Jambi, oegopost.id – Pemulihan infrastruktur Merangin pascabanjir bandang menjadi prioritas utama Gubernur Jambi, Al Haris, setelah sejumlah fasilitas umum rusak akibat bencana di Kabupaten Merangin.
Ia menyampaikan hal tersebut saat meninjau langsung kondisi kerusakan infrastruktur di Desa Rantau Limau Kapas, Kecamatan Tiang Pumpung, Minggu (3/5/2026).
Dalam kunjungan itu, Al Haris melihat secara langsung dampak besar yang ditimbulkan bencana terhadap sekolah, jembatan, puskesmas, hingga akses jalan warga.
Instruksikan Percepatan Perbaikan Fasilitas Umum
Al Haris langsung menginstruksikan seluruh pihak terkait untuk bergerak cepat memperbaiki infrastruktur yang terdampak.
Ia menekankan bahwa pelayanan publik harus segera kembali berjalan agar masyarakat tidak mengalami gangguan berkepanjangan.
Ia menyebutkan, percepatan perbaikan sangat penting untuk menjaga aktivitas ekonomi warga serta memastikan anak-anak tetap dapat bersekolah tanpa hambatan akses.
“Anak-anak sekolah jangan sampai terlantar karena jembatan tidak bisa dilalui,” tegas Al Haris di lokasi bencana.
Jembatan Gantung Jadi Keluhan Utama Warga
Dalam dialog dengan warga, masyarakat Desa Rantau Limau Kapas menyampaikan keluhan terkait rusaknya jembatan gantung yang menjadi akses utama desa.
Menanggapi hal itu, Al Haris memastikan pemerintah akan segera memetakan kewenangan antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten dalam proses rekonstruksi.
Ia menegaskan bahwa seluruh fasilitas publik yang terdampak akan ditangani sesuai kewenangan masing-masing.
“Nanti kita juga akan minta bantuan pemerintah pusat agar perbaikannya bisa lebih cepat,” ujarnya.
Salurkan Bantuan Darurat untuk Warga Terdampak
Selain meninjau kerusakan, Gubernur Jambi juga menyalurkan bantuan darurat kepada warga di Desa Rantau Limau Kapas dan Desa Baru Sungai Sakai.
Bantuan tersebut meliputi kebutuhan pokok seperti beras, mi instan, minyak goreng, serta air bersih.
Pemerintah juga menyalurkan ratusan paket sembako, selimut, kasur, hingga makanan siap saji untuk para pengungsi. BPBD Provinsi Jambi turut memperkuat bantuan dengan distribusi logistik tambahan seperti makanan bayi dan matras.
Pemulihan Menjadi Fokus Utama Pemerintah
Al Haris mengakui bahwa banjir bandang tersebut menyebabkan kerugian besar, termasuk rumah warga yang rusak, terendam lumpur, bahkan hanyut terbawa arus sungai.
Ia menegaskan komitmennya untuk terus memantau proses pemulihan hingga seluruh fasilitas umum kembali berfungsi normal.
“Intinya kita ingin segera menangani kondisi pascabanjir bandang ini,” tutupnya.(ar)









