DPW IAEI Jambi 2026–2031 Resmi Dilantik, Al Haris Dorong Ekonomi Syariah

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 4 Juni 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jambi Al Haris menghadiri Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (DPW IAEI) Jambi periode 2026–2031( poto : bicarajambi.com )

Gubernur Jambi Al Haris menghadiri Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (DPW IAEI) Jambi periode 2026–2031( poto : bicarajambi.com )

Jambi, oegopost.id – Pelantikan pengurus Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia ( DPW IAEI ) Jambi periode 2026–2031 menjadi langkah awal penguatan ekonomi syariah Jambi. Agenda tersebut berlangsung di auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Rabu (3/6/2026), dan mempertemukan unsur pemerintah, regulator, akademisi, serta pelaku ekonomi syariah.

Gubernur Jambi Al Haris menghadiri langsung kegiatan tersebut bersama Sekretaris Jenderal IAEI Pusat Sutan Emir Hidayat, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi Mahbud Dariyanto, Rektor UIN, Kepala Bank Indonesia, Kepala OJK, dan tamu undangan lainnya.

Dalam periode kepengurusan 2026–2031, Dr Rafidah memimpin DPW IAEI Jambi. Kepengurusan baru ini membawa harapan untuk memperluas pemahaman dan praktik ekonomi syariah di tengah masyarakat.

Al Haris Dorong IAEI Bergerak Lebih Aktif

Al Haris menegaskan bahwa pengurus baru memegang peran penting dalam memperkuat pembangunan ekonomi berbasis syariah di Jambi.

Menurutnya, perubahan ekonomi global menuntut hadirnya sistem ekonomi yang mampu menjaga keseimbangan antara pertumbuhan, keadilan, dan manfaat sosial.

“Dengan perkembangan ekonomi dan tantangan global hari ini, kita membutuhkan manajemen ekonomi Islam yang syariah. Jambi ini mayoritas penduduknya Islam, dan ini menjadi modal besar bagi kita,” ujar Al Haris.

Baca Juga :  Sambal Terong Khas Padang, Sajian Pedas Gurih yang Menggugah Selera

Ia juga menekankan bahwa ekonomi syariah terbuka bagi semua pelaku usaha. Siapa pun dapat menerapkannya selama menjalankan prinsip yang benar, adil, dan memberi manfaat.

Jambi Punya Peluang Besar Mengembangkan Ekonomi Syariah

Al Haris melihat banyak sektor di Jambi yang dapat tumbuh melalui pendekatan ekonomi syariah. Sektor pertanian, perdagangan, UMKM, hingga usaha masyarakat desa dinilai memiliki peluang besar.

Namun, ia menilai sebagian pelaku usaha masih belum memahami penerapan ekonomi syariah secara menyeluruh. Karena itu, ia meminta IAEI Jambi turun langsung memberikan pendampingan dan edukasi.

“Tugas pengurus ini bagaimana memberikan edukasi. Banyak usaha di desa yang masih berjalan dengan pola lama. Ke depan, kita ingin usaha-usaha ini dijalankan dengan benar, sesuai syariat, dan keuntungannya berdampak bagi umat,” katanya.

Pemerintah, BI, dan OJK Siapkan Dukungan

Al Haris menyampaikan bahwa pemerintah daerah bersama Bank Indonesia, OJK, dan pengurus pusat siap memperkuat ekosistem ekonomi syariah di Jambi.

Ia meminta kepengurusan baru segera menyusun agenda kerja dan menghadirkan program yang memberi dampak langsung bagi masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Al Haris juga menyoroti peluang pembentukan Badan Usaha Syariah di Jambi. Ia menilai gagasan tersebut menarik untuk dikembangkan, meski tetap membutuhkan kajian lebih lanjut.

Baca Juga :  Bank Mandiri Proyeksikan Ekonomi RI Tumbuh 5,2 Persen pada 2026

“Saya tertarik dengan pemikiran apakah Jambi sudah layak membentuk Badan Usaha Syariah. Tapi ini perlu kajian ke depan,” ujarnya.

Ekonomi Syariah Dinilai Makin Relevan

Al Haris menilai perkembangan teknologi, digitalisasi transaksi, kecerdasan buatan, dan perubahan ekonomi global terus mengubah cara masyarakat menjalankan aktivitas ekonomi.

Menurutnya, perubahan tersebut juga memunculkan tantangan berupa kesenjangan ekonomi, praktik usaha yang menjauh dari nilai moral, dan pola konsumsi yang semakin tinggi.

Karena itu, ia memandang ekonomi Islam dapat menghadirkan sistem ekonomi yang lebih seimbang, stabil, dan memberi manfaat yang lebih luas.

Al Haris turut mengapresiasi langkah Bank Indonesia yang terus mendorong kegiatan ekonomi syariah, termasuk melalui Seginjai Fest. Selain itu, ia berharap OJK terus memperkuat pendampingan dan arah kebijakan ekonomi syariah di Jambi.

Menutup sambutannya, Al Haris menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus DPW IAEI Jambi dan meminta mereka segera menunjukkan kerja nyata.

“Selamat kepada pengurus yang dilantik. Saya menunggu action-nya,” tutupnya.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur Al Haris Buka HLM TP2DD 2026, Dorong Digitalisasi Ekonomi dan Wisata Muaro Jambi
BI Jambi Gelar Gentala Arasi 2026 di Muaro Jambi Dorong Ekonomi Digital
Dosen UNJA Pelopori Pelatihan Olahan Jamur Tiram untuk Tingkatkan Ekonomi Warga Legok Jambi
Ekspor Karet Provinsi Jambi Melonjak Melesat Pada Juni 2026
IPH Kabupaten Merangin Turun Minus 0,73 Persen Pada Pekan Kelima Juli 2026
BPS Jambi Catat Inflasi Tahunan Juli 2026 Sebesar 3,25 Persen, Ekonomi Tetap Terkendali
Revitalisasi Sungai Batang Hari Tingkatkan Ekonomi Jambi
Sekda Muaro Jambi Hadiri Pembukaan Festival Budaya Pusparagam Negeriku
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 11:45 WIB

Gubernur Al Haris Buka HLM TP2DD 2026, Dorong Digitalisasi Ekonomi dan Wisata Muaro Jambi

Rabu, 2 September 2026 - 09:30 WIB

BI Jambi Gelar Gentala Arasi 2026 di Muaro Jambi Dorong Ekonomi Digital

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 10:02 WIB

Dosen UNJA Pelopori Pelatihan Olahan Jamur Tiram untuk Tingkatkan Ekonomi Warga Legok Jambi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Ekspor Karet Provinsi Jambi Melonjak Melesat Pada Juni 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 05:00 WIB

IPH Kabupaten Merangin Turun Minus 0,73 Persen Pada Pekan Kelima Juli 2026

Berita Terbaru