Tim UNESCO Tiba, Revalidasi Geopark Merangin Jambi Resmi Dimulai

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim evaluator UNESCO Global Geopark saat tiba di Bandara Muara Bungo.(poto: metrojambi.com).

Tim evaluator UNESCO Global Geopark saat tiba di Bandara Muara Bungo.(poto: metrojambi.com).

Merangin, oegopost.id – Jajaran Pemerintah Kabupaten Merangin menyambut kedatangan tim evaluator internasional di Bandara Muaro Bungo pada Senin sore. Kedatangan para pakar dunia ini menandai dimulainya proses revalidasi Geopark Merangin Jambi yang dijadwalkan berlangsung pada 10–15 Agustus 2026.

Sesampainya di bandara sekitar pukul 13.20 WIB, rombongan penilai langsung bertolak menuju Kabupaten Merangin untuk memulai peninjauan. Pihak pemerintah daerah menyatakan kesiapan penuh dalam memfasilitasi seluruh rangkaian verifikasi lapangan tersebut.

Staf Ahli III Pemkab Merangin, Hendri Widodo, menegaskan dukungan total pemerintah daerah selama proses revalidasi berlangsung. Pihaknya berharap potensi geologi, alam, dan budaya Merangin terus mendapatkan pengakuan resmi di tingkat internasional.

Tim evaluator UNESCO kali ini menghadirkan dua pakar independen dari jaringan geopark global. Kedua asesor tersebut membawa pengalaman panjang dalam mengelola kawasan cagar alam dunia di negara masing-masing.

Pakar Dunia Menilai Potensi Geopark Merangin Jambi

Asesor pertama yang hadir adalah Prof. Dr. Yongmun Jeon dari Jeju Island UNESCO Global Geopark Korea Selatan. Sementara itu, asesor kedua adalah Mr. Nicolas Klee yang mewakili Monts D’Ardèche UNESCO Global Geopark Prancis.

Baca Juga :  Polres Tanjab Barat Gelar Bakti Kesehatan di Parit Sapat, 197 Warga Terlayani

Selama agenda peninjauan, kedua evaluator bakal menguji dan menilai empat aspek utama kawasan secara mendalam. Poin penilaian mencakup potensi geologi atau geodiversity serta keanekaragaman hayati yang dikenal sebagai biodiversity.

Selain itu, para asesor memeriksa warisan budaya atau cultural diversity dan efektivitas sistem tata kelola kawasan. Pengelola telah menyiapkan sejumlah titik strategis yang merepresentasikan keunggulan utama situs purbakala ini.

Lokasi penilaian meliputi Geosite Granitoid Tantan, Geosite Fosil Kayu Teluk Gedang, serta Geosite Fosil Daun Muaro Mengkaring. Tim independen juga menjadwalkan kunjungan langsung ke Goa Tiangko dan kawasan wisata Danau Pauh.

Pemkab Merangin Siapkan Titik Penilaian Situs Purbakala

Sebagai pelengkap elemen kebudayaan lokal, rombongan penilai akan menyambangi pusat kerajinan Rumah Batik Srikandi Markeh. Kehadiran lokasi ini menunjukkan keselarasan antara kelestarian lingkungan dan kearifan masyarakat lokal.

Sejumlah pejabat instansi pusat ikut mendampingi perjalanan tim evaluator selama menginspeksi seluruh titik penilaian di lapangan. Utusan kementerian memperkuat koordinasi agar proses pengujian berjalan sesuai dengan standar resmi.

Baca Juga :  TPP ASN Provinsi Jambi Belum Cair, Pemprov Tunggu Pusat

Komite Nasional Geopark Indonesia mengirimkan Ir. Yunus Kusumahbrata, M.Sc., Ph.D. untuk memandu jalannya verifikasi teknis. Sementara itu, Kementerian Bappenas mengutus dua perwakilannya, yaitu Jasmine Amelia Anjani bersama Tienezya.

Kementerian Pariwisata Republik Indonesia juga menerjunkan perwakilan resminya, Jufri, untuk mengawal agenda pemantauan ini. Sinergi lembaga pusat dan daerah memastikan seluruh berkas pendukung tersaji secara akurat.

Pendampingan Teknis Mendukung Kelancaran Proses Revalidasi Lapangan

Dari unsur pengelola daerah, Ketua Harian Merangin Jambi UGGp Misnawati hadir mendampingi bersama Sekretaris Eko Wahyudi. Tim Dewan Pakar yang terdiri dari Hari Wiki Utama, D.M. Magdalena Ritonga, dan Anggi Delina turut memberikan masukan teknis.

Akademisi Universitas Jambi, Ade Adriadi, ikut memperkuat jajaran tim ahli selama proses verifikasi berlangsung. Sementara itu, perwakilan Balai Bahasa Provinsi Jambi, Lukman, bertugas sebagai translator resmi untuk mempermudah komunikasi.

Kolaborasi lintas sektor ini mencerminkan komitmen bersama dalam mempertahankan predikat geopark dunia bagi Merangin. Seluruh pemangku kepentingan optimistis kawasan bersejarah ini mampu melewati seluruh tahapan penilaian dengan hasil memuaskan.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Lahan Samping Kampus UIN STS Jambi Merambat ke Buper, Warek III Turun Langsung Pemadaman
Kebakaran Lahan Sungai Buluh Hanguskan Satu Hektare Kebun Karet
Sanggar Budaya Muaro Jambi Sabet Juara I Festival Batanghari 2026
Karhutla Tebo Memicu Lonjakan Kasus ISPA 2026, Dinas Kesehatan Minta Warga Waspada
Pembagian Masker Gratis Karhutla Dilakukan Pemkab Muaro Jambi Akibat Kabut Asap Pekat
Kebakaran Lahan Perkebunan Karet di Sarana Jaya Bungo Berhasil Dipadamkan Tim Gabungan
Tim Gabungan Bergerak Cepat Padamkan Kebakaran Lahan di Kuala Betara
Langkah PetroChina Jabung Atasi Karhutla di Jambi
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:34 WIB

Kebakaran Lahan Samping Kampus UIN STS Jambi Merambat ke Buper, Warek III Turun Langsung Pemadaman

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:30 WIB

Kebakaran Lahan Sungai Buluh Hanguskan Satu Hektare Kebun Karet

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:43 WIB

Sanggar Budaya Muaro Jambi Sabet Juara I Festival Batanghari 2026

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:39 WIB

Karhutla Tebo Memicu Lonjakan Kasus ISPA 2026, Dinas Kesehatan Minta Warga Waspada

Senin, 24 Agustus 2026 - 12:30 WIB

Pembagian Masker Gratis Karhutla Dilakukan Pemkab Muaro Jambi Akibat Kabut Asap Pekat

Berita Terbaru