Hujan Deras Rendam Kota Jambi, Empat Kecamatan Terdampak Banjir

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hujan deras di Kota Jambi memicu banjir di empat kecamatan. Ratusan warga terdampak akibat genangan air dan drainase meluap.( Poto : detiksumbagsel).

Hujan deras di Kota Jambi memicu banjir di empat kecamatan. Ratusan warga terdampak akibat genangan air dan drainase meluap.( Poto : detiksumbagsel).

Jambi, oegopost.id – Banjir Kota Jambi 2026 terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak dini hari hingga pagi hari. Curah hujan yang terus berlangsung membuat saluran drainase tidak mampu menampung air, sehingga air meluap ke permukiman warga.

BPBD Kota Jambi mencatat banjir melanda empat kecamatan, sembilan kelurahan, dan 47 RT di wilayah tersebut.

“Kami mencatat empat kecamatan, sembilan kelurahan, dan 47 RT terdampak hujan dengan intensitas tinggi pagi ini,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Jambi, Doni Sumatriadi.

Air Menggenangi Jalan dan Permukiman Padat Penduduk

Genangan air merendam sejumlah kawasan permukiman, termasuk perumahan subsidi dan wilayah padat penduduk. Air juga menggenangi beberapa ruas jalan sehingga mengganggu mobilitas warga.

Warga di lokasi terdampak berupaya menyelamatkan barang-barang berharga agar tidak rusak akibat air yang masuk ke rumah. Ketinggian air bervariasi, mulai dari belasan sentimeter hingga setinggi lutut orang dewasa di titik terendah.

Baca Juga :  Merangin Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Secara Virtual

Aktivitas Warga Terganggu, Kendaraan Banyak yang Mogok

Genangan air membuat aktivitas masyarakat terhambat. Banyak pengendara kesulitan melintasi jalan yang tergenang, bahkan beberapa kendaraan roda dua mengalami mogok saat melintas.

Banjir terjadi di Kecamatan Kota Baru, Jelutung, Telanaipura, dan Alam Barajo yang menjadi wilayah terdampak utama.

Sekolah dan Fasilitas Umum Ikut Terendam

Air juga masuk ke area fasilitas pendidikan. Tiga sekolah dasar negeri, yakni SDN 98, SDN 104, dan SDN 222, ikut terdampak genangan.

Meski demikian, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa maupun kerusakan berat dalam peristiwa ini. Sebagian besar dampak berupa genangan air yang masuk ke rumah warga dan menutup akses jalan.

BPBD Lakukan Penanganan dan Pendataan di Lapangan

BPBD Kota Jambi bersama pemerintah kecamatan dan kelurahan langsung turun ke lokasi untuk memantau kondisi serta memberikan imbauan kepada warga.

Baca Juga :  Siaga Darurat Karhutla Jambi 2026 Ditetapkan, BMKG Ungkap Ancaman Kekeringan Meningkat

Petugas juga mendata wilayah terdampak dan memastikan kondisi masyarakat tetap aman. Saat ini, air mulai surut seiring hujan yang berhenti.

“Kondisi banjir mulai menurun, dan warga mulai membersihkan rumah dari lumpur serta sisa genangan,” ujar Doni.

Warga Keluhkan Drainase yang Tidak Optimal

Warga menilai hujan yang berlangsung lama membuat saluran air tidak mampu menampung debit air. Mereka juga menyebut penyumbatan drainase mempercepat meluapnya air ke permukiman.

“Air naik sangat cepat setelah hujan beberapa jam. Rumah sudah kebanjiran sejak subuh,” kata Susi, warga Alam Barajo.

Ia berharap pemerintah segera memperbaiki sistem drainase agar banjir tidak terus berulang saat musim hujan.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nobar Piala Dunia 2026 Jambi Libatkan UMKM, Pemprov Siapkan Dua Lokasi Strategis
Pemkab Merangin Bentuk Tim Terpadu, Kawasan Inti Geopark Merangin Jadi Prioritas Sterilisasi dari PETI
Pemotongan Dana Desa 2026 untuk KDMP Berdampak, Pembangunan Desa di Batang Hari Tertunda
Detik-detik Fajri Tenggelam di Sungai Tembesi, Bocah 8 Tahun Ditemukan Meninggal Setelah Pencarian
Alfin Tetapkan Pimpinan BAZNAS Kota Sungai Penuh Periode 2026–2031
Bus PO Al Hijrah Tabrak Kendaraan Parkir di Tebo, Diduga Hilang Kendali Usai Hantam Trotoar
Mantan Rektor Unja Kemas Arsyad Somad Meninggal, Dunia Pendidikan Jambi Berduka
PHI Tanam 1.000 Mangrove dan Lamun di Pulau Pari untuk Karbon Biru
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:00 WIB

Pemkab Merangin Bentuk Tim Terpadu, Kawasan Inti Geopark Merangin Jadi Prioritas Sterilisasi dari PETI

Senin, 6 Juli 2026 - 22:00 WIB

Pemotongan Dana Desa 2026 untuk KDMP Berdampak, Pembangunan Desa di Batang Hari Tertunda

Senin, 6 Juli 2026 - 21:00 WIB

Detik-detik Fajri Tenggelam di Sungai Tembesi, Bocah 8 Tahun Ditemukan Meninggal Setelah Pencarian

Senin, 6 Juli 2026 - 20:50 WIB

Alfin Tetapkan Pimpinan BAZNAS Kota Sungai Penuh Periode 2026–2031

Senin, 6 Juli 2026 - 20:23 WIB

Bus PO Al Hijrah Tabrak Kendaraan Parkir di Tebo, Diduga Hilang Kendali Usai Hantam Trotoar

Berita Terbaru