Alasan Utama Yamaha RX King Tak Bisa Diproduksi Lagi

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 19 September 2026 - 20:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yamaha RX King.(poto: otomotifnet).

Yamaha RX King.(poto: otomotifnet).

Jakarta, oegopost.id – Pencinta otomotif di seluruh tanah air masih menyimpan kerinduan mendalam terhadap keberadaan legenda motor Yamaha RX King Indonesia. Kendaraan roda dua bertubuh ringan tersebut resmi mengakhiri masa bakti produksinya sejak Februari 2009 silam.

Persaingan ketat standar lingkungan membuat lini produksi motor bermesin dua langkah ini terpaksa harus disuntik mati. Langkah penghentian produksi serupa juga menimpa motor rival sekelasnya, yakni Ninja 150RR, yang sempat berupaya keras menekan kadar emisi gas buang.

Perubahan Regulasi Ketat Menjadi Penghambat Utama Produksi

Meskipun aktivitas manufaktur pabrikan sudah lama terhenti, basis penggemar setia unit roda dua ini justru tidak pernah surut. Tingginya permintaan masyarakat serta kelangkaan unit di pasaran memicu harga jual bekas kendaraan melambung sangat tinggi.

Baca Juga :  Toyota Rilis Innova Zenix Terbaru 2026, Fitur Berubah Drastis

Manajemen PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) akhirnya menyampaikan tanggapan resmi mengenai maraknya fenomena permintaan konsumen tersebut. General Manager Marketing YIMM, Eddy Ang, menegaskan bahwa perubahan regulasi emisi gas buang menjadi alasan mendasar pabrikan tidak memproduksi ulang motor lawasnya.

Sebagian Besar Lini Motor Lawas Menggunakan Mesin DUA TAK

Eddy menjelaskan bahwa hampir seluruh portofolio produk legendaris milik Yamaha pada masa lalu mengandalkan dapur pacu jenis dua langkah. Kandungan karbon berlebih yang dihasilkan mesin jenis ini dinilai tidak memenuhi ambang batas acuan standar emisi kendaraan modern.

Baca Juga :  Mobil Toyota Bekas di Bawah Rp100 Juta Masih Diburu Konsumen di Pasar Mobil Bekas

Pabrikan menghadapi kendala teknis yang teramat berat apabila memaksa merakit kembali unit motor berkarakteristik kencang tersebut. Oleh karena itu, YIMM memilih mematuhi aturan pemerintah demi mendukung penciptaan iklim lingkungan hidup yang bersih dan ramah lingkungan.

Animo besar dari para kolektor pada saat ini menjadikan unit kendaraan legendaris ini sebagai aset berharga bernilai investasi tinggi. Masyarakat harus menerima kenyataan bahwa unit baru motor ini tidak mungkin hadir kembali di lini perakitan resmi pabrikan.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Alasan Konsumen Mobil 2026 Mulai Turun Kelas ke Harga Murah
Hyundai Neira Siap Meluncur, Strategi Genjot Pabrik Lokal
Bebas Denda Pajak Kendaraan Jakarta 2026: Cara Bayar Online
Jadwal Ganti Filter Solar Fortuner 2GD yang Tepat
Rahasia Rawat Fortuner Diesel VRZ agar Mesin Awet
Daftar Harga Mobil Baru 2026: LCGC hingga Mobil Listrik
Arti Plat Nomor CD, CC, ZZ, dan MA di Jalan Raya
Lepas Kenalkan Mobil Konsep AURA Bergaya Macan Tutul
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 15:51 WIB

Hyundai Neira Siap Meluncur, Strategi Genjot Pabrik Lokal

Sabtu, 7 November 2026 - 15:47 WIB

Bebas Denda Pajak Kendaraan Jakarta 2026: Cara Bayar Online

Minggu, 1 November 2026 - 10:02 WIB

Jadwal Ganti Filter Solar Fortuner 2GD yang Tepat

Minggu, 1 November 2026 - 09:58 WIB

Rahasia Rawat Fortuner Diesel VRZ agar Mesin Awet

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:29 WIB

Daftar Harga Mobil Baru 2026: LCGC hingga Mobil Listrik

Berita Terbaru