Jakarta, oegopost.id – Insiden blackout listrik Sumatera besar membuat listrik padam di sejumlah provinsi dan kini jadi perhatian serius.
Blackout listrik Sumatera besar muncul di awal karena Bareskrim Polri langsung turun ke Jambi untuk mencari penyebab gangguan sejak Jumat (22/5).
1. Tim Bareskrim turun ke Jambi
Bareskrim Polri mengirim tim Tipidter ke Desa Tempino, Mestong, Muaro Jambi. Tim langsung memeriksa titik gangguan di jalur Sutet 175–176 yang menjadi bagian penting sistem kelistrikan Sumatera.
Tim datang bersama Puslabfor dan petugas dari PT PLN (Persero). Mereka mengecek langsung kondisi di lapangan dan mengamankan bagian konduktor yang putus untuk dianalisis lebih lanjut.
“Tim kami fokus mencari penyebab gangguan di lokasi,” kata Dirtipidter Bareskrim Polri, Brigjen Mohammad Irhamni.
2. Polisi fokus pada penyebab teknis
Penyidik belum menemukan tanda-tanda sabotase. Mereka justru memperkuat dugaan awal bahwa gangguan terjadi karena faktor teknis di jaringan transmisi.
Tim laboratorium akan menguji konduktor yang putus untuk melihat apakah cuaca, usia material, atau beban jaringan menjadi penyebab utama.
“Sejauh ini kami belum melihat unsur kesengajaan,” jelas Irhamni.
3. Lima provinsi terdampak blackout
Gangguan di Jambi membuat listrik padam di beberapa wilayah sekaligus. Dampaknya meluas ke Jambi, Sumatera Barat, Riau, Sumatera Utara, hingga Aceh.
Warga mengalami pemadaman sejak Jumat sore. Banyak aktivitas terganggu, mulai dari layanan publik, rumah sakit, hingga transportasi.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menjelaskan bahwa gangguan terjadi pada jalur transmisi 275 kV Muara Bungo–Sungai Rumbai.
“Cuaca buruk di jalur transmisi memicu gangguan sistem,” ujarnya.
4. PLN lakukan pemulihan bertahap
Gangguan tersebut membuat sistem listrik Sumatera tidak seimbang. Sebagian wilayah mengalami kelebihan beban, sementara wilayah lain kekurangan daya.
PLN langsung menyesuaikan sistem agar tetap aman. Beberapa pembangkit otomatis berhenti untuk mencegah kerusakan lebih luas.
PLN kemudian memperbaiki jaringan secara bertahap hingga pasokan listrik kembali stabil di seluruh wilayah terdampak.(ar)









