Kemnaker Turun ke Epson, Ini Dugaan yang Diselidiki

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi damai dari Federasi Serikat Pekerja Global Indonesia yang digelar di Jakarta, Senin (25/5/2026).( Poto : Biro Humas Kemnaker )

Aksi damai dari Federasi Serikat Pekerja Global Indonesia yang digelar di Jakarta, Senin (25/5/2026).( Poto : Biro Humas Kemnaker )

Jakarta, oegopost.id – Kemnaker turunkan tim Epson ke PT Indonesian Epson Industry untuk menindaklanjuti dugaan pelanggaran ketenagakerjaan setelah aksi serikat pekerja di Jakarta.

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) langsung bergerak menindaklanjuti aksi damai dari Federasi Serikat Pekerja Global Indonesia yang digelar di Jakarta, Senin (25/5/2026).

Perwakilan pekerja menyampaikan berbagai keluhan terkait hubungan industrial di PT Indonesian Epson Industry. Mereka meminta pemerintah turun tangan karena menilai ada sejumlah masalah yang belum selesai.

Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor mengatakan pihaknya sudah menerima langsung aspirasi tersebut.

“Kami sudah mendengar seluruh masukan dari teman-teman serikat pekerja. Kami akan menurunkan tim khusus dan pengawas untuk melihat langsung kondisi di lapangan,” ujarnya.

Dugaan Pelanggaran Jadi Sorotan

Serikat pekerja menyoroti dugaan praktik union busting yang dianggap merugikan pekerja dan melemahkan serikat.

Baca Juga :  Resmi! Jampidsus Febrie Adriansyah Mengundurkan Diri Usai Kasus Penggeledahan Rumah Sentul

Mereka juga mempertanyakan penerapan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) yang di nilai tidak sesuai aturan. Selain itu, mereka meminta perusahaan menjalankan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) secara konsisten.

Masalah lain yang ikut mencuat adalah kondisi 12 pekerja yang disebut terdampak langsung dari persoalan ini. Serikat pekerja meminta pemerintah memastikan perlindungan bagi mereka.

Seorang perwakilan pekerja menyebut situasi ini sudah berlangsung cukup lama dan membutuhkan penyelesaian yang jelas agar tidak berlarut.

Kemnaker Ambil Langkah Cepat

Kemnaker langsung membentuk tim khusus untuk turun ke lapangan dan memeriksa kondisi di PT Indonesian Epson Industry.

Tim ini akan bekerja bersama pengawas ketenagakerjaan untuk mengecek kepatuhan perusahaan terhadap aturan yang berlaku.

Baca Juga :  Kemnaker Transformasi Balai K3 Jadi Garda Terdepan Pencegahan Kecelakaan Kerja

Afriansyah Noor menegaskan pemerintah ingin memastikan semua pihak mendapatkan perlakuan yang adil.

“Kami ingin mencari solusi terbaik. Proses ini harus berjalan adil untuk pekerja maupun perusahaan,” katanya.

Kemnaker juga meminta semua pihak menjaga keterbukaan selama proses pemeriksaan berlangsung agar hasilnya objektif.

Harapan Penyelesaian Damai

Presiden F-SPGI Abdul Bais menyambut baik langkah pemerintah dan mengapresiasi respons cepat Kemnaker.

Ia berharap dialog antara pekerja, perusahaan, dan pemerintah bisa menghasilkan solusi yang tidak merugikan pihak mana pun.

Kemnaker juga menekankan pentingnya hubungan industrial yang sehat agar aktivitas perusahaan tetap berjalan stabil tanpa mengabaikan hak pekerja.

Kasus ini menjadi perhatian karena menyangkut keseimbangan antara perlindungan tenaga kerja dan kepastian usaha di industri.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aksi Demo di Samarinda Memanas Usai Gestur Gubernur Kaltim
BKN Tegaskan PPPK Tidak Bisa Otomatis Jadi PNS Tanpa Ikut Tes Resmi
26 Anggota Wantimpres Baru Digugat ke MK Imbas Bebani APBN
Demo Mahasiswa 20 Oktober di Jakarta: Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Tuntutannya
Prakiraan Cuaca Indonesia Hari Ini: BMKG Rilis Wilayah Hujan dan Kabut
Prabowo Kumpulkan Seluruh Menteri di Istana Bogor Evaluasi Program Asta Cita Malam Ini
Profil Suroso Isnandar: Doktor ITB yang Ditunjuk Jadi Dirut Baru PLN
Waspada Modus Pinjam Nama Pembeli Mobil Hingga Pengemplang Pajak
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:57 WIB

Aksi Demo di Samarinda Memanas Usai Gestur Gubernur Kaltim

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:40 WIB

BKN Tegaskan PPPK Tidak Bisa Otomatis Jadi PNS Tanpa Ikut Tes Resmi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:13 WIB

26 Anggota Wantimpres Baru Digugat ke MK Imbas Bebani APBN

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:43 WIB

Demo Mahasiswa 20 Oktober di Jakarta: Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Tuntutannya

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:04 WIB

Prakiraan Cuaca Indonesia Hari Ini: BMKG Rilis Wilayah Hujan dan Kabut

Berita Terbaru

Ilustrasi Aktivitas jual beli emas perhiasan dan batangan Antam di gerai pasar tradisional kawasan Jambi.(poto: AI).

Bisnis

Harga Emas di Jambi Hari Ini Rp2,54 Juta per Gram

Sabtu, 24 Okt 2026 - 08:26 WIB

Ilustrasi Sore hari tenang di sebuah masjid Kota Sungai Penuh, warga khusyuk sholat dekat jadwal digital 24 Oktober 2026.(poto: AI).

Islami

Jadwal Sholat Kota Sungai Penuh Hari Ini, 24 Oktober

Sabtu, 24 Okt 2026 - 07:39 WIB

Infografis prakiraan cuaca kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi untuk Sabtu (24/10).(poto: AI).

Daerah

Cuaca Jambi Hari Ini: Hujan Ringan dan Udara Kabur

Sabtu, 24 Okt 2026 - 07:32 WIB

Ilustrasi Pengemudi mencoba fitur T Intouch with Toyota Remote pada Kijang Innova Zenix terbaru di area parkir.(poto: AI).

Otomotif

Toyota Rilis Innova Zenix Terbaru 2026, Fitur Berubah Drastis

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:30 WIB