Sarolangun, oegopost.id – Suasana duka menyelimuti Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun, Jambi, setelah Fajri tenggelam di Sungai Tembesi berakhir dengan kabar memilukan. Tim gabungan menemukan M Fajri Setiawan, bocah berusia 8 tahun, dalam kondisi meninggal dunia setelah melakukan pencarian intensif di aliran Sungai Tembesi.
Kabar tersebut mengakhiri harapan keluarga yang sejak awal menunggu hasil pencarian. Warga sekitar juga ikut berduka atas meninggalnya bocah berusia delapan tahun itu.
Akun Instagram @jambihits_id mengonfirmasi kabar duka tersebut melalui unggahan di media sosial. Akun itu juga menyampaikan doa agar keluarga korban memperoleh kekuatan menghadapi musibah.
Tim Gabungan Lakukan Evakuasi Korban Dengan Penuh Kehati-hatian
Video berdurasi 1 menit 6 detik memperlihatkan proses evakuasi korban dari tengah Sungai Tembesi. Personel Basarnas, TNI, Polri, dan BPBD Sarolangun mengerahkan perahu karet untuk membawa korban menuju tepian sungai.
Air Sungai Tembesi tampak keruh dengan warna cokelat pekat. Arus sungai terlihat tenang, tetapi tetap memiliki daya hanyut yang membahayakan.
Tiga petugas menjaga tubuh korban selama perjalanan menuju daratan. Setelah perahu mencapai tepian, petugas segera mengangkat jasad Fajri dan membawanya ke atas tebing sungai.
Seluruh personel bekerja secara terkoordinasi agar proses evakuasi berjalan lancar. Warga yang memadati tepian sungai menyaksikan setiap tahapan evakuasi dengan penuh harap.
Tangis Warga Iringi Proses Evakuasi Korban Dari Sungai
Tangisan keluarga dan warga langsung pecah ketika petugas mengangkat jasad Fajri dari perahu. Suasana di lokasi berubah menjadi sangat haru dalam hitungan detik.
Beberapa warga terdengar menanyakan keberadaan ambulans. Warga lainnya melantunkan kalimat tauhid dan doa ketika petugas membawa jenazah melewati kerumunan.
Keluarga terus mengikuti proses evakuasi hingga selesai. Masyarakat yang berada di lokasi ikut menunjukkan rasa duka atas musibah tersebut.
Petugas tetap menjaga ketertiban selama proses pemindahan jenazah. Seluruh tahapan evakuasi berlangsung tanpa hambatan berarti.
Ratusan Warga Antar Jenazah Hingga Ke Rumah Duka Bersama
Rombongan kemudian membawa jenazah Fajri menuju kawasan permukiman di dataran yang lebih tinggi. Ratusan warga memenuhi jalan untuk mengiringi perjalanan menuju rumah duka.
Petugas Basarnas mengenakan seragam oranye dan mengusung kantong jenazah secara bergantian bersama anggota TNI. Warga memberikan jalan agar rombongan dapat melintas dengan lancar.
Sebagian masyarakat mengabadikan momen tersebut menggunakan telepon genggam. Sebagian lainnya memilih mengiringi perjalanan jenazah sambil memanjatkan doa.
Penemuan Fajri mengakhiri proses pencarian yang berlangsung di Sungai Tembesi, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun. Peristiwa tersebut meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, dan masyarakat yang mengikuti proses pencarian sejak awal.(ar)









