Detik-detik Fajri Tenggelam di Sungai Tembesi, Bocah 8 Tahun Ditemukan Meninggal Setelah Pencarian

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 6 Juli 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Upaya pencarian intensif terhadap seorang anak laki-laki yang dilaporkan hilang terseret arus sungai akhirnya membuahkan hasil.( poto ;tribunjambi.com )

Upaya pencarian intensif terhadap seorang anak laki-laki yang dilaporkan hilang terseret arus sungai akhirnya membuahkan hasil.( poto ;tribunjambi.com )

Sarolangun, oegopost.id – Suasana duka menyelimuti Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun, Jambi, setelah Fajri tenggelam di Sungai Tembesi berakhir dengan kabar memilukan. Tim gabungan menemukan M Fajri Setiawan, bocah berusia 8 tahun, dalam kondisi meninggal dunia setelah melakukan pencarian intensif di aliran Sungai Tembesi.

Kabar tersebut mengakhiri harapan keluarga yang sejak awal menunggu hasil pencarian. Warga sekitar juga ikut berduka atas meninggalnya bocah berusia delapan tahun itu.

Akun Instagram @jambihits_id mengonfirmasi kabar duka tersebut melalui unggahan di media sosial. Akun itu juga menyampaikan doa agar keluarga korban memperoleh kekuatan menghadapi musibah.

Tim Gabungan Lakukan Evakuasi Korban Dengan Penuh Kehati-hatian

Video berdurasi 1 menit 6 detik memperlihatkan proses evakuasi korban dari tengah Sungai Tembesi. Personel Basarnas, TNI, Polri, dan BPBD Sarolangun mengerahkan perahu karet untuk membawa korban menuju tepian sungai.

Air Sungai Tembesi tampak keruh dengan warna cokelat pekat. Arus sungai terlihat tenang, tetapi tetap memiliki daya hanyut yang membahayakan.

Baca Juga :  BBTNKS Turunkan Tim Tindak Laporan Kemunculan Harimau Sumatra di Kerinci

Tiga petugas menjaga tubuh korban selama perjalanan menuju daratan. Setelah perahu mencapai tepian, petugas segera mengangkat jasad Fajri dan membawanya ke atas tebing sungai.

Seluruh personel bekerja secara terkoordinasi agar proses evakuasi berjalan lancar. Warga yang memadati tepian sungai menyaksikan setiap tahapan evakuasi dengan penuh harap.

Tangis Warga Iringi Proses Evakuasi Korban Dari Sungai

Tangisan keluarga dan warga langsung pecah ketika petugas mengangkat jasad Fajri dari perahu. Suasana di lokasi berubah menjadi sangat haru dalam hitungan detik.

Beberapa warga terdengar menanyakan keberadaan ambulans. Warga lainnya melantunkan kalimat tauhid dan doa ketika petugas membawa jenazah melewati kerumunan.

Keluarga terus mengikuti proses evakuasi hingga selesai. Masyarakat yang berada di lokasi ikut menunjukkan rasa duka atas musibah tersebut.

Baca Juga :  KONI Jambi Gandeng PetroChina untuk Dorong Prestasi Menuju PON 2028

Petugas tetap menjaga ketertiban selama proses pemindahan jenazah. Seluruh tahapan evakuasi berlangsung tanpa hambatan berarti.

Ratusan Warga Antar Jenazah Hingga Ke Rumah Duka Bersama

Rombongan kemudian membawa jenazah Fajri menuju kawasan permukiman di dataran yang lebih tinggi. Ratusan warga memenuhi jalan untuk mengiringi perjalanan menuju rumah duka.

Petugas Basarnas mengenakan seragam oranye dan mengusung kantong jenazah secara bergantian bersama anggota TNI. Warga memberikan jalan agar rombongan dapat melintas dengan lancar.

Sebagian masyarakat mengabadikan momen tersebut menggunakan telepon genggam. Sebagian lainnya memilih mengiringi perjalanan jenazah sambil memanjatkan doa.

Penemuan Fajri mengakhiri proses pencarian yang berlangsung di Sungai Tembesi, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun. Peristiwa tersebut meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, dan masyarakat yang mengikuti proses pencarian sejak awal.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mahasiswa Tagih Realisasi Banpres dan Transparansi Penanganan Karhutla Jambi
Warga Mengadu Langsung ke Wali Kota, Kinerja SKPD Sungai Penuh Didesak Evaluasi Total
Pansel Umumkan Hasil Seleksi Terbuka JPT Pratama Kabupaten Kerinci 2026
Sukses Tata Layanan Dasar, Sungai Penuh Jadi Kiblat Transformasi Puskesmas Sarolangun
Kabut Asap Mengancam, Aliansi Mahasiswa Jambi Bersiap Geruduk Kantor Gubernur
BMKG Prakirakan Awal Musim Hujan Kota Sungai Penuh Mundur November 2026
Kualitas Udara Jambi Masuk Kategori Berbahaya Usai AQI Tembus Angka 644
Wujud Kepedulian Pemimpin Daerah: Wako Alfin Serahkan Langsung Bantuan Korban Kebakaran Pasar Baru
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:52 WIB

Mahasiswa Tagih Realisasi Banpres dan Transparansi Penanganan Karhutla Jambi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:33 WIB

Warga Mengadu Langsung ke Wali Kota, Kinerja SKPD Sungai Penuh Didesak Evaluasi Total

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:13 WIB

Pansel Umumkan Hasil Seleksi Terbuka JPT Pratama Kabupaten Kerinci 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Sukses Tata Layanan Dasar, Sungai Penuh Jadi Kiblat Transformasi Puskesmas Sarolangun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Kabut Asap Mengancam, Aliansi Mahasiswa Jambi Bersiap Geruduk Kantor Gubernur

Berita Terbaru