Merangin Miliki 5 Gunung dan 7 Danau, Fakta Geologi Geopark Terungkap

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 28 Juni 2026 - 09:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gunung Tungkat di Merangin menampilkan fenomena kekar kolom terbesar di Indonesia.( poto : halojambi.com)

Gunung Tungkat di Merangin menampilkan fenomena kekar kolom terbesar di Indonesia.( poto : halojambi.com)

Merangin, oegopost.id – Geopark Merangin menjadi sorotan dalam pengungkapan terbaru kekayaan geologi Kabupaten Merangin. General Manager Badan Pengelola Merangin UNESCO Global Geopark (MJUGGp), Dr. Agus Zainuddin, memaparkan berbagai potensi alam yang selama ini jarang diketahui publik.

Agus menyebut Merangin memiliki lima gunung dan tujuh danau dengan karakter geologi yang unik. Ia juga menegaskan bahwa kawasan ini menyimpan kekayaan budaya yang masih hidup dan berkembang di masyarakat.

Ia menyampaikan informasi tersebut saat menyapa pengunjung di stan Geopark Merangin pada Pekan Budaya Jambi. Melalui kesempatan itu, ia mendorong publik untuk lebih mengenal potensi daerah.

Gunung Tungkat mencuri perhatian karena para peneliti menemukan fenomena geologi yang tidak biasa di kawasan ini. Gunung tersebut tidak meletus seperti gunung api pada umumnya, tetapi mengalami proses pecah akibat tekanan vulkanologi.

Material magma kemudian mengalir mengikuti jalur tertentu hingga mencapai Sungai Tembesi. Aliran tersebut meninggalkan jejak geologi yang unik dan sulit ditemukan di tempat lain.

Baca Juga :  Air Terjun Sigerincing Merangin: Wisata Alam Tertinggi di Jambi dengan Panorama Asri dan Potensi Besar

Agus menjelaskan bahwa tim peneliti menemukan batu kekar kolom atau columnar joint di sepanjang Sungai Tembesi. Ia juga menyebut formasi batu di Kolom Narjoim menunjukkan pola persegi enam dan empat yang sangat besar dan langka di Indonesia.

Danau Depati IV Menjadi Yang Terluas di Merangin

Merangin juga menyimpan tujuh danau eksotis yang tersebar di beberapa wilayah. Danau Pauh menarik perhatian wisatawan karena terbentuk dari aktivitas letusan gunung purba.

Namun, Danau Depati IV mencatatkan diri sebagai danau terluas di kawasan tersebut. Luasnya mencapai sekitar enam kali lipat dibandingkan danau lainnya di Merangin.

Tujuh danau itu meliputi Danau Mabuk, Danau Kumbang, Danau Kecil, Danau Merah, Danau Kosong, Telaga Biru, dan Danau Depati IV. Keberagaman ini memperkuat posisi Merangin sebagai wilayah dengan kekayaan geologi tinggi.

Baca Juga :  Pemkab Merangin Bentuk Tim Terpadu, Kawasan Inti Geopark Merangin Jadi Prioritas Sterilisasi dari PETI

Geopark Dorong Riset dan Promosi Wisata Edukasi

Agus menegaskan bahwa Merangin membutuhkan riset lanjutan untuk menggali lebih dalam potensi geologi yang ada. Ia juga menilai pengembangan kawasan tidak hanya berfokus pada wisata, tetapi juga pada edukasi ilmiah.

Dengan status sebagai bagian dari UNESCO Global Geopark, Merangin memperkuat posisinya sebagai destinasi geowisata yang berkelas dunia.

Ia mendorong promosi berbasis pengetahuan agar masyarakat memahami nilai ilmiah di balik setiap fenomena alam. Stan Geopark Merangin di Pekan Budaya Jambi menjadi salah satu sarana untuk memperkenalkan kekayaan tersebut kepada publik.

Upaya ini juga membantu mengubah persepsi bahwa Merangin hanya di kenal sebagai daerah tambang dan perkebunan. Sebaliknya, wilayah ini memiliki potensi sebagai laboratorium alam terbuka yang bernilai edukasi tinggi.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bandara Lombok Hadirkan Suasana Balap Sambut MotoGP Mandalika 2026
Pemkab Batang Hari dan Kodim 0415/Jambi Siapkan Revitalisasi Cagar Budaya Pasar Tuo Tembesi
Kemeriahan Festival Danau Letang Batang Hari Pacu Perahu Sedot Antusiasme Ribuan Warga
Pemkab Batang Hari Mendorong Peningkatan Status Cagar Budaya Tembesi
Pemkab Batang Hari Dorong Revitalisasi Benteng Tembesi Menjadi Cagar Budaya Nasional
Sekda Jambi Buka Lomba Pacu Perahu Tradisional 2026 di Batanghari
Evaluator UNESCO Kagumi Kekar Kolom Air Terjun Serintik Hujan Paneh Merangin
Tim Evaluator UNESCO Revalidasi Goa Tiangko Merangin Jambi
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Bandara Lombok Hadirkan Suasana Balap Sambut MotoGP Mandalika 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Pemkab Batang Hari dan Kodim 0415/Jambi Siapkan Revitalisasi Cagar Budaya Pasar Tuo Tembesi

Selasa, 29 September 2026 - 07:49 WIB

Kemeriahan Festival Danau Letang Batang Hari Pacu Perahu Sedot Antusiasme Ribuan Warga

Sabtu, 19 September 2026 - 17:01 WIB

Pemkab Batang Hari Mendorong Peningkatan Status Cagar Budaya Tembesi

Jumat, 18 September 2026 - 08:23 WIB

Pemkab Batang Hari Dorong Revitalisasi Benteng Tembesi Menjadi Cagar Budaya Nasional

Berita Terbaru

Ilustrasi Pegadaian.(poto: istimewa).

Ekonomi

Pegadaian Luncurkan Gadai Bebas Sewa Modal Tanpa Bunga

Kamis, 8 Okt 2026 - 13:37 WIB