Stasiun LRT Dukuh Atas Jadi BSI, Ini Perubahannya

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peresmian nama Stasiun Dukuh Atas–Bank Syariah Indonesia sebagai bagian kerja sama naming rights LRT.( Poto : Jambiekspres.co.id ).

Peresmian nama Stasiun Dukuh Atas–Bank Syariah Indonesia sebagai bagian kerja sama naming rights LRT.( Poto : Jambiekspres.co.id ).

Jakarta, oegopost.id – Stasiun LRT Dukuh Atas Bank Syariah Indonesia resmi berganti nama menjadi Stasiun LRT Dukuh Atas–Bank Syariah Indonesia mulai Jumat (22/5) lewat kerja sama naming rights antara Bank Syariah Indonesia (BSI) dan pengelola transportasi Jabodebek.

Perubahan ini jadi langkah baru penguatan branding sekaligus pengembangan transportasi publik modern di Jakarta.

Kerja Sama Naming Rights Resmi Dimulai

Peresmian nama baru stasiun ini melibatkan sejumlah pihak penting dari sektor transportasi dan perbankan BUMN. Hadir dalam acara tersebut jajaran dari Bank Syariah Indonesia, Kereta Api Indonesia, hingga pengelola LRT Jabodebek.

Kerja sama ini bukan sekadar pergantian nama, tetapi bagian dari strategi naming rights untuk mengoptimalkan aset transportasi publik. Selain itu, langkah ini juga mendukung pengembangan kawasan berbasis Transit Oriented Development (TOD).

Stasiun LRT Dukuh Atas dikenal sebagai salah satu titik paling sibuk di jaringan LRT Jabodebek. Lokasinya berada di pusat aktivitas pekerja dan menjadi penghubung penting dari rute Cibubur dan Bekasi.

Baca Juga :  Pos Indonesia Hadirkan Kargo Haji PosIND untuk Kirim Oleh-oleh dari Arab Saudi

Rata-rata, sekitar 25 ribu penumpang melintas setiap hari di stasiun ini. Posisi strategis tersebut membuatnya menjadi lokasi ideal untuk kerja sama branding antara sektor transportasi dan perbankan.

BSI Dorong Layanan Dekat Masyarakat

Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, mengatakan kehadiran nama BSI di stasiun ini diharapkan membuat layanan perbankan syariah lebih dekat dengan masyarakat urban.

“Stasiun LRT Dukuh Atas–Bank Syariah Indonesia menjadi representasi kehadiran BSI di tengah mobilitas masyarakat modern. Kami ingin menjadi sahabat finansial, sosial, dan spiritual bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

BSI juga menegaskan bahwa mereka terus memperluas inklusi keuangan syariah melalui layanan digital serta pengembangan bullion bank atau bank emas yang menjadi salah satu fokus pertumbuhan baru.

Dukungan Transportasi Publik Berkelanjutan

Kerja sama ini juga sejalan dengan upaya mendorong masyarakat beralih ke transportasi publik. Dengan semakin kuatnya integrasi layanan dan branding, pemerintah berharap penggunaan kendaraan umum meningkat dan emisi karbon dapat ditekan.

Baca Juga :  Pemohon Tarik Gugatan UU APBN 2026 soal Program MBG di MK

Selain itu, langkah ini menjadi bagian dari transformasi besar di sektor transportasi BUMN untuk meningkatkan pendapatan non-tiket atau non fare box melalui pemanfaatan aset secara maksimal.

Sebagai bagian dari kolaborasi, BSI akan menghadirkan berbagai program di area stasiun. Mulai dari edukasi keuangan syariah, promosi layanan digital, hingga kampanye transaksi non-tunai.

Program ini menyasar pengguna LRT Jabodebek, terutama generasi muda yang sudah terbiasa dengan gaya hidup digital dan mobilitas tinggi.

Penutup

Perubahan nama Stasiun LRT Dukuh Atas menjadi Stasiun LRT Dukuh Atas–Bank Syariah Indonesia menandai langkah baru kolaborasi antara transportasi dan sektor keuangan. Tidak hanya soal branding, tetapi juga mendorong ekosistem kota yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkot Sungai Penuh Raih Pemimpin Daerah Award 2026 Kategori Inovasi Daerah
KPU RI Tegaskan Pelaksanaan PAW Anggota DPRD Wajib Berpedoman pada UU Pemda
Gubernur NTB dan NTT Tinjau Bantuan Gempa Manggarai Timur di Posko Pengungsian
Kebakaran Desa Adat Sade Lombok: Gubernur NTB Tinjau Langsung Penanganan Darurat
Nuzran Joher Resmi Jadi Ketua Ombudsman RI Masa Jabatan 2026–2031
Achmad Fachri Mubarok, Siswa SMKN 1 Jambi Jadi Komandan Kelompok 8 Paskibraka Nasional 2026
Evakuasi Korban Terjebak Gempa NTT Terus Berjalan
Akses Jalan NTT Tertutup Longsor, BNPB Kerahkan Helikopter dan Starlink
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:18 WIB

Pemkot Sungai Penuh Raih Pemimpin Daerah Award 2026 Kategori Inovasi Daerah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:57 WIB

KPU RI Tegaskan Pelaksanaan PAW Anggota DPRD Wajib Berpedoman pada UU Pemda

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:20 WIB

Gubernur NTB dan NTT Tinjau Bantuan Gempa Manggarai Timur di Posko Pengungsian

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:09 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade Lombok: Gubernur NTB Tinjau Langsung Penanganan Darurat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:09 WIB

Nuzran Joher Resmi Jadi Ketua Ombudsman RI Masa Jabatan 2026–2031

Berita Terbaru