Evaluator UNESCO Kagumi Kekar Kolom Air Terjun Serintik Hujan Paneh Merangin

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prof. Dr. Yongmun Jeon, mengagumi keunikan batuan penyusun tebing Air Terjun Serintik Hujan Paneh saat meninjau Desa Talang Paruh, Kecamatan Lembah Masurai, pada Rabu (12/8).(poto: meranginkab.go.id).

Prof. Dr. Yongmun Jeon, mengagumi keunikan batuan penyusun tebing Air Terjun Serintik Hujan Paneh saat meninjau Desa Talang Paruh, Kecamatan Lembah Masurai, pada Rabu (12/8).(poto: meranginkab.go.id).

Merangin, oegopost.id – Tim evaluator kawasan Geopark Merangin Jambi UNESCO kembali mendatangi objek wisata alam untuk menilai kekayaan geologi daerah setempat. Pakar geologi dunia asal Korea Selatan, Prof. Dr. Yongmun Jeon, mengagumi keunikan batuan penyusun tebing Air Terjun Serintik Hujan Paneh saat meninjau Desa Talang Paruh, Kecamatan Lembah Masurai, pada Rabu (12/8).

Tokoh pakar vulkanologi serta petrologi dari Jeju Island UNESCO Global Geopark tersebut menunjukkan antusiasme tinggi tatkala melangkah masuk ke area geosite. Beliau langsung menyusuri area sekitar air terjun demi mengamati secara dekat karakter batuan vulkanik purba yang membentang luas.

Tim Evaluator Dunia Sambangi Kawasan Geopark Merangin Jambi

Latar belakang keahlian dalam riset bentang alam purba mendorong Prof. Yongmun Jeon mengajukan pertanyaan spesifik mengenai sejarah pembentukan tebing. Beliau meminta Dewan Pakar Badan Pengelola Geopark Merangin-Jambi, Wiki, untuk menerangkan proses geologi yang melatarbelakangi kemunculan situs tersebut.

Pakar lokal Wiki menyambut permintaan tersebut dengan memaparkan uraian rinci mengenai asal-usul material pembentuk dinding air terjun. Penjelasan teknis tersebut memberikan gambaran menyeluruh tentang dinamika alam yang terjadi di kawasan Lembah Masurai pada masa lampau.

Baca Juga :  Kebakaran Hanguskan Apotek Giant dan Toko Buah di Tempino Muaro Jambi, Damkar Kerahkan 8.000 Liter Air

Pendamping evaluator, Mr. Nicolas Klee, juga menyimak seluruh pemaparan materi geologi tersebut bersama rombongan tim penilai. Kehadiran para evaluator internasional ini memperkuat posisi kawasan tersebut dalam peta situs geologi bernilai tinggi di tingkat dunia.

Keunikan Dinding Batuan Andesit Basalt Hasil Erupsi Purba

Wiki menjelaskan bahwa batuan yang menyusun dinding tebing Air Terjun Serintik Hujan Paneh tergolong jenis batuan beku vulkanik andesit-basalt. Kombinasi aktivitas tektonik wilayah setempat serta letusan dahsyat Gunung Masurai pada masa lalu melahirkan formasi batuan kokoh tersebut.

Aliran Sungai Tenok melintas persis di atas hamparan dasar batuan vulkanik serta lapisan lava breksi yang mengeras. Interaksi antara aliran air sungai dan material vulkanik purba menciptakan bentang alam yang sangat khas serta menyajikan pemandangan alami.

Letusan purba Gunung Masurai memuntahkan material cair dalam jumlah besar yang kemudian menutupi kawasan Lembah Masurai. Aktivitas vulkanik tersebut meninggalkan rekam jejak geologi bernilai ilmiah tinggi yang tetap terpelihara dengan baik hingga saat ini.

Baca Juga :  Destinasi Wisata Sekitar Bromo Masih Aman Dikunjungi Meski Ada Kebakaran

Proses Panjang Pembentukan Kekar Kolom Tebing Air Terjun

Proses pendinginan lava yang berlangsung secara perlahan memicu pengerutan pada massa batuan hingga menciptakan retakan teratur. Tekanan dari aktivitas tektonik yang kuat menyempurnakan pembentukan pola geometris bersudut yang dikenal sebagai kekar kolom atau columnar joint.

Pilar-pilar batu bersudut tersebut kini berdiri tegak menyusun dinding tebing dan menahan hempasan air terjun. Keberadaan struktur kekar kolom berbentuk tiang simetris menjadi magnet utama yang menarik perhatian para ilmuwan serta wisatawan.

Fenomena geologi di Lembah Masurai ini membuktikan sejarah panjang keterkaitan antara vulkanisme purba dan kondisi bentang alam masa kini. Pemerintah daerah bersama badan pengelola terus menjaga kelestarian situs penting ini agar nilai ilmiahnya tetap terjaga bagi generasi mendatang.

Penilaian positif dari pakar internasional memberikan dorongan kuat bagi pengembangan pariwisata berkelanjutan di Kabupaten Merangin. Keindahan alam serta kekayaan sejarah bumi di Air Terjun Serintik Hujan Paneh menegaskan potensi besar daerah ini di panggung global.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim Evaluator UNESCO Revalidasi Goa Tiangko Merangin Jambi
Destinasi Wisata Sekitar Bromo Masih Aman Dikunjungi Meski Ada Kebakaran
50 Pemandu Wisata Gunung Masurai Jambi Resmi Mengantongi Sertifikat BNSP untuk Keselamatan Pendaki
Bupati Bungo Tinjau Penataan Kota Muara Bungo dan Infrastruktur Daerah
Paket Wisata Kuala Lumpur Genting Highlands Mulai Rp2,4 Juta, Liburan Lebih Praktis Bersama Gentala Tour
Ivan Wirata Dorong Revitalisasi Air Terjun Telun Berasap untuk Wisata Aman dan Berkelanjutan
Pemprov Jambi Hadiri Pesona Hoyak Tabuik Pariaman 2026, Dukung Pelestarian Budaya dan Pariwisata
Merangin Miliki 5 Gunung dan 7 Danau, Fakta Geologi Geopark Terungkap
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Evaluator UNESCO Kagumi Kekar Kolom Air Terjun Serintik Hujan Paneh Merangin

Rabu, 12 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Tim Evaluator UNESCO Revalidasi Goa Tiangko Merangin Jambi

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Destinasi Wisata Sekitar Bromo Masih Aman Dikunjungi Meski Ada Kebakaran

Minggu, 9 Agustus 2026 - 01:00 WIB

50 Pemandu Wisata Gunung Masurai Jambi Resmi Mengantongi Sertifikat BNSP untuk Keselamatan Pendaki

Minggu, 26 Juli 2026 - 03:00 WIB

Bupati Bungo Tinjau Penataan Kota Muara Bungo dan Infrastruktur Daerah

Berita Terbaru

Sinsen menggelar program Guru Tamu Industri di SMKN 3 Bungo untuk membekali siswa teknologi modern Honda dan standar pelayanan AHASS.(poto: ampar.id).

Otomotif

Sinsen Gelar Guru Tamu Industri di SMKN 3 Bungo

Minggu, 23 Agu 2026 - 08:46 WIB