Perpres 27 Tahun 2026 ojol potongan 8 persen Disambut Driver, Tapi Munculkan Kekhawatiran Biaya Tambahan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 23:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perpres 27 Tahun 2026 menetapkan potongan ojol 8 persen yang disambut driver, namun memunculkan kekhawatiran soal biaya tambahan.( Poto : detikNews-detikcom).

Perpres 27 Tahun 2026 menetapkan potongan ojol 8 persen yang disambut driver, namun memunculkan kekhawatiran soal biaya tambahan.( Poto : detikNews-detikcom).

Jakarta, oegopost.id – Perpres 27 Tahun 2026 ojol potongan 8 persen menjadi sorotan pengemudi ojek online setelah pemerintah menetapkan penurunan komisi aplikator dari sekitar 20 persen menjadi 8 persen.

Pemerintah menetapkan pembagian hasil antara aplikator dan pengemudi menjadi 8 persen, turun dari sekitar 20 persen sebelumnya. Para driver menilai kebijakan ini membawa angin segar.

Namun, mereka tetap meminta pemerintah mengawasi penerapan aturan agar tidak muncul biaya tambahan yang justru mengurangi pendapatan.

Driver Apresiasi Kebijakan, Tapi Masih Ragu

Pengemudi Grab, Isa (49), mengaku menghargai langkah pemerintah yang merespons aspirasi driver. Ia menyebut penurunan potongan menjadi 8 persen sebagai kabar baik setelah bertahun-tahun menunggu perubahan.

Meski begitu, ia tetap meragukan komitmen aplikator. Ia menilai perusahaan aplikasi masih bisa mencari cara lain untuk menjaga pendapatan mereka.

Baca Juga :  Pemerintah dan DPR Umumkan Perpres Ojek Online Terbaru untuk Lindungi Pengemudi

Isa menjelaskan bahwa driver khawatir terhadap biaya layanan tambahan yang muncul di luar potongan utama. Ia menyebut biaya tersebut sering tidak memiliki penjelasan yang jelas.

Ia menegaskan bahwa pelanggan tetap membayar tarif yang sama, tetapi skema pembagian internal bisa berubah tanpa sepengetahuan pengemudi.

Driver Minta Pemerintah Awasi Secara Menyeluruh

Para pengemudi meminta pemerintah tidak hanya mengatur persentase potongan, tetapi juga mengawasi seluruh struktur biaya.

Isa menilai pengawasan menyeluruh penting agar tidak ada pihak yang memanfaatkan celah regulasi. Ia juga meminta pemerintah menjaga keseimbangan antara kepentingan pengemudi dan keberlangsungan bisnis aplikator.

Pengemudi Gojek, Andrianto (33), menyampaikan kekhawatiran serupa. Ia mengingat pengalaman sebelumnya ketika perubahan aturan justru diikuti program baru dari aplikator.

Baca Juga :  Rincian Gaji Menteri Beserta Fasilitas SPPD Dinas

Ia mencontohkan sistem berbayar yang membuat driver harus mengeluarkan biaya harian agar mendapatkan prioritas order. Ia menilai skema itu langsung mengurangi pendapatan bersih pengemudi.

Harapan Sistem Lebih Transparan dan Adil

Para driver berharap kebijakan potongan 8 persen berjalan tanpa tambahan biaya tersembunyi. Mereka ingin sistem yang lebih transparan agar pendapatan lebih pasti.

Mereka juga menginginkan hubungan yang lebih seimbang antara pengemudi, aplikator, dan pelanggan, sehingga semua pihak bisa tetap berjalan tanpa saling merugikan. Perpres 27 Tahun 2026 membuka harapan baru bagi pengemudi ojek online.

Namun, manfaat kebijakan ini sangat bergantung pada pengawasan pemerintah terhadap implementasi di lapangan, terutama untuk mencegah munculnya biaya tambahan yang tidak transparan.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pesawat Asian One Air Tergelincir di Bandara Bilorai Intan Jaya
Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 24 Oktober 2026
Cara Cek Bansos Beras Oktober 2026 Pakai NIK KTP
PLN Diskon Tambah Daya Listrik 50 Persen, Cek Biaya dan Caranya
Aksi Demo di Samarinda Memanas Usai Gestur Gubernur Kaltim
BKN Tegaskan PPPK Tidak Bisa Otomatis Jadi PNS Tanpa Ikut Tes Resmi
26 Anggota Wantimpres Baru Digugat ke MK Imbas Bebani APBN
Demo Mahasiswa 20 Oktober di Jakarta: Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Tuntutannya
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Pesawat Asian One Air Tergelincir di Bandara Bilorai Intan Jaya

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:28 WIB

Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 24 Oktober 2026

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Cara Cek Bansos Beras Oktober 2026 Pakai NIK KTP

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:19 WIB

PLN Diskon Tambah Daya Listrik 50 Persen, Cek Biaya dan Caranya

Kamis, 22 Oktober 2026 - 07:57 WIB

Aksi Demo di Samarinda Memanas Usai Gestur Gubernur Kaltim

Berita Terbaru

Ilustarsi Seorang pemuda melihat kotak iPhone 18 yang dipajang di etalase toko elektronik Charsou Mall, Teheran.(poto: AI).

Gadget

iPhone 18 Masuk Pasar Gelap Iran Meski Ditekan Sanksi

Sabtu, 24 Okt 2026 - 13:48 WIB

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.(poto: istimewa).

Internasional

Panas Pemilu Israel: Netanyahu dan Rival Saling Serang Pakai AI

Sabtu, 24 Okt 2026 - 13:41 WIB

Simulasi empat agen AI Gemini saat berkoordinasi melawan Ender Dragon di game Minecraft.(poto: AI).

Games

Empat Agen AI Gemini Sukses Tamatkan Minecraft

Sabtu, 24 Okt 2026 - 11:51 WIB

Ilustrasi Gamer memainkan game via Xbox Cloud Playtime di smartphone dengan kuota waktu tanpa konsol fisik di ruang keluarga.(poto: AI).

Games

Xbox Uji Cloud Playtime, Main Game Tanpa Konsol

Sabtu, 24 Okt 2026 - 11:46 WIB