Bareskrim Ungkap Penyebab Awal Blackout Sumatera, Ini Faktanya

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 25 Mei 2026 - 13:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jajaran Bareskrim Polri dan perwakilan PLN menunjukkan kabel transmisi yang terputus dalam peristiwa

Jajaran Bareskrim Polri dan perwakilan PLN menunjukkan kabel transmisi yang terputus dalam peristiwa "blackout" Sumatera di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (25/5/2026).( Poto : ANTARA )

Jambi, oegopost.id – Bareskrim Polri memastikan blackout listrik Sumatera terjadi pada 22 Mei bukan karena sabotase. Blackout listrik Sumatera terjadi ini muncul dari hasil awal investigasi yang mengarah pada gangguan teknis akibat cuaca ekstrem di jaringan transmisi.

Polisi Turun ke Lokasi Gangguan

Tim gabungan dari Bareskrim Polri, Puslabfor, Polda Jambi, dan PT PLN langsung mendatangi lokasi tower 175 dan 176 SUTET 275 kV di Muaro Jambi, Jambi.

Mereka memeriksa titik awal gangguan yang memicu pemadaman listrik besar di Sumatera.

Wakabareskrim Polri Irjen Pol. Nunung Syaifuddin menegaskan tidak ada tanda-tanda sabotase dalam kejadian ini.

“Sejauh ini kami tidak menemukan indikasi kesengajaan,” ujarnya.

Baca Juga :  Pengukuhan 29 Pemangku Adat di Kenduri Sko Tigo Luhah Empat Desa Belui Berlangsung Khidmat

Kondisi Kabel dan Tower di Lapangan

Petugas menemukan kabel transmisi dalam kondisi putus di lokasi. Namun, mereka tidak menemukan kerusakan berarti pada struktur tower.

Kondisi ini membuat tim mengarah pada dugaan gangguan non-kesengajaan.

Warga sekitar juga melaporkan suara ledakan sesaat sebelum listrik padam. Polisi masih menelusuri sumber suara tersebut untuk memastikan kaitannya dengan peristiwa.

PLN juga menjelaskan bahwa sistem listrik Sumatera berjalan normal sebelum gangguan terjadi.

Dugaan Awal Mengarah ke Cuaca Ekstrem

Hasil awal investigasi menunjukkan gangguan kemungkinan besar terjadi karena faktor teknis dan cuaca ekstrem.

Petugas menilai kabel transmisi bisa saja putus akibat tekanan lingkungan di sekitar jalur SUTET.

Nunung menjelaskan bahwa pola kerusakan kabel menjadi salah satu indikator penting.

Baca Juga :  PLN Minta Maaf, Listrik Sumatera Sempat Padam Massal

“Kalau sabotase biasanya potongannya rapi, tapi ini tidak seperti itu,” katanya.

Gangguan di jalur Muara Bungo–Sungai Rumbai ini berdampak besar karena aliran listrik menuju Sumatera Barat cukup tinggi.

Akibatnya, sistem interkoneksi tidak mampu menahan beban dan memicu blackout di beberapa wilayah.

Pemeriksaan Lanjutan Masih Berjalan

Meski arah awal sudah terlihat, polisi tetap melanjutkan pemeriksaan untuk memastikan penyebab pasti.

Puslabfor Polri kini menguji potongan kabel yang putus di laboratorium.

Hasil uji ini akan menentukan apakah gangguan benar-benar murni faktor alam atau ada penyebab lain.

“Semua kami lakukan secara ilmiah dan terbuka,” tegas Nunung.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UIN STS Jambi dan PT Taspen Perkuat Sinergi Layanan Bagi ASN Kampus
Banggar DPRD Jambi Sepakati Pembentukan Pansus Pengelolaan Aset Daerah
Gubernur Jambi Terima WALUBI, Perkuat Kerukunan Umat Beragama
Pelantikan Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi: UBR Dorong Sinergi Strategis Layanan Kesehatan
Kanwil Kemenkum Jambi Tingkatkan Kepastian Hukum Lewat Layanan Fidusia Elektronik
Wali Kota Sungai Penuh Perjuangkan Status Batas Kawasan Hutan Bukit Khayangan
Warung Berkah GJB Sungai Penuh Sediakan Makan Gratis Setiap Hari Jumat
Pembangunan Tugu TMMD Ke-129 di Bungo Masuki Tahap Finishing
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:30 WIB

UIN STS Jambi dan PT Taspen Perkuat Sinergi Layanan Bagi ASN Kampus

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:00 WIB

Gubernur Jambi Terima WALUBI, Perkuat Kerukunan Umat Beragama

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:00 WIB

Pelantikan Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi: UBR Dorong Sinergi Strategis Layanan Kesehatan

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:00 WIB

Kanwil Kemenkum Jambi Tingkatkan Kepastian Hukum Lewat Layanan Fidusia Elektronik

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:46 WIB

Wali Kota Sungai Penuh Perjuangkan Status Batas Kawasan Hutan Bukit Khayangan

Berita Terbaru