Permintaan Emas Meningkat, OJK Dorong Penguatan Industri Emas Nasional

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 11 Mei 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Permintaan Emas Naik, OJK Dorong Penguatan Industri Emas Nasional dan Bullion Bank.( Poto : ANTARA ).

Permintaan Emas Naik, OJK Dorong Penguatan Industri Emas Nasional dan Bullion Bank.( Poto : ANTARA ).

Jakarta, oegopost.id – Analis Pengembangan Lembaga Pembiayaan Otoritas Jasa Keuangan, Iwan Partogi, menilai permintaan emas meningkat di Indonesia terus naik dan membuka peluang besar bagi industri dalam negeri.

Ia mendorong pelaku industri untuk mengurangi ketergantungan pada impor dan mulai mengoptimalkan potensi emas domestik.

Iwan mencatat impor emas batangan Indonesia naik konsisten sejak 2016 hingga 2025. Ia menyebut pertumbuhan rata-rata mencapai 29,10 persen per tahun.

Pada 2025, Indonesia masih banyak mengimpor emas dari Australia, Hong Kong, Singapura, Jepang, dan Swiss. Kelima negara itu menyumbang sekitar 89 persen impor emas nasional.

Ia menyampaikan hal tersebut dalam diskusi di Universitas Kristen Indonesia. Ia menekankan pentingnya penguatan ekosistem emas dari hulu sampai hilir agar nilai ekonomi tidak keluar dari Indonesia.

Baca Juga :  DPW IAEI Jambi 2026–2031 Resmi Dilantik, Al Haris Dorong Ekonomi Syariah

Pengawasan Perdagangan Emas Digital Diperketat

Analis Perdagangan Ahli Utama Bappebti, M. Sis, menegaskan perdagangan emas digital wajib memiliki emas fisik sebagai dasar aset.

Ia mengatakan aturan ini mencegah praktik perdagangan emas tanpa barang nyata yang dapat merugikan masyarakat.

Bappebti juga menerapkan sistem delivery versus payment (DVP). Sistem ini memastikan emas fisik tersedia sebelum transaksi selesai.

Ia juga menegaskan bahwa emas harus berasal dari sumber legal dan tidak terkait tindak kriminal seperti pencucian uang atau pendanaan terorisme.

Bullion Bank Perluas Akses Investasi Emas

Perwakilan Bank Syariah Indonesia, Rico Wardhana, menilai bullion bank memperkuat ekosistem emas nasional.

Baca Juga :  Daya Beli Masyarakat di Pasar Angso Duo Jambi Melemah, Pedagang Keluhkan Sepinya Pembeli

Ia menyebut Indonesia memiliki potensi besar sebagai negara penghasil emas dan perlu mengelola potensi itu untuk ekonomi nasional.

Rico mengatakan BSI mengelola sekitar 23 ton emas. Ia juga menyebut transaksi emas meningkat sejak bullion bank pada 2025.

Lebih dari satu juta masyarakat sudah membuka rekening emas dalam 13 bulan. Masyarakat bisa membeli emas mulai Rp50 ribu secara digital.

Risiko Pajak Perlu Diantisipasi

Praktisi perpajakan Wahyu Widodo mengingatkan potensi masalah pajak dalam pengembangan bullion bank. Ia menilai pemerintah harus menyusun aturan secara terintegrasi.

Jika tidak, ia menilai risiko pajak berganda bisa kembali muncul seperti pada transaksi keuangan syariah sebelumnya.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Program MBG Tingkatkan Permintaan Ayam Broiler Peternak Jambi
Inflasi Tahunan Jambi 2026 Tembus 3,85 Persen, Harga Pangan Jadi Pemicu Utama
Harga Cabai Jambi Hari Ini Naik di Angso Duo, Bawang Tetap Stabil
Platform Streaming Musik Buka Peluang Musisi Indonesia Tembus Pasar Global
Dampak Pemangkasan Anggaran dan Tunda Salur TKD Tekan Ekonomi Jambi, Kontraktor Mengeluh
Potensi Energi Terbarukan Jambi Jadi Sorotan di Seminar Nasional Electrical Fair 2026 UNJA
Harga Kentang Kayu Aro Anjlok Saat Panen Raya, Petani Kerinci Keluhkan Penurunan Pendapatan
PEP Jambi dan SKK Migas Sumbagsel Perkuat Transparansi Lewat Media Field Trip Bersama Jurnalis Migas
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:00 WIB

Program MBG Tingkatkan Permintaan Ayam Broiler Peternak Jambi

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:00 WIB

Inflasi Tahunan Jambi 2026 Tembus 3,85 Persen, Harga Pangan Jadi Pemicu Utama

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:59 WIB

Harga Cabai Jambi Hari Ini Naik di Angso Duo, Bawang Tetap Stabil

Sabtu, 27 Juni 2026 - 17:44 WIB

Platform Streaming Musik Buka Peluang Musisi Indonesia Tembus Pasar Global

Sabtu, 27 Juni 2026 - 12:00 WIB

Dampak Pemangkasan Anggaran dan Tunda Salur TKD Tekan Ekonomi Jambi, Kontraktor Mengeluh

Berita Terbaru