Ubah Paradigma Melaut, Bupati Tanjabbar Edukasi Nelayan Paham Informasi Cuaca BMKG

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Tanjabbar Anwar Sadat edukasi nelayan lewat SLCN BMKG. Pelajari cara baca cuaca ekstrem demi keselamatan dan efisiensi melaut di Jambi.(poto: jambiekspres).

Bupati Tanjabbar Anwar Sadat edukasi nelayan lewat SLCN BMKG. Pelajari cara baca cuaca ekstrem demi keselamatan dan efisiensi melaut di Jambi.(poto: jambiekspres).

Tanjab Barat, oegopost.id – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui penguatan kapasitas melaut. Oleh karena itu, Bupati Tanjabbar Anwar Sadat mengajak nelayan lokal memprioritaskan keselamatan nelayan tanjung jabung dengan memahami data prediksi cuaca.

Langkah strategis ini kini terealisasi melalui program Sekolah Lapangan Cuaca Nelayan (SLCN) di Kuala Tungkal, Jambi. Hasilnya, puluhan nelayan tangkap hadir untuk menyerap ilmu navigasi serta pemetaan iklim secara langsung.

Melalui pembekalan ini, pemerintah daerah berkomitmen mengubah pola pikir lama masyarakat pesisir saat melaut. Selain itu, Anwar Sadat menegaskan pentingnya pergeseran mentalitas dari sekadar mencari ikan menjadi menangkap ikan secara terukur.

Edukasi Cuaca Ekstrem Mengubah Paradigma Tradisional Melaut

Sebab, penguasaan data navigasi perairan menjadi kunci utama dalam menjamin keselamatan pelayaran para nelayan. Dengan demikian, pemahaman cuaca yang presisi akan membuat operasional di laut menjadi jauh lebih efisien.

Baca Juga :  Pemprov Jambi Rombak Eselon II, 5 Jabatan Dilelang

Selama kegiatan, para peserta SLCN menerima materi khusus mengenai cara membaca peta navigasi cuaca secara mandiri. Keterampilan tersebut sangat membantu mereka untuk mengambil keputusan tepat sebelum meluncurkan perahu ke laut lepas.

Oleh sebab itu, pemerintah daerah berkomitmen mendukung penuh setiap program yang berorientasi pada keselamatan warga pesisir. Kebijakan ini diharapkan mampu mendongkrak produktivitas sekaligus meningkatkan taraf hidup keluarga nelayan.

Sinergi Informasi Resmi BMKG Tingkatkan Keselamatan Pelayaran

Selanjutnya, Anwar Sadat meminta seluruh peserta menyerap materi pelatihan secara maksimal selama program berlangsung. Bahkan, komunitas nelayan wajib membangun kesadaran cuaca dan aktif membagikan informasi resmi dari BMKG.

Sebab, penyebaran informasi akurat antar sesama kelompok nelayan akan menciptakan komunitas pesisir yang tangguh. Kemandirian ini akhirnya menjadi benteng utama dalam meminimalkan risiko kecelakaan laut akibat gelombang tinggi.

Sementara itu, kesan positif terus mengalir dari para nelayan yang mengikuti rangkaian pembekalan navigasi tersebut. Salah satunya Abdullah, peserta pelatihan, yang mengakui bahwa pemahaman nelayan terhadap kondisi alam selama ini memang masih normatif.

Baca Juga :  MUI Tanjabbar Bahas Polemik Penampilan DJ Perempuan di Cafe Oris Kuala Tungkal

Potensi Perikanan Tanjabbar Dan Efisiensi Bahan Bakar

Padahal, selama ini nelayan hanya mengandalkan tanda alam secara garis besar tanpa memperhitungkan detail cuaca. Namun, pelatihan SLCN ini berhasil membuka wawasan baru mengenai tanda-tanda awal kemunculan cuaca ekstrem.

Alhasil, pengetahuan baru ini memungkinkan kapten kapal mengambil keputusan evakuasi secara lebih cepat. Selain menekan risiko kecelakaan, pemahaman rute navigasi yang benar ternyata juga mampu menghemat konsumsi bahan bakar.

Berdasarkan data Dinas Perikanan Kabupaten Tanjabbar, jumlah nelayan tangkap di wilayah ini telah mencapai 3.234 jiwa. Di samping itu, sektor kelautan Tanjabbar menyimpan potensi tangkapan besar yang menembus angka 20 ribu ton per tahun.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekda Merangin Pimpin Rapat HUT RI Ke-81 Siapkan Rangkaian Acara Teknis
Perkuat Pengelolaan Sampah B3, Tanjabbar Raih Dukungan KLH dan DPR RI
SAH Luruskan Polemik Londo Ireng: Fokus Kritik Perilaku Oknum Bukan Profesi
Bupati Batang Hari dan Polda Jambi Serahkan Bayi Korban Penjualan Anak ke Ibu Kandung
Kanwil Kemenkum Jambi Sosialisasi Pelindungan Hak Cipta di Kabupaten Sarolangun
BPBD Muaro Jambi Petakan 45 Desa Rawan Kekeringan Musim Ini
Kanwil Kemenkum Jambi Ikuti Sosialisasi Pengumuman PT dan Yayasan dalam BNRI
Tim UNJA Sabet Juara I Lomba Riset Infografis Nasional Lewat Karya Mangrove
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:00 WIB

Sekda Merangin Pimpin Rapat HUT RI Ke-81 Siapkan Rangkaian Acara Teknis

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:00 WIB

Ubah Paradigma Melaut, Bupati Tanjabbar Edukasi Nelayan Paham Informasi Cuaca BMKG

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:00 WIB

Perkuat Pengelolaan Sampah B3, Tanjabbar Raih Dukungan KLH dan DPR RI

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:00 WIB

SAH Luruskan Polemik Londo Ireng: Fokus Kritik Perilaku Oknum Bukan Profesi

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:00 WIB

Kanwil Kemenkum Jambi Sosialisasi Pelindungan Hak Cipta di Kabupaten Sarolangun

Berita Terbaru