Gubernur NTB dan NTT Tinjau Bantuan Gempa Manggarai Timur di Posko Pengungsian

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal dan Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menyalurkan bantuan gempa Manggarai Timur secara langsung pada Kamis (20/8).(poto: istimewa).

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal dan Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menyalurkan bantuan gempa Manggarai Timur secara langsung pada Kamis (20/8).(poto: istimewa).

NTT, oegopost.id – Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal dan Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menyalurkan bantuan gempa Manggarai Timur secara langsung pada Kamis (20/8). Aksi kemanusiaan ini menjadi wujud nyata solidaritas Kerja Sama Regional Bali–NTB–NTT (KR-BNN) untuk menyapa warga di pos pengungsian.

Kedua kepala daerah mendatangi Desa Satar Padut di Kecamatan Lamba Leda Utara yang mengalami kerusakan bangunan cukup parah. Warga setempat mengaku masih bertahan di tenda darurat karena khawatir terhadap potensi gempa susulan.

Kebutuhan Mendesak Warga Pengungsi Gempa Bencana Manggarai Timur

Dalam dialog bersama para pejabat, penyintas bencana menyampaikan kebutuhan mendesak yang sangat mereka perlukan saat ini. Mereka membutuhkan pasokan air bersih yang memadai serta stok bahan makanan untuk beberapa hari ke depan.

Melihat kondisi tersebut, Gubernur Miq Iqbal menegaskan bahwa masyarakat NTB sangat memahami duka yang dialami warga NTT. Pengalaman NTB dalam menghadapi bencana masa lalu menjadi dorongan kuat untuk saling menguatkan saudara serumpun.

Miq Iqbal memberikan motivasi agar para pengungsi tetap sabar dan pantang menyerah dalam menghadapi masa sulit. Ia memastikan masyarakat Nusa Tenggara Barat siap berdiri berdampingan mendampingi pemulihan NTT.

Baca Juga :  Keppres BAZNAS 2026–2031: Kepengurusan Baru Resmi

Penyaluran Bantuan Logistik Dan Hiburan Bagi Anak Pengungsi

Tim Penanggulangan Bencana KR-BNN melanjutkan peninjauan ke lima titik lokasi pengungsian hingga menjelang waktu Magrib. Di setiap posko, rombongan menyerahkan bantuan paket logistik, selimut, terpal, serta ratusan nasi bungkus.

Kehadiran Gubernur NTB juga membawa kebahagiaan tersendiri bagi anak-anak yang berada di area tempat pengungsian sementara. Miq Iqbal mengajak mereka bercengkerama sambil membagikan snack roti, susu kotak, dan cokelat manis.

Langkah pemulihan trauma ini menjadi fokus penting pemerintah daerah selain mendistribusikan kebutuhan fisik pengungsi. Pendampingan moral secara langsung membantu anak-anak melupakan rasa takut akibat guncangan gempa bumi.

Kadis Kominfotik Ahsanul Khalik, Kepala BPBD Sadimin, Kadis Kesehatan dr Hamzi Fikri, serta Kabiro Kesra H Amir mendampingi peninjauan. Seluruh jajaran pejabat Pemprov NTB dan relawan kemanusiaan ikut mengawal penyaluran bantuan.

Rombongan sempat menyantap santapan siang bersama petugas lapangan di Dapur Umum Tagana NTB Bima. Setelah menyelesaikan seluruh agenda peninjauan, rombongan gubernur kembali berkonsolidasi di Posko Utama SMPN 1 Lamba Leda.

Baca Juga :  Evakuasi Korban Terjebak Gempa NTT Terus Berjalan

Apresiasi Dukungan Serta Agenda Penyambutan Kedatangan Wakil Presiden

Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian jajaran Pemprov NTB dan Bali. Sinergi lintas provinsi ini membuktikan persaudaraan kokoh dalam menanggulangi dampak bencana alam.

Usai menyapa warga Satar Padut, Gubernur Melki bertolak lebih awal menuju kawasan Labuan Bajo. Ia harus mengondisikan penyambutan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang dijadwalkan meninjau lokasi terdampak.

Sebelum meninggalkan lokasi, Gubernur Melki menitipkan salam hangat kepada seluruh warga penyintas bencana gempa bumi. Ia mempercayakan peninjauan posko susulan kepada Gubernur Miq Iqbal beserta Tim Solidaritas KR-BNN.

Sebelumnya, kedua gubernur terbang menuju lokasi bencana menggunakan helikopter TNI AD jenis Bell 412 ER HA-5185. Penerbangan udara dari Bandara Komodo Labuan Bajo menuju Manggarai Timur menempuh waktu sekitar 35 menit.

Aksi nyata kolaborasi regional ini menegaskan bahwa solidaritas tidak sekadar ucapan emosional dari kejauhan semata. Kehadiran fisik para pemimpin di tengah warga memberikan ketenangan dan kepastian pemulihan pascabencana.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Profil Letjen Iwan Setiawan, Penakluk Everest yang Kini Jabat Pangkostrad
Pemerintah dan DPR Umumkan Perpres Ojek Online Terbaru untuk Lindungi Pengemudi
DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan Baru, Batasi PKWT dan Larang Tahan Ijazah
MK Gelar Sidang Putusan Syarat Pendidikan Cawapres Gibran Malam Ini
Profil Nanang Hendarno Dirut Baru Telkom Pengganti Dian Siswarini
Kinerja Pengawasan DPR Menghadapi Dominasi Koalisi Gemuk
Karakteristik Sesar Waikabubak Pemicu Gempa Sumba Barat Daya Magnitudo 5,9
HUT ke-81 TNI Digelar, Kawasan Mabes Cilangkap Berpotensi Padat Pagi Ini
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:14 WIB

Pemerintah dan DPR Umumkan Perpres Ojek Online Terbaru untuk Lindungi Pengemudi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:18 WIB

DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan Baru, Batasi PKWT dan Larang Tahan Ijazah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:56 WIB

MK Gelar Sidang Putusan Syarat Pendidikan Cawapres Gibran Malam Ini

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Profil Nanang Hendarno Dirut Baru Telkom Pengganti Dian Siswarini

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Kinerja Pengawasan DPR Menghadapi Dominasi Koalisi Gemuk

Berita Terbaru

Ilustrasi Pegadaian.(poto: istimewa).

Ekonomi

Pegadaian Luncurkan Gadai Bebas Sewa Modal Tanpa Bunga

Kamis, 8 Okt 2026 - 13:37 WIB