Jambi, oegopost.id – Aparat kepolisian terus bergerak aktif dalam memutus mata rantai peredaran gelap narkotika di wilayah Provinsi Jambi. Salah satu langkah nyata terlihat saat personel kepolisian turun langsung menyambangi pusat keramaian masyarakat di Kota Jambi.
Polda Jambi gencar mengkampanyekan bahaya narkotika lewat Operasi Antik Siginjai 2026. Petugas memilih kawasan Pasar Talang Banjar, Kota Jambi, sebagai sasaran utama sosialisasi pada Minggu (12/7/2026). Langkah ini menjadi bagian dari komitmen korps bhayangkara dalam melindungi masyarakat dari ancaman zat terlarang.
Dalam aksi nyata tersebut, petugas berdialog langsung dengan para pedagang, pengunjung, hingga pengelola pasar. Mereka membagikan pemahaman penting mengenai dampak buruk narkoba bagi kesehatan dan masa depan.
Satgas Preventif Sosialisasi Bahaya Narkoba Ke Masyarakat
Kabagbinopsnal Ditsamapta Polda Jambi, AKBP Zaharuddin, S.Pd., memimpin langsung jalannya kegiatan edukatif ini. Beliau bertindak sebagai Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Preventif dalam operasi tersebut. Kehadiran perwira menengah ini menegaskan keseriusan kepolisian dalam menyentuh langsung akar rumput.
Personel Satgas Preventif bergerak menyusuri lorong-lorong pasar untuk memberikan penyuluhan. Mereka menyampaikan edukasi secara humanis agar pesan pencegahan dapat diterima dengan baik oleh warga. Pengelola pasar juga mendapat pembekalan khusus agar ikut mengawasi lingkungan kerja mereka.
Selain memberikan edukasi lisan, petugas memperkuat kampanye visual di lapangan. Mereka memasang spanduk imbauan antinarkoba di sejumlah titik strategis yang mudah terlihat oleh masyarakat. Spanduk tersebut berfungsi sebagai media pengingat konstan mengenai bahaya nyata narkotika.
Polisi Terjunkan Polsatwa Sterilisasi Area Pasar Talang
Kegiatan sosialisasi ini berjalan dengan dukungan penuh dari berbagai fungsi di kepolisian. Direktorat Lalu Lintas Polda Jambi sibuk mengatur arus kendaraan di sekitar lokasi pasar. Langkah ini memastikan mobilitas masyarakat dan perputaran ekonomi warga tetap berjalan lancar.
Keamanan di dalam pasar juga menjadi prioritas utama selama kegiatan berlangsung. Polda Jambi menerjunkan personel Polsatwa untuk melakukan sterilisasi menyeluruh di area pasar. Satuan anjing pelacak menyisir lokasi demi mendeteksi keberadaan barang atau benda yang mencurigakan.
Sterilisasi ini bertujuan untuk mengantisipasi segala potensi gangguan keamanan dini. Polisi ingin memastikan seluruh rangkaian edukasi berjalan kondusif tanpa ada hambatan. Warga pun dapat beraktivitas dengan rasa aman selama operasi berlangsung.
Masyarakat Wajib Melaporkan Transaksi Narkotika Kepada Kepolisian
AKBP Zaharuddin menegaskan bahwa Operasi Antik Siginjai 2026 tidak hanya berfokus pada penegakan hukum semata. Pihaknya justru mengedepankan tindakan pencegahan melalui pendekatan edukasi massal. Upaya ini membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat.
“Dalam Operasi Antik Siginjai 2026, kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memerangi penyalahgunaan narkoba,” ujar AKBP Zaharuddin di sela-sela kegiatan.
Beliau juga meminta warga tidak ragu melapor jika melihat aktivitas mencurigakan. Pihak kepolisian menjamin akan menindaklanjuti setiap laporan warga secara profesional, cepat, dan humanis. Kerja sama ini diharapkan mampu mewujudkan Provinsi Jambi yang bersih dari peredaran gelap narkotika.(ar)









