Puasa Tarwiyah dan Arafah, Ini Perbedaan, Keutamaan, dan Mana yang Lebih Utama

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 14 Mei 2026 - 05:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puasa Tarwiyah dan Arafah menjadi amalan sunnah penting di bulan Dzulhijjah. Ketahui perbedaan, keutamaan, dan puasa yang lebih dianjurkan menurut ulama.( Poto : chatGPT ).

Puasa Tarwiyah dan Arafah menjadi amalan sunnah penting di bulan Dzulhijjah. Ketahui perbedaan, keutamaan, dan puasa yang lebih dianjurkan menurut ulama.( Poto : chatGPT ).

Jakarta, oegopost.id – Menjelang Hari Raya Idul Adha, umat Islam mulai mempersiapkan berbagai amalan sunnah seperti puasa Tarwiyah dan puasa Arafah di bulan Dzulhijjah.

Dua ibadah yang paling sering menjadi pembahasan ialah puasa Tarwiyah dan puasa Arafah. Keduanya sama-sama membawa pahala besar dan memiliki keutamaan istimewa.

Meski begitu, masih banyak orang yang belum memahami perbedaan puasa Tarwiyah dan Arafah.

Sebagian umat Muslim juga bertanya tentang puasa yang sebaiknya diprioritaskan ketika hanya mampu menjalankan salah satunya.

Puasa Tarwiyah Dilaksanakan pada 8 Dzulhijjah

Umat Islam menjalankan puasa Tarwiyah pada tanggal 8 Dzulhijjah, tepat sehari sebelum puasa Arafah dan dua hari sebelum Idul Adha.

Istilah Tarwiyah berasal dari kata “rawwaya” yang berarti menyiapkan bekal air.

Pada masa lalu, para jamaah haji menyiapkan persediaan air sebelum berangkat menuju Padang Arafah. Tradisi itu kemudian melahirkan sebutan hari Tarwiyah.

Para ulama mendorong umat Islam untuk menjalankan puasa ini sebagai bagian dari amalan sunnah di sepuluh hari pertama Dzulhijjah.

Baca Juga :  ciri hewan kurban yang baik menurut islam: Syarat Lengkap Hewan Kurban dan Aqiqah

Rasulullah SAW juga menjelaskan bahwa Allah SWT sangat mencintai amal saleh yang umat Muslim lakukan pada hari-hari tersebut.

Walau sebagian ulama menilai hadis khusus tentang puasa Tarwiyah kurang kuat, mereka tetap menganjurkan puasa ini karena masuk dalam keutamaan ibadah awal Dzulhijjah.

Puasa Arafah Memiliki Keutamaan Sangat Besar

Umat Islam melaksanakan puasa Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah. Pada hari itu, jutaan jamaah haji menjalani wukuf di Padang Arafah.

Rasulullah SAW menjelaskan langsung keutamaan puasa Arafah melalui hadis riwayat Muslim. Beliau menyebut puasa Arafah dapat menghapus dosa setahun sebelumnya dan setahun setelahnya.

Keutamaan tersebut membuat banyak ulama menempatkan puasa Arafah sebagai sunnah muakkad atau sunnah yang sangat dianjurkan. Karena itu, umat Islam di berbagai negara berusaha menjalankan puasa ini setiap tahun.

Perbedaan Puasa Tarwiyah dan Arafah

Kedua puasa sunnah ini memiliki beberapa perbedaan penting. Umat Islam menjalankan puasa Tarwiyah pada 8 Dzulhijjah, sedangkan puasa Arafah berlangsung pada 9 Dzulhijjah.

Selain itu, puasa Arafah memiliki dalil yang lebih kuat karena Rasulullah SAW menyebut langsung keutamaannya dalam hadis shahih.

Baca Juga :  Pertamina Jaga Stok BBM dan LPG Aman Jelang Idul Adha

Sementara itu, puasa Tarwiyah lebih mengacu pada keutamaan umum amalan di awal Dzulhijjah.

Dari sisi keutamaan, puasa Arafah juga menempati posisi lebih tinggi karena Allah SWT menjanjikan penghapusan dosa selama dua tahun bagi orang yang menjalankannya dengan ikhlas.

Mana yang Harus Diprioritaskan?

Para ulama sepakat bahwa puasa Arafah memiliki keutamaan lebih besar daripada puasa Tarwiyah.

Karena itu, umat Islam sebaiknya memprioritaskan puasa Arafah ketika hanya memiliki kesempatan menjalankan satu puasa.

Namun, umat Muslim tetap bisa memperoleh keutamaan yang lebih lengkap dengan menjalankan puasa Tarwiyah dan Arafah secara berurutan.

Kesimpulan

Puasa Tarwiyah membantu umat Islam mempersiapkan diri menyambut hari besar, sedangkan puasa Arafah menghadirkan keutamaan luar biasa berupa penghapusan dosa selama dua tahun.

Karena kesempatan ini hanya hadir setahun sekali, umat Islam sebaiknya memanfaatkan bulan Dzulhijjah untuk memperbanyak ibadah, meningkatkan amal saleh, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

30 Guru Agama Ikuti Pelatihan Metode Baca Al Quran 30 Menit di Sungai Penuh
Doa Bersama Lintas Agama Awali Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jambi Teguhkan Semangat Pengabdian
UIN Jambi Jalin Kerja Sama Krirk University Bangkok, Fokus Riset Halal dan Akademik Internasional
MTQ Mahasiswa Nasional 2026 di UNJA Tarik 255 Peserta, 56 Finalis Berebut Gelar Terbaik
Pengajian Akbar Rimbo Bujang Dihadiri Ribuan Jamaah, Ustaz Abdul Somad Tekankan Iman dan Persatuan
Bupati Batang Hari Hadiri Haflah Akhirussanah Ponpes Zulhijjah, Tekankan Pendidikan Karakter Santri
Gubernur Al Haris Tekankan Peran Pesantren dalam Mencetak Generasi Berakhlak di Muaro Jambi
Ribuan Karyawan PTPN IV Regional IV Gelar Zikir Akbar Sambut 1 Muharram 1448 H di Jambi–Sumbar
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 11:00 WIB

30 Guru Agama Ikuti Pelatihan Metode Baca Al Quran 30 Menit di Sungai Penuh

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:30 WIB

Doa Bersama Lintas Agama Awali Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jambi Teguhkan Semangat Pengabdian

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:00 WIB

UIN Jambi Jalin Kerja Sama Krirk University Bangkok, Fokus Riset Halal dan Akademik Internasional

Kamis, 25 Juni 2026 - 23:00 WIB

MTQ Mahasiswa Nasional 2026 di UNJA Tarik 255 Peserta, 56 Finalis Berebut Gelar Terbaik

Senin, 22 Juni 2026 - 21:00 WIB

Pengajian Akbar Rimbo Bujang Dihadiri Ribuan Jamaah, Ustaz Abdul Somad Tekankan Iman dan Persatuan

Berita Terbaru

Sepanjang Mei 2026, Provinsi Jambi membukukan nilai ekspor sebesar US$194,72 juta. Nilai itu turun 5,27 persen dari US$205,55 juta pada April 2026.( ilustrasi poto : istimewa)

Bisnis

Ekspor Batu Bara Jambi Anjlok 81,78 Persen hingga Mei 2026

Selasa, 7 Jul 2026 - 21:00 WIB