50 Pemandu Wisata Gunung Masurai Jambi Resmi Mengantongi Sertifikat BNSP untuk Keselamatan Pendaki

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 9 Agustus 2026 - 01:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Danau dan air terjun di kaki Gunung Masurai, Kabupaten Merangin yang begitu memukau.(poto: istimewa).

Danau dan air terjun di kaki Gunung Masurai, Kabupaten Merangin yang begitu memukau.(poto: istimewa).

Merangin, oegopost.id – Sebanyak 50 pemandu wisata Gunung Masurai di Kabupaten Merangin, Jambi, resmi mengantongi sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Langkah strategis ini bertujuan untuk meningkatkan standar keselamatan serta kualitas pelayanan bagi para pendaki di destinasi danau vulkanik tersebut.

Pelaksanaan uji kompetensi tersebut berlangsung selama dua hari melalui Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Hospitality Nasional Indonesia. Seluruh peserta mengikuti pengujian khusus yang berfokus pada kemampuan teknis pendampingan dan manajemen keselamatan wisatawan di alam terbuka.

Sertifikasi BNSP Tingkatkan Standar Pelayanan Pemandu Wisata

Ketua Badan Pengelola Jambi UNESCO Global Geopark, Agus Zainuddin, menyampaikan bahwa sertifikasi ini merupakan bagian penting dari pengembangan sumber daya manusia. Pihaknya berkomitmen memperkuat kapasitas para pemandu lokal agar mampu memberikan layanan profesional berstandar nasional.

LSP Hospitality Nasional Indonesia sendiri bertindak sebagai lembaga sertifikasi pihak ketiga resmi yang memegang lisensi langsung dari BNSP. Lembaga ini memiliki kewenangan sah dalam menguji dan menerbitkan lisensi kompetensi kerja pada bidang pariwisata.

Melalui program ini, para pemandu kini memiliki bekal keterampilan yang lebih terukur dalam mengawal aktivitas wisata minat khusus. Kehadiran personel bersertifikat menjamin penerapan prosedur keselamatan secara ketat di sepanjang rute pendakian Gunung Masurai.

Baca Juga :  Gunung Kerinci Catat 621 Pendaki pada Mei 2026, Wisata Alam Tetap Diminati

Agus menegaskan bahwa peningkatan kapasitas ini menjadi fondasi utama dalam membangun pariwisata berbasis keamanan di kawasan Geopark. Standardisasi pelayanan akan memberikan rasa tenang dan nyaman bagi para pencinta alam yang datang berkunjung.

Penguatan Sistem Keselamatan Pendakian Gunung Masurai Merangin

Gunung Masurai merupakan destinasi favorit di Kabupaten Merangin yang menjulang hingga ketinggian sekitar 2.980 meter di atas permukaan laut. Tingginya animo masyarakat untuk mendaki lokasi ini menuntut ketersediaan tenaga pendamping yang terlatih serta siap sigap.

Pengelola memandang standardisasi kompetensi sebagai kebutuhan mendesak seiring dengan meningkatnya kunjungan wisatawan setiap minggunya. Kehadiran pemandu profesional terbukti efektif menekan risiko kecelakaan di medan jalur pendakian yang menantang.

Keberadaan pemandu yang teruji secara resmi juga diyakini mampu meningkatkan reputasi pengelolaan pariwisata daerah secara berkelanjutan. Pendaki dapat menikmati keindahan alam vulkanik dengan jaminan perlindungan standar pengawalan yang memadai.

Penguatan kompetensi ini sekaligus menjawab tantangan tata kelola destinasi wisata alam yang makin mengedepankan aspek keselamatan kerja. Pemerintah daerah bersama pengelola Geopark terus mendorong modernisasi sistem pelayanan pariwisata secara menyeluruh di lapangan.

Baca Juga :  5 Destinasi Wisata Alam Kerinci yang Wajib Masuk Daftar Liburan di Jambi

Penempatan Pemandu Bersertifikat Di Berbagai Destinasi Wisata

Para pemandu yang telah lulus uji kompetensi ini tidak hanya bertugas melayani rute utama pendakian Gunung Masurai. Pihak pengelola menyiapkan skema penempatan personel di berbagai titik wisata potensial di sekitar kawasan tersebut.

Distribusi petugas mencakup wilayah strategis seperti kawasan Sungai Lalang, Desa Tuo, hingga area sekitar Danau Pauh. Selain itu, petugas bersertifikat juga bersiaga di kawasan bawah Telaga Biru di Kecamatan Masurai.

Penempatan yang merata ini bertujuan untuk memperkuat jaringan keselamatan wisatawan di seluruh destinasi alam Kabupaten Merangin. Pengunjung yang mendatangi objek wisata di luar rute pendakian tetap mendapatkan jaminan standar pelayanan yang sama.

Agus optimistis keberadaan pemandu terlisensi BNSP ini memberikan dampak positif langsung bagi citra pariwisata Jambi. Langkah konkret ini memastikan Gunung Masurai siap menjadi destinasi wisata alam yang aman, nyaman, serta berkualitas.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bandara Lombok Hadirkan Suasana Balap Sambut MotoGP Mandalika 2026
Pemkab Batang Hari dan Kodim 0415/Jambi Siapkan Revitalisasi Cagar Budaya Pasar Tuo Tembesi
Kemeriahan Festival Danau Letang Batang Hari Pacu Perahu Sedot Antusiasme Ribuan Warga
Pemkab Batang Hari Mendorong Peningkatan Status Cagar Budaya Tembesi
Pemkab Batang Hari Dorong Revitalisasi Benteng Tembesi Menjadi Cagar Budaya Nasional
Sekda Jambi Buka Lomba Pacu Perahu Tradisional 2026 di Batanghari
Evaluator UNESCO Kagumi Kekar Kolom Air Terjun Serintik Hujan Paneh Merangin
Tim Evaluator UNESCO Revalidasi Goa Tiangko Merangin Jambi
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:48 WIB

Bandara Lombok Hadirkan Suasana Balap Sambut MotoGP Mandalika 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:23 WIB

Pemkab Batang Hari dan Kodim 0415/Jambi Siapkan Revitalisasi Cagar Budaya Pasar Tuo Tembesi

Selasa, 29 September 2026 - 07:49 WIB

Kemeriahan Festival Danau Letang Batang Hari Pacu Perahu Sedot Antusiasme Ribuan Warga

Sabtu, 19 September 2026 - 17:01 WIB

Pemkab Batang Hari Mendorong Peningkatan Status Cagar Budaya Tembesi

Jumat, 18 September 2026 - 08:23 WIB

Pemkab Batang Hari Dorong Revitalisasi Benteng Tembesi Menjadi Cagar Budaya Nasional

Berita Terbaru