Kebakaran Desa Adat Sade Lombok: Gubernur NTB Tinjau Langsung Penanganan Darurat

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal meninjau langsung lokasi kebakaran Desa Adat Sade di Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.(poto: kominfotik).

Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal meninjau langsung lokasi kebakaran Desa Adat Sade di Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.(poto: kominfotik).

NTB, oegopost.id – Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal meninjau langsung lokasi kebakaran Desa Adat Sade di Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah. Musibah kebakaran hebat tersebut melanda kawasan pemukiman warga Sasak pada Sabtu malam (22/8/2026).

Iqbal segera meluncur ke tempat kejadian begitu mendarat dari Nusa Tenggara Timur. Ia sebelumnya menuntaskan misi kemanusiaan empat hari untuk mendampingi para korban gempa magnitudo 7,7.

Setiba di lokasi, Iqbal memantau penanganan bencana di tengah kepungan asap dan kobaran api. Ia berbaur bersama petugas pemadam kebakaran, personel TNI-Polri, serta warga setempat yang terus berjibaku memadamkan api.

Iqbal menegaskan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam masa tanggap darurat ini. Pihaknya berupaya memastikan seluruh masyarakat yang terdampak berada dalam kondisi aman.

Penyebab Utama Kebakaran Dan Upaya Pemadaman Di Sade

Dugaan sementara menunjukkan korsleting listrik menjadi pemicu utama munculnya titik api dari salah satu bangunan. Api kemudian merembet dengan sangat cepat ke bangunan lain di sekitarnya.

Baca Juga :  Integrasi Layanan Kecelakaan Jasa Raharja dan BPJS

Atap ilalang serta material kayu dan bambu membuat kobaran api dengan cepat membesar. Karakteristik bangunan adat Sasak tersebut mempercepat penyebaran api ke seluruh komplek pemukiman.

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Lombok Tengah langsung memimpin operasi pemadaman di lapangan. Petugas gabungan TNI, Polri, dan masyarakat bahu-membahu menjinakkan si jago merah.

Pemerintah Provinsi NTB bersama Pemkot Mataram, Pemkab Lombok Barat, dan Pemkab Lombok Timur turut mengirimkan bantuan armada pemadam. Seluruh tim bekerja keras hingga tengah malam untuk menyelesaikan proses pemadaman dan pendinginan.

Posko Pengungsian Dan Pemenuhan Kebutuhan Logistik Warga Terdampak

Pemerintah Desa Rambitan bergerak cepat menyiapkan tempat penampungan sementara bagi warga terdampak. Pengurus desa memanfaatkan bangunan Koperasi Desa Merah Putih sebagai posko pengungsian darurat.

Gubernur Iqbal meminta jajarannya tidak berhenti pada penyediaan tempat tinggal sementara saja. Pemerintah wajib menyalurkan bantuan logistik secara cepat dan merata kepada seluruh korban.

Petugas menyalurkan bantuan bahan pangan, pakaian layak pakai, serta fasilitas kesehatan dasar. Pemerintah daerah juga menjamin keamanan tempat tinggal dan barang-barang milik warga di lokasi bencana.

Baca Juga :  Program Makan Bergizi Gratis, Zulhas Ajak Sekolah Aktif Ubah Menu dan Laporkan Masalah ke SPPG

Fasilitas pendampingan psikologis turut disiapkan untuk meringankan beban trauma para korban. Iqbal menekankan pentingnya menjaga kondisi mental warga agar tetap tenang menghadapi musibah.

Rencana Rekonstruksi Kawasan Dan Jaminan Pendidikan Anak Sade

Iqbal memberikan perhatian khusus pada keberlangsungan proses belajar anak-anak di pengungsian. Pihaknya menjamin kegiatan pendidikan anak-anak Sade tidak akan terganggu oleh peristiwa ini.

Dinas Pendidikan akan berkoordinasi untuk menyediakan sarana belajar darurat serta perlengkapan sekolah. Langkah ini bertujuan agar anak-anak tetap bisa bersekolah seperti biasa.

Iqbal mengagendakan koordinasi intensif bersama Bupati Lombok Tengah untuk menyusun langkah pemulihan jangka panjang. Kedua pihak akan merumuskan rencana rekonstruksi kawasan pemukiman adat yang hangus terbakar.

Desa Adat Sade memegang peranan penting sebagai ruang hidup dan simbol tradisi masyarakat Sasak. Kebakaran yang melanda kawasan bersejarah ini menjadi duka mendalam bagi seluruh masyarakat NTB.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan Baru, Batasi PKWT dan Larang Tahan Ijazah
MK Gelar Sidang Putusan Syarat Pendidikan Cawapres Gibran Malam Ini
Profil Nanang Hendarno Dirut Baru Telkom Pengganti Dian Siswarini
Kinerja Pengawasan DPR Menghadapi Dominasi Koalisi Gemuk
Karakteristik Sesar Waikabubak Pemicu Gempa Sumba Barat Daya Magnitudo 5,9
HUT ke-81 TNI Digelar, Kawasan Mabes Cilangkap Berpotensi Padat Pagi Ini
Putusan MA Kabulkan Pemakzulan Bupati Gowa, Kemendagri Ungkap Mekanisme Lanjutan
Kepala BGN Siap Putus Kontrak Yayasan Penarik Setoran Mitra Dapur MBG
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:18 WIB

DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan Baru, Batasi PKWT dan Larang Tahan Ijazah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:56 WIB

MK Gelar Sidang Putusan Syarat Pendidikan Cawapres Gibran Malam Ini

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Profil Nanang Hendarno Dirut Baru Telkom Pengganti Dian Siswarini

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Kinerja Pengawasan DPR Menghadapi Dominasi Koalisi Gemuk

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:43 WIB

Karakteristik Sesar Waikabubak Pemicu Gempa Sumba Barat Daya Magnitudo 5,9

Berita Terbaru

Ilustrasi: Desain modern Realme P4s Lite varian warna Nebula Black & Moonlight Silver dengan baterai 7.000 mAh.(poto: AI).

Teknologi

Realme P4s Lite Resmi Meluncur Bawa Baterai 7.000 mAh

Rabu, 7 Okt 2026 - 09:08 WIB

Ilustrasi perangkat flagship Samsung Galaxy Ultra. Model Galaxy S27 Ultra dirumorkan mengusung baterai 5.700mAh dengan pengisian 60W yang lebih efisien.(poto: AI).

Teknologi

Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra Isi Baterai Lebih Kencang

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:58 WIB