Muaro Jambi, oegopost.id – Kebakaran Apotek Giant Tempino terjadi di RT 10, Kelurahan Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi, Selasa (16/6/2026) siang. Api melahap dua bangunan usaha sekaligus, yaitu Apotek Giant dan sebuah toko buah di lokasi tersebut.
Warga sekitar melihat kepulan asap tebal sebelum api membesar. Kondisi ini membuat aktivitas di sekitar lokasi langsung panik dan warga segera berupaya membantu pemadaman secara terbatas sambil menunggu petugas tiba.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Muaro Jambi menerima laporan kebakaran melalui pesan WhatsApp pada pukul 12.35 WIB.
Setelah menerima laporan, petugas langsung menindaklanjuti informasi tersebut tanpa menunggu waktu lama.
Regu 2 Pos Damkar Jambi Luar Kota segera bergerak menuju lokasi dengan satu unit armada bernomor polisi BH 8013 GZ. Tim bergerak dari pos pada pukul 12.40 WIB dan langsung menuju titik api di Tempino.
Apotek Giant milik Lamsen Rudianto Manihuruk dan toko buah milik Syamsul menjadi bangunan yang terdampak kebakaran. Apotek berdiri dengan konstruksi permanen, sedangkan toko buah menggunakan bangunan kayu.
Material kayu pada toko buah mempercepat penyebaran api. Api langsung membesar dan berpotensi menjalar ke bangunan lain di sekitar lokasi jika tidak segera dikendalikan.
Lima Personel Turun Padamkan Api
Komandan Regu Ade Saputra memimpin langsung operasi pemadaman di lapangan. Ia mengerahkan lima personel untuk menangani kebakaran tersebut secara cepat dan terkoordinasi.
Wakil Komandan Regu Edikusuma ikut membantu pengendalian di lapangan. Pengemudi armada Hikma Boby Akbar bersama dua anggota lainnya, Andri Chandra dan Indra Risky Hardiyansyah, juga bergerak aktif dalam proses pemadaman.
Petugas Damkar langsung menyemprotkan air begitu tiba di lokasi. Mereka mengerahkan sekitar 8.000 liter air untuk menekan kobaran api yang sudah membakar dua bangunan.
Tim terus memfokuskan penyiraman pada titik api utama agar api tidak menjalar lebih luas. Setelah api mulai melemah, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk menurunkan suhu area kebakaran.
Petugas berhasil mengendalikan api sebelum merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi. Mereka menyelesaikan proses pemadaman pada pukul 15.15 WIB.
Setelah api padam, tim melakukan penyisiran untuk memastikan tidak ada titik api tersisa. Seluruh personel kemudian kembali ke pos dan tiba sekitar pukul 16.00 WIB setelah menempuh perjalanan pulang-pergi sekitar 66 kilometer.
Sekretaris Damkar dan Penyelamatan Muaro Jambi, Herman, menegaskan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, dua bangunan usaha mengalami kerusakan akibat kebakaran.
Hingga kini, petugas masih belum memastikan penyebab pasti kebakaran dan terus melakukan pendataan awal di lokasi kejadian.
Damkar Muaro Jambi mengingatkan masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha. Petugas juga menekankan pentingnya ketersediaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) untuk mencegah kebakaran meluas.
Herman menutup dengan menegaskan bahwa kecepatan laporan warga dan respons cepat petugas menjadi faktor penting dalam menekan dampak kebakaran di lapangan.(ar)









