Gudang Diduga Solar Ilegal di Bungo Jadi Sorotan Warga

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 22 Mei 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi gudang yang diduga menjadi lokasi penimbunan BBM jenis solar ilegal di kawasan Jalan Lingkar Muara Bungo. ( Poto : istimewa ).

Kondisi gudang yang diduga menjadi lokasi penimbunan BBM jenis solar ilegal di kawasan Jalan Lingkar Muara Bungo. ( Poto : istimewa ).

Muaro Bungo, oegopost.id – Warga menyoroti aktivitas penimbunan solar ilegal Bungo di sebuah gudang kawasan Jalan Lingkar Muara Bungo yang masih aktif menyimpan dan menyalurkan BBM jenis solar ke sejumlah wilayah sekitar.

Aktivitas Gudang di Tengah Permukiman

Warga di sekitar Kabupaten Bungo melihat lalu lintas kendaraan dari sebuah gudang di dekat Muara Bungo.

Lokasi itu tertutup pagar seng, tetapi warga tetap melihat aktivitas di dalamnya. Dari luar, terlihat tangki besar, drum, dan tandon yang diduga dipakai untuk menyimpan solar.

Seorang warga berinisial RK menyebut aktivitas itu sudah berjalan lama tanpa perubahan.

“Setiap hari kendaraan keluar masuk. Aktivitasnya sudah lama seperti itu,” ujar RK, Jumat (22/05/2026).

Kendaraan Rutin Masuk dan Keluar

Warga mencatat truk tangki dan mobil kecil sering datang ke lokasi tersebut. Sopir kemudian mengisi BBM sebelum meninggalkan area gudang.

Baca Juga :  Harga Pertamax Naik, Pengguna Kendaraan di Batang Hari Mulai Beralih ke Pertalite

Warga sekitar juga mengaitkan kegiatan itu dengan seorang pengusaha berinisial Kiki yang disebut mengelola lokasi tersebut.

Hingga kini, belum ada penjelasan resmi mengenai status legal kegiatan di gudang itu.

Solar Mengalir ke Beberapa Daerah

Informasi warga menyebut solar dari gudang itu mengalir ke sejumlah wilayah, termasuk Batu Kerbau dan Limbur Lubuk Mengkuang.

Solar tersebut diduga digunakan untuk mendukung operasional alat berat, termasuk aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI).

Seorang sopir mengaku hanya menjalankan tugas pengambilan BBM.

“Saya ambil minyak di sini, lalu bawa ke Batu Kerbau untuk alat berat,” katanya singkat.

Harga Murah Picu Permintaan

Warga menyebut harga solar di lokasi itu lebih rendah dibanding pasar ilegal lain, sekitar Rp15 ribu per liter atau Rp500 ribu per galon.

Baca Juga :  UNSRI Dorong Penanganan Kasus Dokter Myta Dilakukan Secara Objektif

Harga tersebut membuat permintaan tetap berjalan dari beberapa wilayah sekitar.

Kondisi ini juga menimbulkan kekhawatiran karena bisa mengganggu distribusi BBM resmi.

Warga Desak Pengawasan

Sebuah mobil tangki berwarna biru putih terlihat keluar masuk lokasi dan membawa BBM dari luar daerah.

Warga menilai aktivitas itu berlangsung terbuka dan meminta aparat segera melakukan pengecekan langsung di lapangan.

“Kalau melanggar aturan, harus segera di tindak,” ujar warga lainnya.

Hingga kini, aparat belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan aktivitas tersebut.

Penutup

Dugaan penimbunan solar ilegal di Bungo kembali menarik perhatian warga. Mereka berharap aparat segera turun tangan agar distribusi BBM berjalan sesuai aturan dan tidak merugikan masyarakat.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sukses Tata Layanan Dasar, Sungai Penuh Jadi Kiblat Transformasi Puskesmas Sarolangun
Kabut Asap Mengancam, Aliansi Mahasiswa Jambi Bersiap Geruduk Kantor Gubernur
BMKG Prakirakan Awal Musim Hujan Kota Sungai Penuh Mundur November 2026
Kualitas Udara Jambi Masuk Kategori Berbahaya Usai AQI Tembus Angka 644
Wujud Kepedulian Pemimpin Daerah: Wako Alfin Serahkan Langsung Bantuan Korban Kebakaran Pasar Baru
Pesan Penting Pembimas Kristen Kemenag Jambi: Kejar Hikmat Bukan Harta Jabatan
Kanwil Kemenag Jambi Evaluasi Kinerja Triwulan III Demi Pelayanan Publik Berdampak
Kontingen Jambi Raih Prestasi Gemilang di PPSN VI 2026
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Sukses Tata Layanan Dasar, Sungai Penuh Jadi Kiblat Transformasi Puskesmas Sarolangun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Kabut Asap Mengancam, Aliansi Mahasiswa Jambi Bersiap Geruduk Kantor Gubernur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:10 WIB

BMKG Prakirakan Awal Musim Hujan Kota Sungai Penuh Mundur November 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Kualitas Udara Jambi Masuk Kategori Berbahaya Usai AQI Tembus Angka 644

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Wujud Kepedulian Pemimpin Daerah: Wako Alfin Serahkan Langsung Bantuan Korban Kebakaran Pasar Baru

Berita Terbaru

Ilustrasi Pegadaian.(poto: istimewa).

Ekonomi

Pegadaian Luncurkan Gadai Bebas Sewa Modal Tanpa Bunga

Kamis, 8 Okt 2026 - 13:37 WIB