Merangin, oegopost.id – Masyarakat dan Pemerintah Desa Durian Rambun menegaskan komitmen kuat dalam menjaga hutan desa Durian Rambun dari ancaman modernisasi serta arus investasi. Langkah ini mendapat perhatian dan apresiasi langsung dari Bupati Merangin M. Syukur saat menghadiri acara desa setempat.
Pernyataan komitmen tersebut mengemuka dalam acara pelantikan Pengurus Lembaga Pengelolaan Hutan Desa (LPHD) Rio Kemunyang periode 2026–2029 pada Sabtu (5/9/2026) malam. Warga menegaskan bahwa kawasan hutan serta tradisi lokal merupakan warisan leluhur yang wajib dilestarikan demi masa depan generasi penerus.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Merangin M. Syukur mengukuhkan secara resmi tim penjaga hutan desa yang bertugas memantau kelestarian kawasan. Pemerintah Kabupaten Merangin juga menyerahkan bantuan operasional senilai Rp27 juta yang bersumber dari dana afirmasi perhutanan sosial.
Apresiasi Bupati Merangin Terhadap Peran Tim Penjaga Hutan
Bupati M. Syukur menilai keberadaan para petugas lapangan sangat krusial karena mereka berhadapan langsung dengan kondisi kawasan hutan setiap hari. Ia menganggap peran aktif masyarakat lokal menjadi garda terdepan dalam mencegah kerusakan lingkungan di wilayah Merangin.
Sebagai bentuk penghormatan atas kerja keras mereka, Bupati berjanji membagikan seragam khusus bagi seluruh anggota tim pengawas yang baru dilantik. “Sebagai bentuk rasa hormat saya kepada polisi hutan desa yang dilantik, besok semuanya akan saya kasih seragam yang agak gagah sedikit,” ujar M. Syukur.
Janjar janji tersebut langsung menyulut tawa dan tepuk tangan meriah dari seluruh warga yang hadir memadati lokasi acara. Suasana keakraban antara pemerintah daerah dan masyarakat desa pun terjalin hangat sepanjang jalannya kegiatan pengukuhan tersebut.
Pemerintah Desa Durian Rambun sendiri tetap memegang teguh prinsip untuk melindungi kawasan hutan adat dan kekayaan tradisi lokal secara konsisten. Mereka menolak membiarkan identitas budaya desa tergerus oleh perkembangan zaman maupun tekanan kepentingan investasi dari luar.
Bagi warga setempat, keberadaan hutan tidak sekadar berfungsi sebagai ekosistem alam, melainkan identitas diri yang mengikat sejarah panjang para leluhur. Kesadaran kolektif inilah yang mendorong masyarakat terus kompak merawat bentang alam yang mereka miliki hingga saat ini.
Dukungan Pemerintah Daerah Untuk Pembangunan Desa Berkelanjutan
Sikap tegas warga dan pemerintah desa dalam mempertahankan karakter wilayahnya mendapat pujian tinggi dari orang nomor satu di Merangin tersebut. M. Syukur menyebut keteguhan masyarakat menjaga kearifan lokal sebagai modal sosial yang sangat berharga untuk pembangunan daerah.
“Saya bangga punya Kades dan masyarakat yang bertahan mempertahankan budaya serta ciri khas desanya. Insya Allah kita bantu Desa Durian Rambun agar lebih maju, berkembang, dan masyarakatnya semakin sejahtera,” tegas M. Syukur.
Pemerintah Kabupaten Merangin berjanji akan terus menyalurkan berbagai program pendampingan agar kemajuan ekonomi desa dapat berjalan selaras dengan upaya konservasi alam. Pendekatan ini di harapkan mampu meningkatkan kesejahteraan warga tanpa harus merusak kelestarian lingkungan sekitar.
Melalui sinergi antara warga lokal dan pemerintah daerah, pengawasan kawasan hutan di Desa Durian Rambun di pastikan bakal berjalan semakin optimal. Penguatan peran LPHD Rio Kemunyang menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam menjaga warisan alam Kabupaten Merangin.(ar)









