Evakuasi Korban Terjebak Gempa NTT Terus Berjalan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 16:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Kerusakan Hotel Usai Gempa Labuan Bajo.(poto: detik.com).

Potret Kerusakan Hotel Usai Gempa Labuan Bajo.(poto: detik.com).

Nusa Tenggara Timur, oegopost.id – Tim gabungan dari Basarnas, TNI, Polri, serta pemerintah daerah bergerak cepat menyisir lokasi reruntuhan bangunan pascagempa magnetudo 7 yang mengguncang kawasan Nusa Tenggara Timur. Petugas memprioritaskan penyisiran warga terdampak gempa NTT yang disinyalir masih terjebak di bawah sisa material bangunan yang roboh.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto menyampaikan perkembangan terbaru mengenai proses penanganan bencana tersebut secara komprehensif. Pihaknya berkoordinasi langsung dengan pihak pemerintah daerah guna memetakan titik wilayah yang memerlukan penanganan darurat dengan segera.

Prioritas Utama Evakuasi Warga Terjebak Reruntuhan Bangunan NTT

Suharyanto menegaskan bahwa personel penyelamat Basarnas bersama unsur TNI dan Polri langsung bergerak menuju lokasi-lokasi paling kritis pascaguncangan hebat terjadi. Sinergi lintas instansi ini menjadi kunci utama untuk mempercepat evakuasi warga yang masih memerlukan pertolongan medis secepatnya.

Seluruh elemen tim gabungan mengarahkan segala daya dan peralatan pendukung untuk menyelamatkan para penyintas dari himpitan reruntuhan fisik bangunan. Petugas terus bekerja ekstra keras melacak keberadaan warga korban bencana berdasarkan laporan tepercaya dari pihak keluarga setempat.

Baca Juga :  Firman Soebagyo Ingatkan Kebijakan Pemerintah, Swasta Dinilai Jadi Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Pengaktifan Posko Utama Dan Pendirian Tenda Kesehatan Darurat

Selain memfokuskan pencarian di lapangan, BNPB bersama pemerintah daerah sepakat untuk segera mengaktifkan Posko Penanggulangan Bencana di lokasi terdampak. Pengaktifan posko induk ini bertujuan untuk mempermudah jalur komando operasional serta mempercepat distribusi bantuan logistik secara merata.

Keberadaan posko terpadu tersebut sekaligus menjadi pusat penerimaan data pemutakhiran kondisi korban serta penataan bantuan kebutuhan dasar masyarakat. Pemerintah memastikan seluruh fasilitas pendukung operasional darurat beroperasi secara optimal demi melayani para penyintas bencana.

Jajaran kepolisian setempat juga turut mendirikan fasilitas kesehatan sementara guna menyokong penanganan medis darurat bagi para korban luka. Personel Polres Sikka bersama satuan Brimob bergerak mendirikan tenda-tenda penampungan darurat di area RSU Santo Gabriel Kewapante.

Langkah cepat pendirian tenda darurat ini membantu pihak rumah sakit menampung serta merawat para pasien secara aman dan efektif. Tim medis dapat menjalankan tindakan pertolongan pertama tanpa mengabaikan potensi risiko bahaya akibat ancaman guncangan gempa bumi susulan.

Baca Juga :  Gubernur NTB dan NTT Tinjau Bantuan Gempa Manggarai Timur di Posko Pengungsian

Data Resmi Jumlah Korban Jiwa Dan Pengungsi Mandiri

Berdasarkan pemutakhiran data resmi BNPB hingga Sabtu sore, guncangan gempa bumi berkekuatan M 7 ini telah menelan puluhan korban jiwa. Petugas mengonfirmasi sebanyak 38 orang meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan bangunan rumah serta fasilitas umum setempat.

Laporan data statistik dari lokasi kejadian mencatat sebanyak dua warga mengalami luka berat serta 11 orang menderita luka ringan. Sementara itu sekitar dua ribu warga memilih mengungsi secara mandiri ke kawasan aman guna menghindari risiko bahaya guncangan susulan.

Petugas di lapangan terus memperbarui pendataan serta memverifikasi informasi masyarakat terkait anggota keluarga yang dilaporkan belum ditemukan secara pasti. Seluruh pemangku kepentingan mengimbau publik agar tetap tenang serta selalu mematuhi seluruh panduan keselamatan dari petugas berwenang.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan Baru, Batasi PKWT dan Larang Tahan Ijazah
MK Gelar Sidang Putusan Syarat Pendidikan Cawapres Gibran Malam Ini
Profil Nanang Hendarno Dirut Baru Telkom Pengganti Dian Siswarini
Kinerja Pengawasan DPR Menghadapi Dominasi Koalisi Gemuk
Karakteristik Sesar Waikabubak Pemicu Gempa Sumba Barat Daya Magnitudo 5,9
HUT ke-81 TNI Digelar, Kawasan Mabes Cilangkap Berpotensi Padat Pagi Ini
Putusan MA Kabulkan Pemakzulan Bupati Gowa, Kemendagri Ungkap Mekanisme Lanjutan
Kepala BGN Siap Putus Kontrak Yayasan Penarik Setoran Mitra Dapur MBG
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 08:18 WIB

DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan Baru, Batasi PKWT dan Larang Tahan Ijazah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 07:56 WIB

MK Gelar Sidang Putusan Syarat Pendidikan Cawapres Gibran Malam Ini

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:20 WIB

Profil Nanang Hendarno Dirut Baru Telkom Pengganti Dian Siswarini

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:14 WIB

Kinerja Pengawasan DPR Menghadapi Dominasi Koalisi Gemuk

Senin, 5 Oktober 2026 - 06:43 WIB

Karakteristik Sesar Waikabubak Pemicu Gempa Sumba Barat Daya Magnitudo 5,9

Berita Terbaru

Ilustrasi: Desain modern Realme P4s Lite varian warna Nebula Black & Moonlight Silver dengan baterai 7.000 mAh.(poto: AI).

Teknologi

Realme P4s Lite Resmi Meluncur Bawa Baterai 7.000 mAh

Rabu, 7 Okt 2026 - 09:08 WIB

Ilustrasi perangkat flagship Samsung Galaxy Ultra. Model Galaxy S27 Ultra dirumorkan mengusung baterai 5.700mAh dengan pengisian 60W yang lebih efisien.(poto: AI).

Teknologi

Bocoran Samsung Galaxy S27 Ultra Isi Baterai Lebih Kencang

Rabu, 7 Okt 2026 - 08:58 WIB