xpeng buka peluang ambil alih pabrik volkswagen di eropa

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Xpeng menjajaki akuisisi pabrik Volkswagen di Eropa untuk memperluas produksi mobil listrik, meningkatkan ekspor, dan memperkuat strategi menghadapi pasar EV global.( Poto : ANTARA ).

Xpeng menjajaki akuisisi pabrik Volkswagen di Eropa untuk memperluas produksi mobil listrik, meningkatkan ekspor, dan memperkuat strategi menghadapi pasar EV global.( Poto : ANTARA ).

Jakarta, oegopost.id – Produsen kendaraan listrik asal Tiongkok, Xpeng, tengah mempercepat rencana ekspansinya di pasar Eropa dengan menjajaki kemungkinan akuisisi pabrik milik Volkswagen.

Perusahaan aktif melakukan pembicaraan untuk mendapatkan fasilitas produksi yang sudah ada di kawasan tersebut.

Direktur pelaksana Xpeng untuk Eropa Timur Laut, Elvis Cheng, menyampaikan bahwa pihaknya terus berkomunikasi dengan Volkswagen dalam forum industri otomotif.

Ia menegaskan bahwa Xpeng membutuhkan basis produksi yang lebih kuat di Eropa untuk mendukung pertumbuhan penjualan kendaraan listrik mereka.

fasilitas lama volkswagen jadi pertimbangan strategi

Dalam pembicaraan tersebut, Xpeng menilai beberapa pabrik Volkswagen sudah berusia tua dan tidak lagi sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan produksi kendaraan listrik modern.

Xpeng memandang teknologi dan standar produksi EV saat ini menuntut fasilitas yang lebih fleksibel dan efisien.

Baca Juga :  Kenaikan BBM Nonsubsidi Dorong Peralihan ke Kendaraan Listrik

Karena itu, Xpeng mempertimbangkan dua opsi utama. Perusahaan dapat mengakuisisi pabrik yang sudah ada, atau membangun fasilitas baru dari awal jika kesepakatan dengan Volkswagen tidak tercapai.

Xpeng menegaskan bahwa mereka tetap akan memperluas kapasitas produksi di Eropa apa pun hasil negosiasi tersebut.

lonjakan ekspor dorong kebutuhan kapasitas tambahan

Xpeng mencatat peningkatan ekspor yang cukup tajam sepanjang 2026.

Pada April 2026, perusahaan mengirim 6.006 unit kendaraan ke luar negeri, meningkat 28 persen dibanding bulan sebelumnya dan naik 62 persen dibanding April 2025.

Dalam empat bulan pertama tahun 2026, Xpeng berhasil mengekspor 17.563 unit kendaraan listrik, atau tumbuh 55 persen secara tahunan.

Pertumbuhan ini mendorong lini produksi perusahaan bekerja mendekati kapasitas maksimum, sehingga Xpeng membutuhkan tambahan fasilitas untuk menjaga kelancaran pasokan global.

Baca Juga :  Honda X-Tracker 2026: Motor Tangguh Rp16 Jutaan, Siap Jadi Andalan Pekerja Lapangan

produksi lokal jadi strategi hadapi tarif eropa

Untuk memperkuat posisinya di pasar Eropa, Xpeng juga menjalankan produksi lokal melalui kerja sama dengan Magna Steyr di Graz, Austria.

Pabrik tersebut sudah memproduksi SUV listrik G6 dan G9 sejak 2025, serta melakukan uji produksi sedan P7+.

Langkah produksi lokal ini membantu Xpeng menghindari tarif impor Uni Eropa yang dapat mencapai 35,5 persen untuk kendaraan listrik asal Tiongkok.

Dengan strategi ini, Xpeng dapat menjaga harga tetap kompetitif di pasar Eropa.

persaingan produsen china di eropa semakin ketat

Selain Xpeng, produsen lain seperti BYD juga memperluas kehadiran mereka di Eropa.

BYD membangun pabrik di Hungaria dan Turki serta menjalin kerja sama dengan beberapa perusahaan otomotif Eropa untuk memperkuat rantai produksinya.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penyebab Mobil Boros BBM yang Kerap Diabaikan Pengendara
Chery Q Mobil Listrik Resmi Meluncur di Indonesia
Honda Avancier Tampil di Auto China sebagai SUV Premium di Atas CR-V
Ciri-ciri Filter Bahan Bakar Kotor pada Mobil dan Dampaknya terhadap Mesin
Indonesia Dorong Standar Helm Anak Global untuk Menekan Korban Kecelakaan Lalu Lintas
Toyota Kembangkan Fortuner Generasi Baru dengan Mesin Hybrid dan Fitur ADAS
Yamaha Tmax Terbaru Diserbu Konsumen Indonesia, Kuota Perdana Langsung Habis
Yamaha Hadirkan Fazzio Hybrid Series Baru untuk Gaya Hidup Gen Z
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 07:00 WIB

Penyebab Mobil Boros BBM yang Kerap Diabaikan Pengendara

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:00 WIB

Chery Q Mobil Listrik Resmi Meluncur di Indonesia

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:00 WIB

Honda Avancier Tampil di Auto China sebagai SUV Premium di Atas CR-V

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:00 WIB

Ciri-ciri Filter Bahan Bakar Kotor pada Mobil dan Dampaknya terhadap Mesin

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:00 WIB

Indonesia Dorong Standar Helm Anak Global untuk Menekan Korban Kecelakaan Lalu Lintas

Berita Terbaru

Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jambi pada Kamis, 21 Mei 2026.( Poto : JAMBIlink ).

Daerah

Cek Kesehatan Pegawai, Kanwil Kemenkum Jambi Fokus SDM

Jumat, 22 Mei 2026 - 06:00 WIB

Gubernur Jambi, Al Haris, hadir langsung dalam pelepasan jamaah.( Poto : JambiPrima.com )

Daerah

Kloter Terakhir Haji Jambi 2026 Tinggalkan Tanah Air

Jumat, 22 Mei 2026 - 05:00 WIB

Pemerintah wajibkan ekspor SDA lewat BUMN DSI.( Poto : detikcom ).

Bisnis

Ekspor SDA Wajib Lewat BUMN, Aturan Baru Dikebut

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:00 WIB