Bupati Merangin Salurkan Bantuan dan Dorong Kemandirian Ekonomi Suku Anak Dalam

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bantuan Suku Anak Dalam disalurkan Pemerintah Kabupaten Merangin di Dam Betuk melalui program PKH, listrik gratis, dan keramba jaring apung.( Poto : JAMBIPRIMA.COM ).

Bantuan Suku Anak Dalam disalurkan Pemerintah Kabupaten Merangin di Dam Betuk melalui program PKH, listrik gratis, dan keramba jaring apung.( Poto : JAMBIPRIMA.COM ).

Merangin, oegopost.id – Pemerintah Kabupaten Merangin menggelar kegiatan penyaluran bantuan sosial dan program pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat Suku Anak Dalam (SAD) sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian warga adat.

Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan Objek Wisata Dam Betuk, Desa Tambang Baru, Kecamatan Tabir Lintas, pada Senin (18/05).

Bupati Merangin Salurkan Bantuan Secara Langsung

Bupati Merangin, M. Syukur, turun langsung ke lokasi untuk menyerahkan berbagai bantuan kepada warga SAD.

Pemerintah menyalurkan Keramba Jaring Apung bantuan dari Kementerian Sosial RI, bantuan pemasangan listrik gratis, serta Bantuan Langsung Tunai Program Keluarga Harapan (PKH).

Dalam kegiatan itu, Bupati tidak datang sendiri. Ia membawa serta unsur Forkopimda dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seperti Kapolres Merangin, Dandim, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Perikanan, Dinas Kominfo, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta Dinas Ketahanan Pangan.

Kehadiran para pejabat ini menunjukkan dukungan lintas sektor terhadap pemberdayaan masyarakat SAD.

Dinsos Dorong Budidaya Ikan sebagai Sumber Ekonomi Baru

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Merangin, A. Lazik, menjelaskan bahwa pemerintah menempatkan Keramba Jaring Apung sebagai program stimulus untuk mengubah pola hidup ekonomi masyarakat SAD di kawasan Dam Betuk.

Ia menyampaikan bahwa teknisi dari Bandung telah tiba dan mulai mempersiapkan pemasangan fasilitas tersebut.

Baca Juga :  101 CJH Merangin Berangkat ke Tanah Suci, Kloter 23 Resmi Dilepas

Pemerintah menargetkan warga SAD mampu memanfaatkan keramba untuk budidaya ikan sehingga mereka bisa memperoleh keterampilan baru sekaligus meningkatkan pendapatan harian.

Selain itu, Dinas Sosial juga bekerja sama dengan Dinas Perikanan Kabupaten Merangin untuk memberikan pendampingan teknis secara rutin.

Pendampingan ini bertujuan memastikan program berjalan berkelanjutan dan benar-benar memberikan dampak ekonomi.

Pemerintah Salurkan PKH dan Bantuan Listrik Gratis

Pemerintah Kabupaten Merangin juga menyalurkan Bantuan Langsung Tunai PKH Triwulan II periode April–Juni dengan total anggaran sekitar Rp7 miliar.

Dana tersebut diberikan kepada 11.047 keluarga penerima manfaat di seluruh wilayah kabupaten.

Selain itu, pemerintah memasang instalasi listrik gratis senilai Rp24,5 juta untuk lima rumah warga SAD di Desa Pauh Menang.

Pemerintah menyalurkan seluruh bantuan ini melalui rekening penerima manfaat bekerja sama dengan Kantor Pos agar prosesnya berjalan transparan dan tepat sasaran.

Bupati Tegaskan Larangan PETI dan Dorong Pendidikan

Dalam sambutannya, M. Syukur menegaskan agar masyarakat SAD tidak lagi terlibat dalam aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI).

Ia meminta warga beralih ke kegiatan ekonomi yang lebih aman, legal, dan berkelanjutan.

Bupati juga menekankan pentingnya pendidikan bagi anak-anak SAD sebagai kunci utama untuk memutus rantai kemiskinan.

Baca Juga :  BLT Dana Desa 2026 Resmi Cair! Ini Bedanya dengan BLT Kesra

Ia berkomitmen memenuhi kebutuhan sekolah anak-anak SAD, termasuk perlengkapan seperti seragam, sepatu, dan tas. Ia bahkan meminta masyarakat segera melapor jika ada perlakuan diskriminatif di sekolah.

Sekolah Rakyat dan Masa Depan Generasi SAD

Pemerintah pusat berencana membangun Sekolah Rakyat berasrama dengan nilai anggaran hampir Rp300 miliar.

Program ini akan diprioritaskan bagi anak-anak SAD dengan seluruh kebutuhan pendidikan dan biaya hidup ditanggung negara.

Bupati berharap program ini mampu melahirkan generasi baru yang lebih berpendidikan dan berdaya saing.

Ia bahkan menyampaikan harapan bahwa suatu hari nanti, anak-anak SAD dapat menjadi pemimpin di Kabupaten Kabupaten Merangin.

Penataan Kawasan Dam Betuk dan Harapan Ekonomi

Di akhir kegiatan, pemerintah daerah berkomitmen memperbaiki akses jalan menuju kawasan Dam Betuk.

Langkah ini bertujuan untuk menghidupkan kembali potensi wisata sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.

Pemerintah juga mengajak masyarakat desa dan warga SAD untuk mengelola kawasan wisata secara bersama-sama agar tidak menimbulkan konflik sosial.

Program ini menjadi bagian dari upaya terpadu pemerintah dalam menggabungkan bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi, dan pembangunan infrastruktur demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat SAD secara berkelanjutan.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nobar Piala Dunia 2026 Jambi Libatkan UMKM, Pemprov Siapkan Dua Lokasi Strategis
Pemkab Merangin Bentuk Tim Terpadu, Kawasan Inti Geopark Merangin Jadi Prioritas Sterilisasi dari PETI
Pemotongan Dana Desa 2026 untuk KDMP Berdampak, Pembangunan Desa di Batang Hari Tertunda
Detik-detik Fajri Tenggelam di Sungai Tembesi, Bocah 8 Tahun Ditemukan Meninggal Setelah Pencarian
Alfin Tetapkan Pimpinan BAZNAS Kota Sungai Penuh Periode 2026–2031
Bus PO Al Hijrah Tabrak Kendaraan Parkir di Tebo, Diduga Hilang Kendali Usai Hantam Trotoar
Mantan Rektor Unja Kemas Arsyad Somad Meninggal, Dunia Pendidikan Jambi Berduka
PHI Tanam 1.000 Mangrove dan Lamun di Pulau Pari untuk Karbon Biru
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:00 WIB

Pemkab Merangin Bentuk Tim Terpadu, Kawasan Inti Geopark Merangin Jadi Prioritas Sterilisasi dari PETI

Senin, 6 Juli 2026 - 22:00 WIB

Pemotongan Dana Desa 2026 untuk KDMP Berdampak, Pembangunan Desa di Batang Hari Tertunda

Senin, 6 Juli 2026 - 21:00 WIB

Detik-detik Fajri Tenggelam di Sungai Tembesi, Bocah 8 Tahun Ditemukan Meninggal Setelah Pencarian

Senin, 6 Juli 2026 - 20:50 WIB

Alfin Tetapkan Pimpinan BAZNAS Kota Sungai Penuh Periode 2026–2031

Senin, 6 Juli 2026 - 20:23 WIB

Bus PO Al Hijrah Tabrak Kendaraan Parkir di Tebo, Diduga Hilang Kendali Usai Hantam Trotoar

Berita Terbaru