serta menyiagakan personel lapangan.

Baca Juga :  Danrem 042/Gapu Dorong Sinergi Pengelolaan Ekosistem Gambut Jambi

Sinergi Lintas Instansi Mengamankan Kawasan Konservasi Tebo

Dengan demikian, setiap petugas harus memberikan respons cepat begitu menemukan indikasi munculnya titik api di wilayah rawan. Pasalnya, kesigapan personel menjadi kunci utama agar kebakaran tidak meluas ke area konservasi.

Selain itu, Danrem menegaskan bahwa penanganan karhutla memerlukan komitmen bersama dari seluruh elemen masyarakat dan pemerintah. Sebab, petugas tidak hanya bertugas memadamkan kobaran api saat kebakaran terjadi di lapangan.

Sebaliknya, pemerintah dan aparat juga wajib menjaga kelestarian lingkungan serta habitat satwa liar di dalamnya. Prinsip inilah yang kemudian menjadi fondasi utama dalam pelaksanaan koordinasi lintas sektor tersebut.

Sementara itu, Rakor ini dihadiri secara langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jambi dan Kepala BKSDA Jambi. Di samping itu, Bupati Tebo beserta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Tebo turut hadir menyatukan persepsi.

Bahkan, unsur TNI memperkuat barisan melalui kehadiran Kasiops Korem 042/Gapu dan Dandim 0416/Bute. Kehadiran para pejabat ini tentu menunjukkan keseriusan penanganan karhutla di wilayah Tebo.

Baca Juga :  Perbaikan Jalan Renah Medan Diapresiasi Santri dan Masyarakat Merangin

Kolaborasi Terpadu Mempercepat Penanganan Kebakaran Hutan Jambi

Hasilnya, seluruh elemen terkait berkomitmen mempererat koordinasi dan menyelaraskan langkah operasional di lapangan. Kemudian, mereka merancang pengelolaan potensi karhutla secara terpadu demi menekan risiko bencana.

Melalui langkah ini, kawasan konservasi dan habitat gajah dipastikan tetap aman dari ancaman kebakaran hutan. Dengan begitu, ekosistem hutan yang terjaga akan menjamin keberlangsungan hidup satwa endemik tersebut.

Pada akhirnya, kolaborasi TNI, pemerintah daerah, BKSDA, dan BPBD menjadi benteng utama perlindungan lingkungan. Oleh karena itu, para pemangku kepentingan optimistis sinergi ini mampu mempercepat penanganan karhutla di Kabupaten Tebo.

Secara keseluruhan, pencegahan yang terencana akan menekan potensi kerugian ekologi maupun ekonomi masyarakat sekitar. Dampaknya, langkah nyata ini diharapkan membawa manfaat positif bagi kelestarian alam Jambi secara berkelanjutan.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sukses Tata Layanan Dasar, Sungai Penuh Jadi Kiblat Transformasi Puskesmas Sarolangun
Kabut Asap Mengancam, Aliansi Mahasiswa Jambi Bersiap Geruduk Kantor Gubernur
BMKG Prakirakan Awal Musim Hujan Kota Sungai Penuh Mundur November 2026
Kualitas Udara Jambi Masuk Kategori Berbahaya Usai AQI Tembus Angka 644
Wujud Kepedulian Pemimpin Daerah: Wako Alfin Serahkan Langsung Bantuan Korban Kebakaran Pasar Baru
Pesan Penting Pembimas Kristen Kemenag Jambi: Kejar Hikmat Bukan Harta Jabatan
Kanwil Kemenag Jambi Evaluasi Kinerja Triwulan III Demi Pelayanan Publik Berdampak
Kontingen Jambi Raih Prestasi Gemilang di PPSN VI 2026
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Sukses Tata Layanan Dasar, Sungai Penuh Jadi Kiblat Transformasi Puskesmas Sarolangun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Kabut Asap Mengancam, Aliansi Mahasiswa Jambi Bersiap Geruduk Kantor Gubernur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:10 WIB

BMKG Prakirakan Awal Musim Hujan Kota Sungai Penuh Mundur November 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Kualitas Udara Jambi Masuk Kategori Berbahaya Usai AQI Tembus Angka 644

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Wujud Kepedulian Pemimpin Daerah: Wako Alfin Serahkan Langsung Bantuan Korban Kebakaran Pasar Baru

Berita Terbaru

Ilustrasi Pegadaian.(poto: istimewa).

Ekonomi

Pegadaian Luncurkan Gadai Bebas Sewa Modal Tanpa Bunga

Kamis, 8 Okt 2026 - 13:37 WIB