Oegopost.id–Korea Selatan kembali menghadirkan teknologi terbaru berupa Samsung yang dinantikan penggemarnya di seluruh dunia. Kali ini anda dimanjakan dengan penampilan menarik dan vitur istimewa.
Raksasa teknologi asal Korea Selatan, Samsung Electronics kembali meramaikan pasar smartphone kelas menengah dengan menghadirkan Samsung Galaxy A57 5G pada 2026. Kehadiran ponsel ini langsung menarik perhatian karena digadang-gadang membawa peningkatan signifikan dibanding pendahulunya, Samsung Galaxy A55 yang cukup populer di Indonesia pada 2024–2025.
Banyak pengguna pun mulai membandingkan kedua perangkat tersebut untuk mengetahui apakah peningkatan yang ditawarkan Galaxy A57 benar-benar layak untuk upgrade. Mulai dari desain, performa, layar, kamera hingga baterai, Galaxy A57 hadir dengan sejumlah pembaruan penting.
Desain Lebih Tipis dan Premium
Dari sisi desain, Galaxy A57 tampil lebih modern dan premium. Ponsel ini memiliki ketebalan sekitar 6,9 mm, lebih tipis dibanding Galaxy A55 yang berada di kisaran 7,6 mm.
Tidak hanya lebih ramping, material bodinya juga mengalami peningkatan. Jika Galaxy A55 masih menggunakan kombinasi plastik premium, Galaxy A57 sudah mengusung frame metal dengan bagian belakang berbahan kaca, sehingga terasa lebih kokoh dan elegan.
Samsung juga menghadirkan pilihan warna baru yang lebih segar, seperti Midnight Black, Sky Blue, dan Pearl White.
Performa Lebih Kencang dengan Chipset Baru
Perbedaan paling mencolok ada pada sektor dapur pacu.
Galaxy A55 ditenagai chipset Exynos 1480, sedangkan Galaxy A57 menggunakan Exynos 1680 yang diklaim lebih efisien dan bertenaga.
Peningkatan ini membuat pengalaman gaming, multitasking, hingga penggunaan aplikasi berat terasa lebih lancar.
Untuk mendukung performa tersebut, Galaxy A57 juga menawarkan konfigurasi memori lebih besar:
-
Galaxy A55: RAM 6GB dan 8GB
-
Galaxy A57: RAM 8GB dan 12GB
Sementara penyimpanan internalnya meningkat menjadi 128GB dan 256GB, memberikan ruang lebih luas bagi pengguna.
Layar Lebih Luas dan Mendukung HDR10+
Pada sektor layar, keduanya sama-sama menggunakan panel Super AMOLED dengan refresh rate 120Hz.
Namun Galaxy A57 hadir dengan layar sedikit lebih besar, yakni 6,7 inci, dibanding Galaxy A55 yang memiliki layar 6,6 inci.
Selain itu, Galaxy A57 juga sudah mendukung HDR10+, sehingga kualitas tampilan menjadi lebih tajam, warna lebih hidup, dan pengalaman menonton film atau bermain game terasa lebih imersif.
Kamera Lebih Tajam dan Stabil
Bagi pengguna yang gemar membuat konten foto maupun video, Galaxy A57 juga membawa peningkatan pada sektor kamera.
Galaxy A55 memiliki konfigurasi kamera:
-
Kamera utama 50MP
-
Ultra-wide 12MP
-
Makro 5MP
-
Kamera depan 32MP
Sementara Galaxy A57 menawarkan:
-
Kamera utama 64MP dengan OIS
-
Ultra-wide 12MP
-
Makro 5MP
-
Kamera depan 32MP dengan perekaman video 4K
Dengan adanya fitur Optical Image Stabilization (OIS), hasil foto dan video pada Galaxy A57 menjadi lebih stabil dan tajam.
Baterai Sama, Pengisian Daya Lebih Cepat
Kedua ponsel ini sama-sama dibekali baterai 5.000 mAh yang cukup besar untuk penggunaan seharian.
Namun Galaxy A57 memiliki keunggulan pada teknologi pengisian daya. Jika Galaxy A55 hanya mendukung fast charging 25W, Galaxy A57 sudah mendukung fast charging 45W.
Dengan teknologi tersebut, baterai Galaxy A57 diklaim bisa terisi hingga sekitar 70 persen dalam waktu 30 menit.
Harga Samsung Galaxy A57 5G
Saat pertama kali dirilis di Indonesia, Galaxy A55 dijual dengan harga sekitar Rp5,5 juta hingga Rp6 juta.
Sementara itu, Galaxy A57 hadir dengan harga:
-
Rp6,4 juta untuk varian 8GB/128GB
-
Rp7,5 juta untuk varian 12GB/256GB
Meski mengalami kenaikan harga, peningkatan fitur dan performa yang dibawa Galaxy A57 dinilai cukup sepadan.
Layak Upgrade atau Tidak?
Secara keseluruhan, Galaxy A57 membawa banyak peningkatan dibanding Galaxy A55. Mulai dari desain lebih premium, chipset lebih kencang, layar HDR10+, kamera 64MP dengan OIS, hingga fast charging 45W.
Bagi pengguna Galaxy A55 yang membutuhkan performa lebih tinggi, upgrade ke Galaxy A57 bisa menjadi pilihan menarik. Namun untuk penggunaan ringan seperti media sosial, browsing, atau streaming, Galaxy A55 sebenarnya masih cukup mumpuni.
Dengan spesifikasi yang lebih kuat dan harga yang masih kompetitif, Galaxy A57 diprediksi akan menjadi salah satu smartphone kelas menengah yang cukup diminati di Indonesia pada 2026. ***









