DPR Tambah 5 RUU Baru ke Prolegnas Prioritas 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 16 April 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPR Tambah 5 RUU Baru ke Prolegnas Prioritas 2026 ( Poto : dok.CNN Indonesia )

DPR Tambah 5 RUU Baru ke Prolegnas Prioritas 2026 ( Poto : dok.CNN Indonesia )

Jakarta, oegopost.id -Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) resmi menambahkan lima Rancangan Undang-Undang (RUU) baru ke dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2026. Badan Legislasi (Baleg) DPR mengambil keputusan tersebut setelah menggelar rapat evaluasi bersama pemerintah dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

Ketua Baleg DPR menegaskan bahwa penambahan ini bertujuan untuk menyesuaikan kebutuhan hukum dengan perkembangan situasi nasional. DPR ingin memastikan setiap regulasi yang masuk Prolegnas benar-benar menjawab tantangan yang dihadapi masyarakat.

Fokus pada Isu Strategis Nasional

DPR memasukkan sejumlah RUU yang menyasar isu strategis. Salah satunya adalah RUU tentang Penyadapan. DPR mendorong aturan ini agar aparat penegak hukum memiliki pedoman yang jelas saat melakukan penyadapan. Selain itu, DPR juga ingin melindungi hak privasi masyarakat dari potensi penyalahgunaan kewenangan.

Baca Juga :  Kenapa Nostalgia 2016 Ramai Lagi? Banyak Orang Rindu Internet yang Lebih Santai

Selanjutnya, DPR mengusulkan RUU tentang Pengelolaan Air Minum. Melalui RUU ini, DPR ingin meningkatkan kualitas layanan air bersih dan memperluas akses masyarakat terhadap air minum yang layak. Pemerintah daerah diharapkan dapat berperan lebih aktif dalam pengelolaan sektor ini.

DPR juga memasukkan RUU tentang perubahan atas Undang-Undang Pemerintahan Aceh. DPR menilai regulasi ini penting untuk menjaga kesinambungan otonomi khusus serta mendorong stabilitas pembangunan di Aceh.

Dorong Transisi Energi dan Regulasi Prioritas

Selain itu, DPR menambahkan RUU tentang Energi Baru dan Terbarukan (EBT). DPR ingin mempercepat transisi energi nasional menuju sumber energi ramah lingkungan. Langkah ini sekaligus mendukung target penurunan emisi karbon Indonesia.

Baca Juga :  RUU PPRT 2026: DPR Bahas 12 Poin Perlindungan Pekerja Rumah Tangga

Tak hanya itu, DPR juga menyisipkan satu RUU tambahan yang berkaitan dengan sektor strategis lainnya. DPR menetapkan RUU tersebut berdasarkan hasil evaluasi kebutuhan hukum yang mendesak.

Prolegnas Bersifat Dinamis

DPR menegaskan bahwa Prolegnas bersifat dinamis dan terbuka terhadap perubahan. DPR secara rutin melakukan evaluasi agar daftar RUU tetap relevan dengan perkembangan zaman. Dengan pendekatan ini, DPR berharap proses legislasi menjadi lebih responsif dan efektif.

Melalui penambahan lima RUU ini, DPR menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sistem hukum nasional. DPR juga berharap pembahasan RUU dapat berjalan lancar sehingga masyarakat segera merasakan manfaat dari regulasi yang dihasilkan.

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkot Sungai Penuh Raih Pemimpin Daerah Award 2026 Kategori Inovasi Daerah
KPU RI Tegaskan Pelaksanaan PAW Anggota DPRD Wajib Berpedoman pada UU Pemda
Gubernur NTB dan NTT Tinjau Bantuan Gempa Manggarai Timur di Posko Pengungsian
Kebakaran Desa Adat Sade Lombok: Gubernur NTB Tinjau Langsung Penanganan Darurat
Nuzran Joher Resmi Jadi Ketua Ombudsman RI Masa Jabatan 2026–2031
Achmad Fachri Mubarok, Siswa SMKN 1 Jambi Jadi Komandan Kelompok 8 Paskibraka Nasional 2026
Evakuasi Korban Terjebak Gempa NTT Terus Berjalan
Akses Jalan NTT Tertutup Longsor, BNPB Kerahkan Helikopter dan Starlink
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:18 WIB

Pemkot Sungai Penuh Raih Pemimpin Daerah Award 2026 Kategori Inovasi Daerah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 13:57 WIB

KPU RI Tegaskan Pelaksanaan PAW Anggota DPRD Wajib Berpedoman pada UU Pemda

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:20 WIB

Gubernur NTB dan NTT Tinjau Bantuan Gempa Manggarai Timur di Posko Pengungsian

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:09 WIB

Kebakaran Desa Adat Sade Lombok: Gubernur NTB Tinjau Langsung Penanganan Darurat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 07:09 WIB

Nuzran Joher Resmi Jadi Ketua Ombudsman RI Masa Jabatan 2026–2031

Berita Terbaru