Diskusi HAM di Jambi Soroti Tantangan Demokrasi

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 22 Mei 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kantor Wilayah Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia Provinsi Jambi, Sukiman.( Poto : JAMBIlink ).

Kepala Kantor Wilayah Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia Provinsi Jambi, Sukiman.( Poto : JAMBIlink ).

Jambi, oegopost.id – Penguatan kapasitas HAM menjadi fokus utama Kanwil KemenHAM Jambi dalam forum yang membahas hubungan HAM dan kualitas demokrasi.

Kegiatan ini juga menyoroti tantangan nyata seperti politik uang, konflik agraria, dan rendahnya kesadaran politik masyarakat.

Berbagai elemen hadir dalam diskusi ini, mulai dari organisasi masyarakat, partai politik, mahasiswa, hingga jurnalis. Mereka membahas cara memperkuat pemahaman HAM agar lebih terasa dalam kehidupan sehari-hari.

HAM dan Demokrasi Saling Menguatkan

Kepala Kantor Wilayah Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia Provinsi Jambi, Sukiman, menegaskan bahwa HAM dan demokrasi saling berkaitan erat. Ia menyebut demokrasi yang sehat akan langsung memperkuat perlindungan hak warga.

Sukiman juga meminta partai politik lebih aktif menjaga hak masyarakat. Ia menilai partai politik tidak hanya berperan saat pemilu, tetapi juga dalam mengawal kebijakan publik.

“Kalau demokrasi berjalan baik, HAM ikut terjaga. Partai politik harus ikut bertanggung jawab,” kata Sukiman.

Tantangan HAM Masih Terjadi di Jambi

Sukiman memaparkan sejumlah persoalan yang masih muncul di Jambi. Ia menyebut konflik agraria, masalah hutan adat, dan akses pendidikan di wilayah pedalaman sebagai isu utama.

Ia menekankan perlunya kerja sama semua pihak untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Pemerintah, masyarakat, dan lembaga politik harus bergerak bersama agar solusi yang muncul lebih adil dan tepat sasaran.

Baca Juga :  Semarak HUT RI ke-81: Gubernur Al Haris Bentangkan 10.000 Merah Putih di Jembatan Gentala Arasy

Kanwil KemenHAM Jambi juga mengawasi setiap kebijakan daerah agar tetap sesuai prinsip HAM. Lembaga ini aktif mengecek agar aturan tidak merugikan masyarakat.

Layanan Pengaduan Dibuka untuk Warga

Sukiman mengajak masyarakat menggunakan layanan pengaduan HAM jika mengalami dugaan pelanggaran. Kanwil membuka akses pelaporan agar warga bisa menyampaikan masalah dengan mudah.

Ia menilai layanan ini dapat mempercepat penyelesaian kasus di lapangan. Warga tidak perlu bingung mencari jalur hukum jika mengalami pelanggaran hak.

Dosen Mochammad Farisi dari Universitas Jambi menyoroti masalah serius dalam demokrasi, terutama biaya politik yang tinggi.

Ia menjelaskan bahwa biaya Pilkada yang mahal sering mendorong calon kepala daerah mencari sponsor. Kondisi ini kemudian memicu praktik yang tidak sehat dalam pemerintahan.

“Banyak kepala daerah terjebak karena harus mengembalikan modal politik,” ujar Farisi.

Hak Politik Bukan Sekadar Memilih

Farisi menilai banyak masyarakat masih memahami hak politik secara sempit. Ia menyebut sebagian orang hanya menganggapnya sebagai aktivitas mencoblos saat pemilu.

Padahal, hak politik juga mencakup tanggung jawab dalam memilih pemimpin yang berkualitas. Ia mendorong masyarakat untuk lebih kritis dalam menentukan pilihan.

Baca Juga :  Penyakit Menular Jambi Jadi Sorotan, Target Zero Growth 2030 Dipercepat

Menurutnya, edukasi politik menjadi kunci agar warga tidak mudah terpengaruh uang atau janji politik.

Politik Uang Masih Mempengaruhi Pemilih

Farisi juga menyoroti praktik politik uang yang masih terjadi di berbagai daerah. Ia melihat sebagian pemilih masih menerima pemberian saat pemilu.

Selain itu, faktor kedekatan kelompok dan identitas juga masih memengaruhi pilihan politik masyarakat. Kondisi ini membuat kualitas demokrasi belum berkembang maksimal.

Ia mendorong perubahan pola pikir agar masyarakat memilih berdasarkan kapasitas calon, bukan imbalan sesaat.

Edukasi Politik Jadi Solusi Utama

Peserta forum sepakat bahwa edukasi politik dan HAM harus terus diperkuat. Mereka menilai pemahaman masyarakat menjadi kunci utama untuk memperbaiki demokrasi.

Kampanye edukasi tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi juga kampus, organisasi masyarakat, dan media. Semua pihak perlu bergerak bersama.

Dengan kerja sama ini, masyarakat diharapkan lebih sadar akan hak dan tanggung jawabnya dalam berdemokrasi.

Penutup

Diskusi HAM di Jambi menegaskan bahwa demokrasi tidak hanya soal pemilu, tetapi juga soal kesadaran masyarakat. Tantangan seperti politik uang dan konflik sosial masih perlu mendapat perhatian serius.

Jika edukasi dan kesadaran HAM terus diperkuat, kualitas demokrasi di daerah bisa tumbuh lebih sehat dan berpihak pada masyarakat.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Jambi Terbitkan Surat Edaran Atasi Polusi Udara
Pemerintah Pusat Salurkan Bantuan Armada dan 500 Sumur Bor Karhutla Jambi
Polresta Jambi Sita Ratusan Motor Balap Liar Sepanjang Agustus 2026
Perumda Tirta Mayang Bagikan Masker Gratis Saat Kualitas Udara Memburuk
Kebakaran Lahan Samping Kampus UIN STS Jambi Merambat ke Buper, Warek III Turun Langsung Pemadaman
Kebakaran Lahan Sungai Buluh Hanguskan Satu Hektare Kebun Karet
Sanggar Budaya Muaro Jambi Sabet Juara I Festival Batanghari 2026
Karhutla Tebo Memicu Lonjakan Kasus ISPA 2026, Dinas Kesehatan Minta Warga Waspada
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:05 WIB

Gubernur Jambi Terbitkan Surat Edaran Atasi Polusi Udara

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:57 WIB

Pemerintah Pusat Salurkan Bantuan Armada dan 500 Sumur Bor Karhutla Jambi

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:49 WIB

Polresta Jambi Sita Ratusan Motor Balap Liar Sepanjang Agustus 2026

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:34 WIB

Kebakaran Lahan Samping Kampus UIN STS Jambi Merambat ke Buper, Warek III Turun Langsung Pemadaman

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:30 WIB

Kebakaran Lahan Sungai Buluh Hanguskan Satu Hektare Kebun Karet

Berita Terbaru

Surat Edaran Nomor: 1835/SE/DLH-3/2026.(poto: seriusnews.id).

Daerah

Gubernur Jambi Terbitkan Surat Edaran Atasi Polusi Udara

Selasa, 25 Agu 2026 - 11:05 WIB