Longsor Putus Akses Desa Koto Rawang, 250 Warga Terisolasi di Jangkat

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Longsor di tiga titik memutus akses menuju Desa Koto Rawang, Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin. Sekitar 250 warga terisolasi. ( Poto : ANTARA ).

Longsor di tiga titik memutus akses menuju Desa Koto Rawang, Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin. Sekitar 250 warga terisolasi. ( Poto : ANTARA ).

Merangin, oegopost.id – Desa Koto Rawang di Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi terisolasi setelah longsor terjadi pada Kamis (7/5).

Tiga titik longsor menutup seluruh badan jalan penghubung utama menuju desa tersebut.

Material tanah dan batuan menimbun jalur sepanjang kurang lebih 100 meter sehingga kendaraan tidak bisa melintas sama sekali.

Satu Jembatan Putus Akibat Derasnya Arus Sungai

Selain menutup jalan, hujan dengan intensitas tinggi juga merusak satu jembatan penghubung.

Arus sungai yang deras menyeret konstruksi jembatan hingga putus, sehingga akses keluar masuk desa semakin terhambat.

Baca Juga :  Anggaran Dinas Perkim Kota Jambi Tersedot untuk Listrik

Kondisi ini membuat sekitar 250 jiwa warga di desa tersebut terisolasi tanpa jalur alternatif lain.

Pemerintah Kesulitan Kirim Alat Berat ke Lokasi

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Merangin, Risdiansyah, menyampaikan bahwa alat berat dari ibu kota kabupaten tidak dapat mencapai lokasi karena kondisi jalan yang belum layak dan masih berupa pengerasan tanah.

Ia menegaskan pihaknya mencari alternatif alat berat dari masyarakat atau perusahaan yang berada di sekitar wilayah Jangkat agar penanganan bisa segera teratasi.

Baca Juga :  kekerasan terhadap perempuan dan anak di Jambi Meningkat

BPBD Catat Kerusakan Parah di Tiga Titik Longsor

Kepala Pelaksana BPBD Merangin, Muhamad Sahiri, menjelaskan tim di lapangan mencatat tiga titik longsor dengan kondisi jalan yang tertutup total.

Material longsor membuat jalan licin, berlumpur, dan tidak dapat dilalui kendaraan apa pun. Situasi ini memperparah keterisolasian warga di desa tersebut.

Dinas PUPR Merangin berencana segera menurunkan alat berat ke lokasi begitu akses memungkinkan.

Pemerintah juga mempertimbangkan pembangunan jembatan darurat oleh warga sebagai solusi sementara agar mobilitas masyarakat kembali terbuka.(ar)

Follow WhatsApp Channel oegopost.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kloter Terakhir Haji Jambi 2026 Tinggalkan Tanah Air
Rakor PPID di Jambi, Merangin Dorong Layanan Informasi Lebih Cepat
FORDMAST Datangi Kejari Tebo, Desak Laporan Segera Diproses
UIN Jambi dan Wyoming Siapkan Kelas COIL Internasional
PSM Jambi Dikukuhkan, Target Cetak Atlet Berprestasi
Sungai Penuh Dorong Flyover untuk Percepat Konektivitas
Notaris Baru Jambi Dapat Penguatan Etika dan Tugas
Pertamina Jaga Stok BBM dan LPG Aman Jelang Idul Adha
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 05:00 WIB

Kloter Terakhir Haji Jambi 2026 Tinggalkan Tanah Air

Kamis, 21 Mei 2026 - 23:59 WIB

Rakor PPID di Jambi, Merangin Dorong Layanan Informasi Lebih Cepat

Kamis, 21 Mei 2026 - 23:00 WIB

FORDMAST Datangi Kejari Tebo, Desak Laporan Segera Diproses

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:00 WIB

UIN Jambi dan Wyoming Siapkan Kelas COIL Internasional

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:00 WIB

Sungai Penuh Dorong Flyover untuk Percepat Konektivitas

Berita Terbaru

Gubernur Jambi, Al Haris, hadir langsung dalam pelepasan jamaah.( Poto : JambiPrima.com )

Daerah

Kloter Terakhir Haji Jambi 2026 Tinggalkan Tanah Air

Jumat, 22 Mei 2026 - 05:00 WIB

Pemerintah wajibkan ekspor SDA lewat BUMN DSI.( Poto : detikcom ).

Bisnis

Ekspor SDA Wajib Lewat BUMN, Aturan Baru Dikebut

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:00 WIB

UIN Jambi dan University of Wyoming siapkan kelas COIL 2026.( Poto : JambiPrima.com ).

Daerah

UIN Jambi dan Wyoming Siapkan Kelas COIL Internasional

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:00 WIB