PoU Bungo 2025 Naik Jadi 8,16 Persen, Tertinggi Kedua di Jambi

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prevalensi ketidakcukupan pangan di Kabupaten Bungo naik menjadi 8,16 persen pada 2025.( poto : halojambi.com).

Prevalensi ketidakcukupan pangan di Kabupaten Bungo naik menjadi 8,16 persen pada 2025.( poto : halojambi.com).

Bungo, oegopost.id – PoU Bungo 2025 meningkat berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS). Angka Prevalence of Undernourishment (PoU) Kabupaten Bungo mencapai 8,16 persen pada 2025 atau naik dibandingkan tahun sebelumnya.

BPS mencatat, angka tersebut meningkat 1,65 persen dari posisi 6,51 persen pada 2024. Kenaikan ini membuat Kabupaten Bungo berada di peringkat kedua dengan tingkat ketidakcukupan konsumsi pangan tertinggi di Provinsi Jambi.

Dari 10 kabupaten/kota di Provinsi Jambi, hanya Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang memiliki angka PoU lebih tinggi dibandingkan Bungo. Daerah tersebut mencatat PoU sebesar 13,33 persen pada 2025.

Sementara itu, Kabupaten Muaro Jambi menjadi wilayah dengan angka PoU terendah di Provinsi Jambi dengan persentase 8,04 persen.

PoU Mengukur Kondisi Asupan Energi Masyarakat

Badan Pangan Nasional (Bapanas) menjelaskan bahwa PoU merupakan indikator yang menggambarkan kondisi masyarakat yang mengonsumsi makanan secara rutin, tetapi belum memperoleh energi cukup untuk menjalani kehidupan normal, aktif, dan sehat.

Indikator ini menjadi salah satu ukuran penting dalam melihat tingkat kerawanan pangan suatu wilayah. Nilai PoU juga membantu pemerintah menyusun kebijakan terkait pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat.

Baca Juga :  UKM Debat Gentala UNJA Gelar Seminar Nasional Gentala Fest 2.0

Dengan angka 8,16 persen, berarti sebagian penduduk Kabupaten Bungo mengalami keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan energi harian. Angka tersebut juga berada di atas rata-rata nasional yang tercatat sebesar 7,89 persen.

Kondisi ini menunjukkan masih terdapat tantangan dalam menjaga akses masyarakat terhadap pangan yang cukup dan bergizi.

Bungo Masuk Dua Besar PoU Tertinggi Jambi

Berdasarkan data BPS, posisi angka PoU kabupaten/kota di Provinsi Jambi pada 2025 menunjukkan variasi antarwilayah.

Kabupaten Muaro Jambi mencatat angka terendah dengan 8,04 persen. Setelah itu, Kabupaten Bungo berada di posisi kedua dengan 8,16 persen.

Berikut daftar angka PoU kabupaten/kota di Provinsi Jambi pada 2025:

  1. Kabupaten Muaro Jambi: 8,04 persen
  2. Kabupaten Bungo: 8,16 persen
  3. Kota Jambi: 9,14 persen
  4. Kabupaten Sarolangun: 9,70 persen
  5. Kabupaten Merangin: 10,02 persen
  6. Kabupaten Tebo: 10,21 persen
  7. Kabupaten Batang Hari: 11,14 persen
  8. Kabupaten Tanjung Jabung Timur: 11,85 persen
  9. Kabupaten Kerinci: 12,15 persen
  10. Kota Sungai Penuh: 12,81 persen
Baca Juga :  Diduga Usai Viral Video, Dua Karyawan SPBU Teluk Serdang Tanjabtim Dipecat Sepihak

Data tersebut menunjukkan persoalan ketidakcukupan pangan masih menjadi perhatian di sejumlah daerah di Provinsi Jambi.

Kenaikan Tahunan Jadi Perhatian Pemerintah Daerah

Meskipun angka PoU Kabupaten Bungo dalam lima tahun terakhir mengalami penurunan sebesar 0,59 persen, peningkatan dalam satu tahun terakhir menjadi perhatian serius.

Lonjakan dari 6,51 persen pada 2024 menjadi 8,16 persen pada 2025 menunjukkan adanya tekanan terhadap akses pangan masyarakat dalam waktu relatif singkat.

Pemerintah daerah perlu melihat berbagai faktor yang dapat memengaruhi kondisi tersebut. Beberapa aspek yang perlu diperhatikan antara lain harga pangan, kelancaran distribusi bahan makanan, serta kemampuan daya beli masyarakat.

Upaya menjaga ketersediaan pangan dan memperkuat ekonomi rumah tangga menjadi langkah penting untuk mencegah meningkatnya risiko kerawanan pangan.

Dengan posisi PoU yang berada di atas rata-rata nasional, Kabupaten Bungo perlu memperkuat program ketahanan pangan agar masyarakat dapat memperoleh makanan yang cukup, aman, dan bergizi.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sukses Tata Layanan Dasar, Sungai Penuh Jadi Kiblat Transformasi Puskesmas Sarolangun
Kabut Asap Mengancam, Aliansi Mahasiswa Jambi Bersiap Geruduk Kantor Gubernur
BMKG Prakirakan Awal Musim Hujan Kota Sungai Penuh Mundur November 2026
Kualitas Udara Jambi Masuk Kategori Berbahaya Usai AQI Tembus Angka 644
Wujud Kepedulian Pemimpin Daerah: Wako Alfin Serahkan Langsung Bantuan Korban Kebakaran Pasar Baru
Pesan Penting Pembimas Kristen Kemenag Jambi: Kejar Hikmat Bukan Harta Jabatan
Kanwil Kemenag Jambi Evaluasi Kinerja Triwulan III Demi Pelayanan Publik Berdampak
Kontingen Jambi Raih Prestasi Gemilang di PPSN VI 2026
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Sukses Tata Layanan Dasar, Sungai Penuh Jadi Kiblat Transformasi Puskesmas Sarolangun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Kabut Asap Mengancam, Aliansi Mahasiswa Jambi Bersiap Geruduk Kantor Gubernur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:10 WIB

BMKG Prakirakan Awal Musim Hujan Kota Sungai Penuh Mundur November 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Kualitas Udara Jambi Masuk Kategori Berbahaya Usai AQI Tembus Angka 644

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Wujud Kepedulian Pemimpin Daerah: Wako Alfin Serahkan Langsung Bantuan Korban Kebakaran Pasar Baru

Berita Terbaru

Ilustrasi Pegadaian.(poto: istimewa).

Ekonomi

Pegadaian Luncurkan Gadai Bebas Sewa Modal Tanpa Bunga

Kamis, 8 Okt 2026 - 13:37 WIB