Rombongan Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, Basarnas Sisir Perairan Anak Krakatau

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 9 September 2026 - 09:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deputi Operasi Basarnas Edy Prakoso (kiri) mengonfirmasi insiden maritim ini saat memberikan keterangan di Jakarta pada Selasa malam.(ist).

Deputi Operasi Basarnas Edy Prakoso (kiri) mengonfirmasi insiden maritim ini saat memberikan keterangan di Jakarta pada Selasa malam.(ist).

Jakarta, oegopost.idTim SAR gabungan langsung mengerahkan personel untuk mencari kapal rombongan jurnalis hilang kontak di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten. Petugas Basarnas menyisir titik koordinat duga guna menemukan keberadaan kapal cepat tersebut.

Deputi Operasi Basarnas Edy Prakoso mengonfirmasi insiden maritim ini saat memberikan keterangan di Jakarta pada Selasa malam. Beliau menyampaikan rasa keprihatinan yang mendalam atas musibah yang menimpa para insan pers tersebut.

Pihaknya memastikan seluruh tim gabungan terus bekerja maksimal di lapangan untuk melakukan penyisiran. Petugas menjadwalkan operasi pencarian lanjutan pada Rabu pagi guna mengoptimalkan upaya penyelamatan.

Tantangan Penyisiran Di Area Gunung Anak Krakatau

Proses pencarian di perairan Banten ini menghadapi hambatan cukup berat dari kondisi alam setempat. Aktivitas Gunung Anak Krakatau yang masih aktif dan fluktuatif menjadi ancaman keselamatan bagi para penolong.

Edy menjelaskan bahwa perairan di sekitar gunung api tersebut sewaktu-waktu dapat menyemburkan material berbahaya. Oleh karena itu, seluruh personel di lapangan wajib mengedepankan aspek kehati-hatian selama bertugas.

Baca Juga :  Kemnaker Turun ke Epson, Ini Dugaan yang Diselidiki

Berdasarkan data Kantor SAR Banten, speedboat tersebut bertolak dari Dermaga Pagedongan, Carita, pada Senin (7/9) pukul 14.00 WIB. Para wartawan berencana meliput perkembangan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau langsung dari perairan.

Komunikasi terakhir para korban tercatat pada pukul 14.42 WIB saat mengirimkan share location kepada rekan media di Lampung. Namun, kapal mendadak hilang kontak pada pukul 15.04 WIB di koordinat duga 6°14’40.52″S 105°40’49.48″T.

Perluasan Jangkauan Armada Kapal Penyelamat Kantor Banten

Kepala Kantor SAR Banten Zainal Arifin mengabarkan bahwa tim penolong telah bergerak menyisir Pulau Krakatau hingga Pulau Panjang. Sayangnya, penyisiran yang berlangsung hingga Selasa pukul 18.15 WIB tersebut masih membuahkan hasil nihil.

Zainal merencanakan perluasan jangkauan area pencarian pada rute Carita menuju Gunung Anak Krakatau. Langkah ini diambil setelah tim menganalisis rute perjalanan awal kapal cepat tersebut.

Baca Juga :  Selat Malaka Jalur Perdagangan Makin Penting di Tengah Ancaman Gangguan Jalur Energi

Basarnas mengerahkan sejumlah armada utama seperti KN SAR Tatuka dan Rigid Inflatable Boat (RIB) Banten. Tim penyelamat juga membawa peralatan SAR air lengkap, perangkat medis, serta alat komunikasi canggih.

Operasi besar ini turut melibatkan personel Polairud Polda Banten untuk memperkuat jangkauan penyisiran laut. Sinergi antarlembaga ini diharapkan dapat mempercepat penemuan keberadaan kapal beserta seluruh penumpangnya.

Data sementara Basarnas mencatat sedikitnya ada tujuh orang penumpang yang masuk dalam daftar pencarian. Rombongan tersebut terdiri dari para jurnalis media nasional serta pewarta foto berita.

Daftar korban hilang meliputi M Bagus Khoirunnas (LKBN ANTARA), Ari Basuki (Merdeka), Yudhis (iNews), Daus (Anadolu), dan Donal (pewarta lepas). Sementara itu, dua orang penumpang lainnya masih menjalani proses pendataan identitas oleh petugas.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkot Sungai Penuh Raih Pemimpin Daerah Award 2026 Kategori Inovasi Daerah
KPU RI Tegaskan Pelaksanaan PAW Anggota DPRD Wajib Berpedoman pada UU Pemda
Gubernur NTB dan NTT Tinjau Bantuan Gempa Manggarai Timur di Posko Pengungsian
Kebakaran Desa Adat Sade Lombok: Gubernur NTB Tinjau Langsung Penanganan Darurat
Nuzran Joher Resmi Jadi Ketua Ombudsman RI Masa Jabatan 2026–2031
Achmad Fachri Mubarok, Siswa SMKN 1 Jambi Jadi Komandan Kelompok 8 Paskibraka Nasional 2026
Evakuasi Korban Terjebak Gempa NTT Terus Berjalan
Akses Jalan NTT Tertutup Longsor, BNPB Kerahkan Helikopter dan Starlink
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 09:08 WIB

Rombongan Jurnalis Hilang Kontak di Selat Sunda, Basarnas Sisir Perairan Anak Krakatau

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:18 WIB

Pemkot Sungai Penuh Raih Pemimpin Daerah Award 2026 Kategori Inovasi Daerah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:57 WIB

KPU RI Tegaskan Pelaksanaan PAW Anggota DPRD Wajib Berpedoman pada UU Pemda

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:20 WIB

Gubernur NTB dan NTT Tinjau Bantuan Gempa Manggarai Timur di Posko Pengungsian

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:09 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade Lombok: Gubernur NTB Tinjau Langsung Penanganan Darurat

Berita Terbaru