Maro Sebo, oegopost.id – Polsek Maro Sebo bersama tim gabungan TNI dan Pemerintah Kecamatan menggelar patroli skala besar pada Selasa (18/8/2026) malam. Patroli gabungan di Maro Sebo ini berhasil membongkar pondok yang terindikasi menjadi sarang penyalahgunaan narkoba di area perkebunan sawit.
Langkah tegas aparat keamanan ini langsung membuahkan hasil nyata berkat laporan cepat dari masyarakat setempat. Personel bergerak menyisir sejumlah titik rawan guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kapolsek Maro Sebo IPTU Irpantri memimpin langsung apel persiapan pada pukul 20.30 WIB sebelum aksi menyisir wilayah. Sejumlah pejabat daerah turut hadir memberikan dukungan penuh dalam aksi penertiban wilayah tersebut.
Camat Maro Sebo Bombi Sormin dan Sekcam Maro Sebo Abu Bakar memantau langsung jalannya apel pasukan. Kehadiran Babinsa Jambi Kecil Sertu Erwin Santoso dan Lurah Jambi Kecil Rozali semakin memperkuat sinergi di lapangan.
Sebanyak 13 personel Polri, satu personel TNI, serta tiga personel dari Pemerintah Kecamatan Maro Sebo memperkuat tim gabungan ini. Seluruh anggota bergerak menyisir rute patroli sesuai arahan pimpinan pasukan.
Aparat menyusuri kawasan pemukiman hingga pelosok desa mulai dari Kelurahan Jambi Kecil sampai Desa Jambi Tulo. Penyisiran terus berlanjut hingga melintasi wilayah Desa Mudung Darat dan Desa Danau Kedap.
Tim Gabungan Temukan Barang Bukti di Kebun Sawit
Ketika melintasi rute patroli, aparat menerima informasi penting dari warga Desa Jambi Tulo mengenai dugaan transaksi narkoba. Masyarakat melaporkan adanya aktivitas mencurigakan yang sering berlangsung di kawasan perkebunan kelapa sawit.
Respons cepat langsung tim gabungan tunjukkan dengan menuju lokasi laporan warga tersebut. Di sana, personel mendapati sebuah pondok beratap terpal berdiri tersembunyi di tengah rimbunnya pohon kelapa sawit.
Anggota di lapangan segera menyisir seluruh area pondok terpencil tersebut. Hasilnya, tim menemukan sejumlah barang yang menguatkan dugaan praktik penyalahgunaan narkotika.
Barang bukti tersebut mencakup alat hisap sabu, beberapa korek api gas, dan plastik bening bekas kemasan. Tim membawa seluruh temuan ini ke Mapolsek Maro Sebo guna kepentingan penyelidikan lanjutan.
Tindakan tegas juga personel ambil dengan meratakan dan membakar pondok terpal tersebut. Pemusnahan ini bertujuan agar para pelaku tidak bisa lagi memanfaatkan tempat tersebut untuk aksi kejahatan.
Petugas Gelar Patroli Dialogis dan Edukasi Remaja Malam
Aparat kemudian melanjutkan kegiatan dengan menggelar patroli dialogis ke permukiman warga. Personel menyapa warga yang sedang beraktivitas malam untuk menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban.
Kapolsek mengimbau warga agar selalu aktif menjaga keamanan lingkungan sekitar secara mandiri dan berkesinambungan. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan Call Center 110 untuk melaporkan setiap potensi gangguan kejahatan.
Peringatan keras turut jajaran kepolisian sampaikan terkait larangan pembakaran lahan saat membuka area pertanian baru. Imbauan ini sangat penting guna mencegah terjadinya bencana kebakaran hutan dan lahan di wilayah tersebut.
Edukasi khusus juga mengarah kepada kelompok remaja yang masih nongkrong di pinggir jalan hingga larut malam. Kepolisian meminta para pemuda menjauhi penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, serta keterlibatan dalam geng motor.
Personel lantas membubarkan kerumunan remaja tersebut dan meminta mereka segera pulang ke rumah masing-masing. Langkah antisipasi ini berguna mencegah para remaja menjadi korban maupun pelaku tindak kejahatan jalanan.
Kapolsek Maro Sebo IPTU Irpantri menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata sinergitas aparat dan pemerintah. Patroli skala besar menjadi langkah preventif yang efektif dalam menekan angka kriminalitas di daerah.
Partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan aparat dalam membongkar tempat persembunyian pelaku kejahatan. Sinergi yang kuat ini akan mempersempit ruang gerak peredaran narkoba di Kecamatan Maro Sebo.(ar)









