Pemotongan Dana Desa 2026 untuk KDMP Berdampak, Pembangunan Desa di Batang Hari Tertunda

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 6 Juli 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu dampak pemotongan Dana Desa, Desa Terusan Kecamatan Maro Sebo Ilir.( poto  : tribunjambi.com )

Salah satu dampak pemotongan Dana Desa, Desa Terusan Kecamatan Maro Sebo Ilir.( poto : tribunjambi.com )

Batang Hari, oegopost.id – Pemerintah desa di Kabupaten Batang Hari, Jambi, mulai merasakan dampak Pemotongan Dana Desa 2026 setelah pemerintah mengalihkan sebagian Dana Desa untuk mendukung program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Akibat kebijakan tersebut, banyak pemerintah desa mengubah rencana pembangunan infrastruktur dan program pemberdayaan masyarakat yang sebelumnya masuk dalam agenda kerja tahun ini.

Desa Terusan di Kecamatan Maro Sebo Ilir menjadi salah satu desa yang mengalami penurunan anggaran cukup besar. Pemerintah Desa Sengkati Kecil di Kecamatan Mersam juga memperkirakan banyak desa lain akan menghadapi kondisi serupa.

Pemerintah Desa Pangkas Program Pembangunan dan Pemberdayaan Warga

Kepala Desa Terusan, Iknak, mengatakan pengurangan anggaran membuat pemerintah desa tidak bisa menjalankan seluruh program yang telah direncanakan. Menurutnya, kondisi tersebut langsung memengaruhi pembangunan fisik maupun peningkatan kapasitas masyarakat.

“Sangat berdampak, yang tadinya banyak kegiatan pembangunan dan pelatihan dan peningkatan kapasitas sumber daya masyarakat sekarang dak bisa dilaksanakan,” katanya saat dihubungi melalui WhatsApp.

Baca Juga :  JBC Beri Dukungan untuk Kemajuan Kota Jambi di Hari Jadi ke-80

Pada 2025, Desa Terusan menerima Dana Desa sebesar Rp882.338.000. Namun, pada 2026 desa itu hanya menerima alokasi sebesar Rp323.222.000.

Karena anggaran menurun, pemerintah desa memilih menunda pembangunan drainase, rehabilitasi PAUD, rehabilitasi DTA, serta pelatihan bagi anggota perlindungan masyarakat (Linmas). Pemerintah desa memprioritaskan penggunaan anggaran untuk kebutuhan yang paling mendesak.

Iknak menilai pembangunan drainase dan perbaikan fasilitas pendidikan memberi manfaat besar bagi masyarakat. Karena itu, ia berharap desa kembali memperoleh dukungan anggaran yang memadai.

“Drainase, PAUD, dan DTA itu kan sangat memberikan dampak,” ujarnya.

Pemerintah Desa Tingkatkan Pendapatan Asli Desa Secara Maksimal Bersama

Iknak menjelaskan pemerintah desa tidak ikut menentukan mekanisme pengurangan Dana Desa. Pemerintah desa hanya menjalankan program sesuai besaran anggaran yang diterima.

“Itu bukan ranahnya kita, yang jelas tahun 2026 Dana Desa untuk Desa Terusan Rp323.222.000,” jelasnya.

Meski anggaran berkurang, pemerintah desa tetap menjalankan program sesuai kemampuan keuangan desa. Selain itu, pemerintah desa terus mencari sumber pendapatan baru melalui peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes).

Baca Juga :  Misteri Pembobolan Bank Jambi Menanti Hasil Audit Forensik

“Ya, kita tetap melaksanakan sesuai dengan anggaran yang ada, kemudian berupaya menambah peningkatan Pendapatan Asli Desa,” katanya.

Pemerintah Desa Terusan kini menyiapkan penambahan kios pasar dan revitalisasi tanah kas desa. Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan pendapatan desa sekaligus membantu pembiayaan program pembangunan pada masa mendatang.

Banyak Desa Hadapi Penyesuaian Anggaran Akibat Program KDMP Nasional

Kepala Desa Sengkati Kecil, Kecamatan Mersam, Sapriyanto, menilai pengurangan Dana Desa tidak hanya memengaruhi satu wilayah. Ia memperkirakan hampir seluruh desa akan menghadapi tantangan yang sama.

“Besar kemungkinan sedikit banyak saya rasa ada dampaknya, bagi setiap desa kalau ini,” katanya.

Karena itu, banyak pemerintah desa kini menyusun kembali skala prioritas pembangunan. Mereka lebih memfokuskan anggaran pada kebutuhan yang paling mendesak sambil mencari peluang untuk meningkatkan pendapatan desa melalui pengelolaan aset yang tersedia.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kadin Tanjab Timur Salurkan Bantuan Beras untuk Korban Kebakaran Nipah Panjang
Pengecekan Hotspot Karhutla Jambi: Polda Tegakkan Hukum Delapan Tersangka
Gubernur Jambi Jamu Paskibraka Nasional Achmad Fachri dan Rizki Putri di Rumah Dinas
Jaga Identitas Lokal, Pemkab Bungo Tampilkan Pertunjukan Seni Melayu Bungo di Jambi
Babinsa Koramil Muara Bungo Patroli Karhutla di Desa Gapura Suci
Polres Tebo Sapu Bersih Tambang Emas Ilegal di Aliran Sungai Batanghari
Kanwil Kemenkum Jambi dan BRIDA Sepakati Pelindungan Kekayaan Intelektual
Wagub Jambi Abdullah Sani Ajak Masyarakat Perkuat Peran Adat
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:39 WIB

Kadin Tanjab Timur Salurkan Bantuan Beras untuk Korban Kebakaran Nipah Panjang

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:30 WIB

Pengecekan Hotspot Karhutla Jambi: Polda Tegakkan Hukum Delapan Tersangka

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:59 WIB

Gubernur Jambi Jamu Paskibraka Nasional Achmad Fachri dan Rizki Putri di Rumah Dinas

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:21 WIB

Jaga Identitas Lokal, Pemkab Bungo Tampilkan Pertunjukan Seni Melayu Bungo di Jambi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:16 WIB

Babinsa Koramil Muara Bungo Patroli Karhutla di Desa Gapura Suci

Berita Terbaru

Sinsen menggelar program Guru Tamu Industri di SMKN 3 Bungo untuk membekali siswa teknologi modern Honda dan standar pelayanan AHASS.(poto: ampar.id).

Otomotif

Sinsen Gelar Guru Tamu Industri di SMKN 3 Bungo

Minggu, 23 Agu 2026 - 08:46 WIB