Dua Insiden Saat Blackout Sumatera, Warga Diduga Terpapar Genset

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi jalan malam hari dengan kepadatan kendaraan di depan pusat kota ( Poto : liputan6.com )

Kondisi jalan malam hari dengan kepadatan kendaraan di depan pusat kota ( Poto : liputan6.com )

Batu Bara, oegopost.id – Dugaan keracunan asap genset terjadi di dua lokasi berbeda saat pemadaman listrik besar melanda Sumatera. Tujuh orang menjadi korban, empat di antaranya meninggal dunia, sementara tiga lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Pemadaman listrik besar di Sumatera membuat banyak warga menggunakan genset sebagai sumber listrik darurat. Namun, penggunaan di ruang tertutup justru diduga memicu keracunan gas berbahaya yang menelan korban jiwa.

Dua insiden terjadi hampir bersamaan di Sumatera Utara dan Sumatera Barat pada 22–23 Mei 2026.

Insiden Sumatera Utara: Empat Pegawai Toko Terdampak

Peristiwa pertama terjadi di sebuah toko aksesoris ponsel di Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara. Empat pegawai kehilangan kesadaran saat mereka berada di kamar istirahat.

Pemilik toko mencoba menghubungi para pegawai sejak malam sebelumnya, tetapi tidak mendapat respons. Karena khawatir, ia meminta pengawas untuk mengecek langsung ke lokasi.

Warga kemudian mendobrak pintu kamar setelah tidak ada jawaban dari dalam. Mereka menemukan empat korban tergeletak di lantai.

Baca Juga :  Bareskrim Ungkap Penyebab Awal Blackout Sumatera, Ini Faktanya

Kapolsek Air Putih, AKP Rahmat R Hutagaol, menjelaskan bahwa polisi langsung turun tangan untuk menyelidiki kasus ini.

“Kami masih menyelidiki penyebabnya, namun dugaan awal mengarah pada asap genset,” ujarnya.

Petugas medis membawa para korban ke rumah sakit. Dua korban, Adila dan Rahma, meninggal dunia. Dua lainnya, Dwi dan Riana, masih menjalani perawatan intensif.

Insiden Sumatera Barat: Tiga Pelajar di Masjid

Insiden kedua terjadi di Masjid Nurul Huda, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Tiga pelajar jatuh sakit setelah menginap di masjid saat listrik padam.

Mereka datang ke masjid untuk mengisi daya ponsel menggunakan genset yang tersedia. Setelah itu, mereka tertidur di dalam ruangan.

Keesokan harinya, pengurus masjid mencoba membangunkan mereka, tetapi tidak mendapat respons. Warga dan keluarga kemudian membawa mereka ke rumah sakit.

Wali Nagari setempat, Mas’ap W. Dt. Bandaro, menyampaikan kondisi para korban.

Baca Juga :  The Weeknd Siapkan Konser Besar di Jakarta dalam Tur Dunia

“Dokter menemukan indikasi keracunan gas dari genset,” katanya.

Dua pelajar, Haikal Arya Kamil dan Gibran Arrasyid, meninggal dunia. Satu korban lainnya, Burhanuddin Hakim, masih dirawat dan mulai sadar.

Bahaya Genset di Ruang Tertutup

Kasus ini menunjukkan risiko besar dari karbon monoksida yang dihasilkan genset. Gas ini tidak berbau dan tidak terlihat, sehingga sering tidak disadari oleh pengguna.

Ketika genset bekerja di ruang tertutup, gas bisa menumpuk dan mengganggu sistem pernapasan. Kondisi ini bisa menyebabkan pusing, pingsan, hingga kematian.

Tenaga medis mengingatkan masyarakat untuk selalu menempatkan genset di area terbuka dengan sirkulasi udara yang baik.

Polisi Lanjutkan Penyelidikan

Polisi di Sumatera Utara dan Sumatera Barat terus menyelidiki dua insiden ini. Mereka juga memeriksa saksi dan mengumpulkan bukti di lokasi kejadian.

Penyidik masih memastikan apakah seluruh korban benar-benar terdampak gas genset atau ada faktor lain yang ikut berperan.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bye-bye Mentalitas “Ngabsen-Ngopi”, RUU ASN Siapkan Sanksi Pecat untuk Pegawai Malas
Bupati Tebo Hadiri Pelantikan DPP PABPDSI di Purwakarta, Dorong Penguatan Peran BPD
LHKPN Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Tembus Rp18,2 Miliar, Aset di Jambi Jadi Sorotan
Resmi! Jampidsus Febrie Adriansyah Mengundurkan Diri Usai Kasus Penggeledahan Rumah Sentul
Komisi III DPR Bentuk Tim Pengawas Usai Jampidsus Febrie Adriansyah Mengundurkan Diri
Lindungi Habitat, Presiden Terbitkan Inpres Penyelamatan Gajah Sumatera dan Kalimantan
Hutama Karya Perkuat Operasi Microsleep Cegah Kecelakaan Tol
Royalti Karya Jurnalistik Dinilai Penting untuk Menjaga Kedaulatan Digital Indonesia
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 08:48 WIB

Bye-bye Mentalitas “Ngabsen-Ngopi”, RUU ASN Siapkan Sanksi Pecat untuk Pegawai Malas

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:00 WIB

Bupati Tebo Hadiri Pelantikan DPP PABPDSI di Purwakarta, Dorong Penguatan Peran BPD

Senin, 13 Juli 2026 - 22:00 WIB

LHKPN Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Tembus Rp18,2 Miliar, Aset di Jambi Jadi Sorotan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 22:00 WIB

Resmi! Jampidsus Febrie Adriansyah Mengundurkan Diri Usai Kasus Penggeledahan Rumah Sentul

Sabtu, 11 Juli 2026 - 21:00 WIB

Komisi III DPR Bentuk Tim Pengawas Usai Jampidsus Febrie Adriansyah Mengundurkan Diri

Berita Terbaru