Pembangunan RSUD Bukit Tengah Kerinci Dimulai, Al Haris Targetkan Beroperasi pada 2027

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 6 Juli 2026 - 06:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, saat mwenyampaikan sambutan dan arahanya di acara peletakan batu pertama RSU Bukit Tengah-Kerinci.( poto : bicarajambi.com )

Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos, MH, saat mwenyampaikan sambutan dan arahanya di acara peletakan batu pertama RSU Bukit Tengah-Kerinci.( poto : bicarajambi.com )

Kerinci, oegopost.id – Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., memulai Pembangunan RSUD Bukit Tengah dengan melakukan peletakan batu pertama di Kabupaten Kerinci, Minggu (5/7/2026). Ia menandai dimulainya pekerjaan fisik proyek tersebut di kawasan RSUD Bukit Tengah.

Al Haris hadir bersama Bupati Kerinci Monadi, Wakil Bupati Murison, Sekda Kerinci Zainal Efendi, Kepala Dinas Kesehatan Kerinci Hermendizal, unsur Forkopimda, OPD Provinsi Jambi dan Kabupaten Kerinci, camat, serta tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Al Haris menegaskan pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten mendorong peningkatan layanan kesehatan di wilayah perbatasan. Ia menyebut RSUD Bukit Tengah akan mempercepat akses layanan medis bagi masyarakat Kerinci.

“Rumah sakit ini akan memperpendek jarak layanan kesehatan dan mengurangi rujukan ke luar daerah,” ujar Al Haris.

Ia menjelaskan proses panjang telah dilalui sebelum pembangunan dimulai. Setelah dilantik, ia bersama Bupati Kerinci mengajukan kebutuhan fasilitas kesehatan kepada Menteri Kesehatan hingga akhirnya pemerintah pusat menyetujui proyek tersebut.

Pemerintah Targetkan RS Rampung Akhir 2026

Al Haris menyampaikan pemerintah menargetkan pembangunan selesai pada Desember 2026. Ia meminta seluruh pihak menjaga jadwal pekerjaan agar proyek berjalan sesuai rencana.

Baca Juga :  Wamenaker Tekankan Sertifikasi Kompetensi Kerja Jadi Kunci Utama Rekrutmen di Dunia Industri

Ia juga menjelaskan kondisi layanan kesehatan Kerinci yang sebelumnya terdampak pemekaran wilayah. Sebagian fasilitas rumah sakit lama kini berada di Kota Sungai Penuh, sehingga masyarakat membutuhkan rumah sakit baru di wilayah Kerinci.

Pemerintah mengalokasikan dana APBN sebesar Rp137,5 miliar untuk pembangunan RSUD Bukit Tengah. Selain itu, pemerintah menyiapkan lebih dari Rp50 miliar untuk pengadaan alat kesehatan.

Al Haris meminta kontraktor dan dinas terkait bekerja profesional serta mengikuti standar teknis yang berlaku. Ia juga mengajak media ikut mengawasi jalannya pembangunan agar berjalan transparan.

Ia menegaskan pemerintah pusat dan daerah akan terus berkoordinasi untuk melengkapi fasilitas rumah sakit, termasuk alat kesehatan yang belum tersedia.

Pemerintah Perkuat SDM Dan Layanan Spesialis

Al Haris mendorong penguatan sumber daya manusia untuk mendukung operasional rumah sakit. Ia meminta dokter umum asal Kerinci mengikuti Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) melalui kerja sama dengan universitas di Jambi dan rumah sakit rujukan.

Baca Juga :  Bupati Anwar Sadat Lantik 6 Pejabat Eselon II di Tanjung Jabung Barat, Ini Daftar Lengkapnya

Ia juga menargetkan RSUD Bukit Tengah memiliki layanan hemodialisis, pusat jantung, dan kemoterapi. Dengan fasilitas itu, ia ingin masyarakat Kerinci tidak perlu lagi berobat ke luar daerah.

Dalam wawancara, Al Haris kembali menegaskan target operasional rumah sakit pada 2027 setelah seluruh pembangunan dan pengadaan alat kesehatan selesai.

Bupati Kerinci Monadi menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Jambi atas dukungan dalam pembangunan rumah sakit tersebut. Ia menjelaskan pemerintah daerah telah menyiapkan lahan sekitar 3,5 hektare untuk pengembangan fasilitas kesehatan itu.

Monadi meminta seluruh OPD mempersiapkan anggaran dan sumber daya manusia sejak dini agar rumah sakit dapat beroperasi optimal. Ia juga menegaskan proyek tersebut melibatkan PT PP Urban (Urban Penta KSO) sebagai pelaksana pembangunan.

Ia menyebut rumah sakit itu akan berkembang menjadi RSUD Tipe C agar masyarakat Kerinci memperoleh layanan kesehatan yang lebih lengkap tanpa harus keluar daerah.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Jambi Hemat Anggaran Rp200 Miliar dari Pengalihan PPPK ke Pusat
Sidak Bupati Merangin Perkim Temukan Kantor Kosong dan Musala Kotor
Pemkab Merangin Dorong Akreditasi Perpustakaan Desa dan Sekolah
Bupati Tanjung Jabung Barat Sampaikan Rancangan Perubahan APBD 2026
Dua Pejabat Dinas Pendidikan Kota Jambi Mengundurkan Diri
Bupati Batang Hari Hadiri Rapat Paripurna Listening Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto
Pemkab Kerinci Raih Prestasi Implementasi Program 3 Juta Rumah
Pemprov Jambi Raih Penghargaan Program 3 Juta Rumah 2026
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:54 WIB

Pemprov Jambi Hemat Anggaran Rp200 Miliar dari Pengalihan PPPK ke Pusat

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:55 WIB

Sidak Bupati Merangin Perkim Temukan Kantor Kosong dan Musala Kotor

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:50 WIB

Pemkab Merangin Dorong Akreditasi Perpustakaan Desa dan Sekolah

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:31 WIB

Bupati Tanjung Jabung Barat Sampaikan Rancangan Perubahan APBD 2026

Rabu, 19 Agustus 2026 - 12:43 WIB

Dua Pejabat Dinas Pendidikan Kota Jambi Mengundurkan Diri

Berita Terbaru

Sinsen menggelar program Guru Tamu Industri di SMKN 3 Bungo untuk membekali siswa teknologi modern Honda dan standar pelayanan AHASS.(poto: ampar.id).

Otomotif

Sinsen Gelar Guru Tamu Industri di SMKN 3 Bungo

Minggu, 23 Agu 2026 - 08:46 WIB