Salah Paham Bantuan Rp1,4 M di Merangin, Dinsos Beri Penjelasan

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 25 Mei 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin( Poto : jambiekspres.co.id ).

Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin( Poto : jambiekspres.co.id ).

Merangin, oegopst.id – Salah paham bantuan sosial terjadi di Merangin ketika warga Suku Anak Dalam (SAD) mendatangi kantor bupati untuk meminta penjelasan soal bantuan Rp1,4 miliar dari Kementerian Sosial.

Dinas Sosial Merangin langsung memberikan klarifikasi agar tidak muncul kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Bantuan Rp1,4 M Bukan Uang Tunai

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Merangin, Abdul Lazik, menjelaskan bahwa warga Suku Anak Dalam sempat salah memahami bentuk bantuan dari Kementerian Sosial RI.

Ia menegaskan bahwa bantuan senilai Rp1,4 miliar itu bukan uang tunai, tetapi akumulasi dari berbagai program yang sudah berjalan di lapangan.

“Warga sempat mengira ini uang tunai. Kami langsung luruskan bahwa ini program dan barang bantuan,” kata Abdul Lazik.

Baca Juga :  Depo Pomindo Pertama di Jambi Resmi Beroperasi di Bangko Merangin, Pemkab Dorong Pemerataan Distribusi

Bentuk Program Bantuan

Dinsos Merangin menyalurkan bantuan dalam bentuk program, bukan pembagian uang langsung. Beberapa di antaranya meliputi keramba apung, instalasi listrik, dan Program Keluarga Harapan (PKH).

Petugas di lapangan juga sudah menjelaskan langsung kepada penerima manfaat agar mereka memahami tujuan program tersebut.

Setelah penjelasan itu, warga menerima informasi dengan baik dan situasi kembali kondusif.

Warga Sampaikan Aspirasi Baru

Perwakilan warga, Temenggung Jhon, mengapresiasi bantuan keramba ikan yang sudah mereka terima.

Ia juga menyampaikan harapan agar pemerintah tetap membuka program pemberdayaan untuk kelompok lain yang belum mendapatkan bantuan.

Baca Juga :  Ajun Arah Awali Rangkaian Kenduri SKO 6 Luhah Sungai Penuh 2026

“Kami berterima kasih atas bantuan ini dan berharap ada program lanjutan,” ujarnya.

Pemerintah Siapkan Usulan Lanjutan

Dinas Sosial Merangin merespons aspirasi tersebut dengan rencana mengusulkan program pemberdayaan baru pada tahun mendatang.

Pemerintah daerah menyesuaikan program itu dengan kondisi sosial dan lingkungan masyarakat setempat.

“Insyaallah tahun 2027 kami ajukan program lanjutan untuk kelompok lain,” kata Abdul Lazik.

Imbauan untuk Media

Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Merangin juga meminta media menyajikan informasi secara berimbang.

Kadis Kominfo, Ahmad Khoiruddin AS, menekankan pentingnya verifikasi data sebelum publikasi agar tidak terjadi salah tafsir di masyarakat.

“Informasi harus berimbang dan sesuai fakta,” ujarnya.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Merangin Ikuti Sosialisasi Assessment Center Polri untuk Penguatan SDM
Pemkot Jambi Salurkan Bantuan Rp141 Juta untuk 10 KK Korban Kebakaran
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Kota Sungai Penuh Berlangsung Khidmat
Kebijakan Pembelajaran Daring Merangin Berlaku Tiga Hari Akibat Kabut Asap
Bupati Merangin Lepas Tiga Kades Ikuti Studi Tiru Ke Tiongkok
Pemkab Merangin Tegaskan Perusahaan HGU Wajib Atasi Karhutla Sendiri
Bupati Merangin Tetapkan 4 Langkah Darurat Cegah Karhutla 2026
Pemkab Merangin Perkuat Komitmen Sanitasi Total Berbasis Masyarakat
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 16:08 WIB

Pemkab Merangin Ikuti Sosialisasi Assessment Center Polri untuk Penguatan SDM

Rabu, 9 September 2026 - 09:20 WIB

Pemkot Jambi Salurkan Bantuan Rp141 Juta untuk 10 KK Korban Kebakaran

Rabu, 9 September 2026 - 08:51 WIB

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Kota Sungai Penuh Berlangsung Khidmat

Selasa, 8 September 2026 - 16:29 WIB

Kebijakan Pembelajaran Daring Merangin Berlaku Tiga Hari Akibat Kabut Asap

Selasa, 8 September 2026 - 16:26 WIB

Bupati Merangin Lepas Tiga Kades Ikuti Studi Tiru Ke Tiongkok

Berita Terbaru