KERINCI, Oegopost.id – Pemerintah Desa Bukit Pulai menyelesaikan proyek perkuatan tebing di jalur utama pertanian warga. Langkah sigap ini mengamankan akses vital persawahan dan perkebunan dari ancaman longsor parah.
Petugas memasang struktur kawat bronjong penahan tanah di sejumlah titik rawan erosi. Tebing yang tadinya curam kini berdiri kokoh dan melindungi para pengguna jalan.
Struktur baru ini memberikan ketenangan bagi warga yang mengandalkan sektor pertanian. Kendaraan pengangkut hasil bumi kini bisa melintas setiap hari tanpa rasa waswas.
Pemdes Pakai Skema Padat Karya Tunai
Curah hujan tinggi selama beberapa bulan terakhir sempat mengikis badan jalan secara agresif. Kondisi tanah yang labil membuat truk pengangkut kelapa sawit sering kesulitan melintas karena jalan ambles.
Pemerintah desa lantas menjadikan perbaikan infrastruktur ini sebagai prioritas pembangunan fisik. Penundaan perbaikan berisiko memutus total akses ekonomi warga dan melambungkan biaya angkut komoditas.
Pengerjaan bronjong ini melibatkan partisipasi aktif masyarakat lokal secara langsung. Pemdes menerapkan skema padat karya tunai agar anggaran proyek langsung mendongkrak pendapatan warga setempat.
Pemasangan susunan batu dalam kawat anyam terbukti ampuh menahan tekanan tanah di tepi lereng. Fondasi bronjong yang rapat mampu menahan hantaman air hujan secara langsung.
Proyek ini juga memperlebar ruang gerak kendaraan di area jalan yang sebelumnya menyempit. Petani kini bisa membawa muatan berat dengan aman meskipun cuaca sedang buruk.
Pemerintah Desa Bukit Pulai berkomitmen memantau ketahanan fisik bronjong secara berkala. Perawatan rutin ini memastikan infrastruktur pertanian tersebut bertahan lama untuk mendukung kesejahteraan warga.(***)









