Jemaah Haid Tetap Bisa Jalankan Tawaf Ifadah, Ini Solusinya

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jemaah haid tawaf ifadah tetap bisa menjalankan ibadah dengan sah. Simak solusi dan keringanan fikih bagi perempuan saat haid dalam pelaksanaan haji.( Poto : HIMPUH NEWS ).

Jemaah haid tawaf ifadah tetap bisa menjalankan ibadah dengan sah. Simak solusi dan keringanan fikih bagi perempuan saat haid dalam pelaksanaan haji.( Poto : HIMPUH NEWS ).

Jakarta, oegopost.id – Masalah haid saat haji sering membuat jemaah perempuan khawatir, terutama ketika jadwalnya bertepatan dengan tawaf ifadah.

Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menegaskan bahwa syariat Islam memberi kemudahan agar jemaah tetap bisa menjalankan ibadah dengan sah.

Kepala Seksi Bimbingan Ibadah dan KBIHU Daerah Kerja Makkah, Erti Herlina, menyampaikan bahwa ulama telah menyusun berbagai solusi untuk membantu jemaah perempuan menghadapi kondisi tersebut.

Ia menegaskan bahwa tawaf ifadah merupakan rukun haji yang mensyaratkan kesucian.

Namun, ulama menghadirkan pilihan hukum agar jemaah tetap bisa menyesuaikan ibadah dengan kondisi yang dihadapi.

Tiga Pilihan Solusi bagi Jemaah Perempuan

PPIH Arab Saudi menawarkan tiga langkah yang bisa langsung dipilih jemaah sesuai situasi di lapangan.

Baca Juga :  Makna Ujian Hidup: Cara Allah Meningkatkan Derajat Hamba-Nya

Jemaah dapat menunda tawaf ifadah sampai kondisi benar-benar suci. Pilihan ini menjadi opsi utama jika masa tinggal di Makkah masih cukup panjang.

Memanfaatkan Jeda Haid

Jemaah bisa memanfaatkan jeda ketika darah berhenti untuk segera melaksanakan tawaf. Cara ini membantu jemaah yang memiliki waktu terbatas.

Mengambil Keringanan Saat Mendesak

Jemaah tetap bisa melaksanakan tawaf dalam kondisi sangat mendesak, seperti jadwal kepulangan yang sudah dekat.

Dalam situasi ini, jemaah perlu menggunakan pelindung agar darah tidak merembes.

Baca Juga :  Kemenhaj Jambi Bangun Layanan Haji Ramah Lansia untuk 2026

Penyesuaian Niat Ibadah Sejak Awal

PPIH juga memberi solusi bagi jemaah yang mengalami haid sejak tiba di Makkah.

Jemaah bisa mengubah niat dari haji tamattu menjadi haji qiran agar tetap dapat mengikuti seluruh rangkaian ibadah.

Langkah ini membantu jemaah menjalankan ibadah tanpa hambatan berarti.

Imbauan Penting untuk Jemaah

Erti Herlina mengingatkan jemaah perempuan untuk mencatat siklus haid secara mandiri. Ia juga meminta jemaah berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat penunda haid.

Ia menegaskan bahwa haid merupakan ketetapan dari Allah. Namun, setiap jemaah tetap bisa menjalankan ibadah haji dengan baik karena syariat telah memberikan kemudahan.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ikhlas, Riya, dan Ilmu dalam Perspektif Kitab Miftahul Khitabah
Makna Kurban dalam Idul Adha: Ibadah, Kemanusiaan, dan Ketakwaan
Makna Ujian Hidup: Cara Allah Meningkatkan Derajat Hamba-Nya
Tips Memilih Hewan Kurban Sehat Sesuai Syariat Islam
Daging Kurban Boleh Dimakan Berapa Banyak oleh Orang yang Berkurban? Ini Penjelasannya
Puasa Arafah : Jadwal, Niat, Tata Cara, dan Keutamaannya
Air Zamzam Tidak Pernah Kering, Ini Rahasia di Baliknya Meski Diambil 660 Liter per Menit
Kedudukan Tawaf dalam Ibadah Haji dan Umrah
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:00 WIB

Jemaah Haid Tetap Bisa Jalankan Tawaf Ifadah, Ini Solusinya

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:00 WIB

Ikhlas, Riya, dan Ilmu dalam Perspektif Kitab Miftahul Khitabah

Selasa, 5 Mei 2026 - 05:56 WIB

Makna Kurban dalam Idul Adha: Ibadah, Kemanusiaan, dan Ketakwaan

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:00 WIB

Makna Ujian Hidup: Cara Allah Meningkatkan Derajat Hamba-Nya

Rabu, 29 April 2026 - 19:00 WIB

Tips Memilih Hewan Kurban Sehat Sesuai Syariat Islam

Berita Terbaru