Merangin, oegopost.id – Desa Koto Rawang di Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi terisolasi setelah longsor terjadi pada Kamis (7/5).
Tiga titik longsor menutup seluruh badan jalan penghubung utama menuju desa tersebut.
Material tanah dan batuan menimbun jalur sepanjang kurang lebih 100 meter sehingga kendaraan tidak bisa melintas sama sekali.
Satu Jembatan Putus Akibat Derasnya Arus Sungai
Selain menutup jalan, hujan dengan intensitas tinggi juga merusak satu jembatan penghubung.
Arus sungai yang deras menyeret konstruksi jembatan hingga putus, sehingga akses keluar masuk desa semakin terhambat.
Kondisi ini membuat sekitar 250 jiwa warga di desa tersebut terisolasi tanpa jalur alternatif lain.
Pemerintah Kesulitan Kirim Alat Berat ke Lokasi
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Merangin, Risdiansyah, menyampaikan bahwa alat berat dari ibu kota kabupaten tidak dapat mencapai lokasi karena kondisi jalan yang belum layak dan masih berupa pengerasan tanah.
Ia menegaskan pihaknya mencari alternatif alat berat dari masyarakat atau perusahaan yang berada di sekitar wilayah Jangkat agar penanganan bisa segera teratasi.
BPBD Catat Kerusakan Parah di Tiga Titik Longsor
Kepala Pelaksana BPBD Merangin, Muhamad Sahiri, menjelaskan tim di lapangan mencatat tiga titik longsor dengan kondisi jalan yang tertutup total.
Material longsor membuat jalan licin, berlumpur, dan tidak dapat dilalui kendaraan apa pun. Situasi ini memperparah keterisolasian warga di desa tersebut.
Dinas PUPR Merangin berencana segera menurunkan alat berat ke lokasi begitu akses memungkinkan.
Pemerintah juga mempertimbangkan pembangunan jembatan darurat oleh warga sebagai solusi sementara agar mobilitas masyarakat kembali terbuka.(ar)









