Jakarta, oegopost.id – Gelaran pameran otomotif Black Motodify Manado 2026 resmi menobatkan sebuah sepeda motor dua tak legendaris sebagai pemenang utama Champ of Pro. Hasil pengerjaan modifikasi RX King sultan karya workshop RRJN Garage asal Palu, Sulawesi Tengah tersebut tampil mendominasi panggung kontes.
Sultan memimpin langsung perancangan kuda besi ini selama sepuluh bulan secara intensif demi mengamankan gelar tertinggi. Proses pengerjaan yang memakan waktu cukup panjang tersebut menelan biaya fantastis yang kini menyentuh angka Rp1,5 miliar.
Nilai pengerjaan yang fantastis membuat motor tersebut layak menyandang predikat RX King termahal di Indonesia saat ini. Tim perancang melakukan perombakan total dari sektor dapur pacu hingga penggunaan komponen eksotis di seluruh bagian kendaraan.
Rincian Spesifikasi Mesin Billet Berpendingin Cairan RD125
RRJN Garage melepas blok mesin bawaan pabrik dan mencangkok blok custom milik Yamaha RD125 yang mengusung radiator. Inovasi penggunaan pendingin cairan tersebut menjadi satu-satunya sistem pendingin radiator yang terpasang pada unit RX King.
Mekanik merancang bagian mesin menggunakan bahan aluminium billet CNC berpresisi tinggi pada area bak magnet dan bak kopling. Perubahan komponen pacu tersebut berpadu sempurna dengan sistem kopling kering atau dry clutch buatan tangan.
Tim seniman menyemprotkan bodi kendaraan dengan teknik airbrush bertema peperangan yang memancarkan karakter sangat kuat. Lapisan vernis bening berkualitas tinggi menutup seluruh permukaan bodi untuk melindungi detail seni cat tersebut.
Sektor pengereman mengandalkan piringan cakram berbahan karbon pada bagian roda depan maupun roda belakang. Komponen piringan karbon tersebut menyatu rapat dengan bagian dudukan inner yang memakai logam titanium murni.
Pengendara mengoperasikan pengereman atas menggunakan master Brembo GP billet pada stang sebelah kiri dan kanan. Sementara itu master pengereman bagian roda belakang mengandalkan produk impor buatan Brembo Italy.
Grip stang juga mengusung kaliper depan Brembo GP4MS yang berpasangan dengan kaliper Moto3 pada roda belakang. Perakit menambahkan thumbbrake custom berbahan titanium untuk melengkapi kontrol pengereman jempol pengendara.
Pihak RRJN Garage memasang velg custom model OZ Racing yang melewati proses fitting khusus agar terpasang presisi. Roda berdesain balap tersebut menyangga seluruh bobot kendaraan dengan sangat kokoh saat terpajang di arena.
Rangka Titanium Dan Suspensi Canggih Berteknologi Kontrol Smartphone
Sektor peredam kejut bagian depan menggunakan suspensi teleskopik dengan proses finishing ala titanium pada bagian as shock. Sedangkan peredam kejut bagian belakang mengaplikasikan unit suspensi merk MSP yang mengusung teknologi kontrol elektrikal.
Pemilik kendaraan dapat mengatur tingkat kekerasan suspensi belakang secara langsung melalui aplikasi pada smartphone. Berbagai baut pengikat dan detail kecil pada area peredam kejut juga memakai bahan titanium.
Insinyur workshop membangun seluruh konstruksi rangka utama kendaraan memanfaatkan material logam titanium yang sangat ringan. Pipa saluran buang gas sisa pembakaran atau knalpot juga memakai bahan full titanium buatan tangan.
Penarik selongsong gas memakai sistem kelistrikan ride by wire milik motor sport Ducati Panigale secara elektrik. Komponen pengapian serta lampu depan dan belakang mendapatkan kustomisasi penuh dari Obeng Garage.
Sultan menegaskan bahwa raihan piala Champ of Pro dalam ajang ini sudah sesuai dengan target awal tim. Pihaknya terus melakukan improvisasi dan penyempurnaan detail motor setiap bulan selama kurun waktu sepuluh bulan.
Kerja keras seluruh jajaran RRJN Garage Palu akhirnya membuahkan hasil manis pada panggung kontes otomotif paling akbar tersebut. Kemenangan di Manado ini resmi mengantarkan motor RX King tersebut melaju ke babak Final Battle Motodify Surabaya.(ar)









